Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan bahwa masih belum jelas bagaimana konflik di Timur Tengah dapat berdampak pada perekonomian Jepang.

    by VT Markets
    /
    Mar 9, 2026
    Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengatakan masih terlalu dini untuk menilai bagaimana konflik Timur Tengah dapat memengaruhi ekonomi Jepang. Pemerintah memantau kekhawatiran publik tentang naiknya biaya bensin (bahan bakar kendaraan) dan meninjau respons yang mungkin. Langkah untuk membatasi dampaknya diperkirakan tidak akan melibatkan perubahan pada anggaran tahun fiskal 2026 (rencana pemasukan dan pengeluaran pemerintah untuk satu tahun). Pemerintah mempertimbangkan menggunakan dana cadangan (dana yang disisihkan untuk keadaan darurat) agar harga bensin tidak naik ke tingkat yang tidak mampu ditanggung rumah tangga, dan mengatakan ada dana cadangan yang tersedia dalam anggaran tahun fiskal 2025 dan 2026.

    Penggerak Pasar Yen

    Pada saat penulisan, USD/JPY naik 0,30% pada hari itu ke 158,35. Yen adalah salah satu mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, dan nilainya dipengaruhi oleh kinerja ekonomi Jepang, kebijakan Bank of Japan (BoJ) (bank sentral Jepang), selisih imbal hasil obligasi (tingkat keuntungan dari surat utang) Jepang dan AS, serta sentimen risiko pasar (apakah pelaku pasar cenderung berani atau menghindari risiko). BoJ memiliki mandat pengendalian mata uang (tugas resmi untuk menjaga stabilitas nilai mata uang) dan kadang melakukan intervensi (masuk ke pasar untuk membeli/menjual mata uang) untuk melemahkan yen, meski jarang dilakukan karena pertimbangan politik dengan mitra dagang utama. Kebijakan uang longgar ekstrem antara 2013 dan 2024 (suku bunga sangat rendah dan dukungan besar likuiditas/uang beredar) melemahkan yen, sementara pengurangan bertahap pada 2024 (mengurangi dukungan kebijakan longgar) dan pemangkasan suku bunga di negara lain membantu mempersempit selisih imbal hasil 10 tahun AS–Jepang. Yen sering dianggap sebagai aset aman (safe-haven, yaitu aset yang cenderung dicari saat pasar panik), dan biasanya menguat ketika pasar sedang tertekan.

    Dampak Terhadap Volatilitas

    Pemerintah berniat menggunakan dana cadangan yang sudah ada dari anggaran 2025 dan 2026 untuk mengelola guncangan harga energi (kenaikan mendadak harga minyak/gas/listrik). Ini berarti kita tidak perlu berharap ada stimulus fiskal besar baru (dorongan ekonomi lewat belanja pemerintah atau pemotongan pajak) yang dapat mengubah prospek ekonomi secara besar. Karena itu, penggerak utama Yen kemungkinan tetap kebijakan moneter (kebijakan bank sentral seperti suku bunga dan pengaturan uang beredar) dan faktor risiko dari luar, bukan belanja pemerintah. Dengan USD/JPY diperdagangkan di level tinggi 158,35, Yen sangat lemah pada periode tekanan global—padahal biasanya berperan sebagai aset aman. Level ini mendekati titik yang pernah memicu intervensi pasar pada 2024, sehingga risiko BoJ ikut campur meningkat. Ketegangan antara status aset aman dan perbedaan suku bunga (selisih tingkat bunga antarnegara) membuat situasinya rapuh. Dari sisi kebijakan, BoJ perlahan mengurangi kebijakan longgarnya sejak 2024, dengan suku bunga acuannya (suku bunga utama bank sentral) kini 0,25%. Sementara itu, US Federal Reserve (bank sentral AS) juga memangkas suku bunganya ke sekitar 3,50%, tetapi perbedaan imbal hasil antara kedua negara tetap besar, sehingga dolar tetap lebih menarik. Selisih yang masih ada, walau menyempit, menjelaskan mengapa Yen tetap lemah meski BoJ secara bertahap mengetatkan kebijakan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code