Memantau Situasi
Memantau situasi ini penting untuk memahami potensi dampaknya terhadap perekonomian Singapura. Informasi lebih lanjut akan diperlukan seiring perkembangan data. Kami melihat tanda peringatan utama ketika pertumbuhan penjualan ritel bulan November 2025 turun menjadi nol dari 2,3% pada bulan sebelumnya. Kini, dengan data awal bulan Desember yang dirilis minggu lalu menunjukkan kontraksi sebesar 0,5% dari bulan ke bulan, tren kelemahan konsumen telah dikonfirmasi. Pola ini menunjukkan perlambatan yang jelas dalam permintaan domestik saat kami memulai tahun baru. Penurunan pengeluaran yang berkelanjutan meningkatkan kemungkinan bahwa Otoritas Moneter Singapura (MAS) akan mengambil sikap yang lebih akomodatif pada pertemuan berikutnya di bulan April. Kami telah melihat inflasi inti baru-baru ini menurun menjadi 2,9%, memberikan bank sentral lebih fleksibilitas untuk memperlambat apresiasi dolar Singapura. Para trader derivatif harus mempertimbangkan untuk berposisi melalui opsi yang menguntungkan dari apresiasi mata uang yang tidak terlalu agresif.Dampak Terhadap Saham
Di sisi saham, tekanan pada perusahaan yang berfokus pada konsumen semakin terlihat, dengan Indeks Konsumen Diskresioner iEdge SG yang berkinerja di bawah pasar yang lebih luas sebesar 5% pada kuartal terakhir tahun 2025. Lingkungan ini menguntungkan untuk membeli opsi put pada saham ritel tertentu atau menjual call spread pada Indeks Straits Times. Kami ingat perlambatan serupa yang terjadi pada tahun 2019 yang mendahului periode volatilitas pasar yang signifikan sebelum bank sentral akhirnya bertindak.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.