Masalah Geopolitik Meningkat
Masalah geopolitis semakin diperburuk oleh penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS. Perkembangan ini menguatkan Dolar AS, bersamaan dengan potensi tindakan AS jika Venezuela tidak bekerja sama dalam isu perdagangan minyak dan narkoba. Komentar dari para pejabat Federal Reserve, seperti Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, menunjukkan pelonggaran kebijakan moneter secara bertahap, yang berkontribusi pada kekuatan Dolar AS. Pasar menunggu PMI Manufaktur ISM AS untuk mengonfirmasi ketahanan ekonomi. Dolar AS menunjukkan kinerja bervariasi di antara mata uang utama, paling kuat melawan Dolar Kanada. Peta suhu menampilkan perubahan persentase ini, memberikan gambaran dinamika kekuatan antar mata uang global. Fokus tetap pada rilis data yang akan datang dan perkembangan geopolitis yang sedang berlangsung untuk wawasan lebih lanjut tentang pergerakan mata uang. Dengan aliran safe-haven yang bertentangan, kekuatan Dolar AS tampak rapuh. Data manufaktur ISM AS yang lemah merupakan tanda peringatan, jadi kita harus mengamati apakah dolar dapat mempertahankan keuntungan jika data yang akan datang mengecewakan. Kami mencari tanda bahwa permintaan geopolitis mulai memudar dibandingkan dengan kenyataan ekonomi. Kami ingat bahwa data inflasi Desember 2025 bulan lalu menunjukkan CPI inti tetap tinggi di 3,4%, yang mendukung pendekatan bertahap Federal Reserve terhadap pelonggaran kebijakan. Ini memberikan dukungan fundamental bagi dolar terhadap mata uang dengan bank sentral yang lebih dovish. Oleh karena itu, laporan Non-Farm Payrolls minggu ini akan sangat penting untuk mengonfirmasi apakah pasar tenaga kerja mulai melambat seperti yang disarankan pejabat Fed. Untuk pasangan USD/CHF, ini menciptakan tarik ulur yang tegang antara dua mata uang safe-haven. Volatilitas yang diharapkan telah melonjak ke level tertinggi dalam tiga bulan, menjadikan taruhan arah yang jelas mahal. Kami percaya bahwa membeli straddle, yang melibatkan pembelian opsi call dan put pada harga strike yang sama, adalah cara yang tepat untuk memperdagangkan terobosan yang diharapkan tanpa memilih arah.Tren Pasar Emas dan Energi
Lonjakan harga Emas ke lebih dari $4,400 per ons mencerminkan ketakutan geopolitis yang signifikan di pasar. Pada level ini, kami menyarankan untuk tidak mengejar reli dengan kontrak berjangka berleverage. Lebih bijaksana untuk menggunakan opsi, seperti membeli spread call untuk mendefinisikan risiko atau menggunakan collar untuk melindungi kepemilikan fisik yang ada dari pembalikan tajam. Di pasar energi, reaksi yang tenang pada minyak mentah WTI, yang tetap tertekan di bawah $60 meskipun ada gejolak di Venezuela, menunjukkan kekhawatiran mendalam tentang permintaan global. Laporan EIA pekan lalu menunjukkan peningkatan persediaan yang mengejutkan sebesar 2,1 juta barel, memperkuat kelemahan permintaan ini. Ini menunjukkan bahwa menjual opsi call out-of-the-money pada kontrak berjangka minyak bisa menjadi strategi yang baik untuk menghasilkan pendapatan. Lingkungan pasar yang kacau yang kami lihat sepanjang tahun 2025 sepertinya akan berlanjut, terutama dengan keputusan Mahkamah Agung tentang kekuasaan tarif presiden yang masih tertunda. Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang rata-rata sekitar 22 pada kuartal terakhir tahun 2025, kemungkinan akan tetap tinggi. Kami melihat pembelian opsi call VIX sebagai perlindungan portofolio yang relatif murah terhadap eskalasi mendadak di salah satu titik panas geopolitis saat ini.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.