Penjualan ritel di China untuk bulan November mencapai 1,3%, lebih rendah dari yang diperkirakan sebesar 2,9%.

    by VT Markets
    /
    Dec 15, 2025
    Sebagai Influencer Ekonomi Global Sebagai bagian vital dari aktivitas ekonomi global, perkembangan ini dapat mempengaruhi pasar internasional dan strategi perdagangan. Penyesuaian mungkin diperlukan, terutama di sektor barang dan jasa konsumen. Data penjualan ritel menunjukkan perlunya reformasi ekonomi dan langkah-langkah stimulus potensial untuk meningkatkan pengeluaran konsumen dan mendukung pertumbuhan ekonomi di China. Angka penjualan ritel November 2025 sebesar 1,3% merupakan kekecewaan signifikan, jauh di bawah 2,9% yang kami harapkan. Data yang lemah ini mengkonfirmasi kekhawatiran kami yang semakin meningkat tentang rapuhnya pemulihan yang dipimpin oleh konsumen di China. Oleh karena itu, kami memposisikan risiko penurunan yang lebih besar pada aset yang terkait dengan China dalam beberapa minggu mendatang. Indikator Ekonomi Terbaru Pandangan pesimis ini diperkuat oleh statistik terbaru lainnya, seperti Indeks Harga Produsen China untuk November 2025, yang juga menunjukkan kontraksi tahun-ke-tahun sebesar 0,8%. Dengan indeks CSI 300 kini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 50 harinya di sekitar 3.450, kita sebaiknya mempertimbangkan untuk membeli opsi jual pada ETF yang berfokus pada China. Derivatif ini dapat berfungsi sebagai perlindungan atau taruhan langsung terhadap kemungkinan penurunan pasar lebih lanjut. Polanya mengingatkan pada kelemahan ekonomi yang persisten yang kami amati pada tahun 2023 dan 2024, di mana harapan pemulihan awal selalu dihancurkan oleh data domestik yang lemah. Selama periode itu, langkah-langkah stimulus pemerintah sering kali memiliki dampak terbatas dan singkat pada sentimen pasar. Preseden historis ini menunjukkan bahwa kita seharusnya berhati-hati dalam mempertaruhkan pemulihan cepat yang didorong oleh kebijakan kali ini. Kita juga perlu mengevaluasi kembali pandangan kita terhadap komoditas industri, karena China tetap menjadi konsumen terbesar di dunia. Kontrak berjangka bijih besi, yang telah berfluktuasi di sekitar $105 per ton, kini menghadapi tantangan signifikan akibat kemungkinan perlambatan dalam konstruksi dan manufaktur. Pedagang sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakan posisi berjangka pendek atau membeli opsi jual pada saham pertambangan utama. Kelemahan ekonomi ini kemungkinan besar akan memberi tekanan pada People’s Bank of China untuk mempertimbangkan pelonggaran moneter lebih lanjut, yang dapat membebani yuan. Pasangan mata uang USD/CNH telah naik ke 7,31 sebagai respons terhadap data tersebut. Kami melihat peluang dalam membeli opsi beli pada USD/CNH untuk mendapatkan keuntungan dari kemungkinan depresiasi lebih lanjut mata uang China menjelang tahun baru. Dengan potensi pengumuman kebijakan yang tidak terduga dari Beijing, kami mengharapkan lonjakan volatilitas pasar. Volatilitas tersirat pada opsi Hang Seng telah meningkat 2% pagi ini. Lingkungan ini menguntungkan untuk strategi seperti long straddles, yang mendapatkan keuntungan dari pergerakan pasar besar ke arah mana pun tanpa mempertaruhkan hasil spesifik.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code