PMI Manufaktur S&P Global Australia turun ke 51 dari 51,5 sebelumnya, menandakan ekspansi yang lebih lambat.

    by VT Markets
    /
    Mar 1, 2026
    PMI (Indeks Manajer Pembelian, yaitu survei untuk mengukur kondisi bisnis) Manufaktur S&P Global Australia turun ke 51,0 pada Februari dari 51,5 pada bulan sebelumnya. Angka di atas 50 masih menunjukkan aktivitas manufaktur bertumbuh, sedangkan angka di bawah 50 menunjukkan penyusutan.

    Momentum Manufaktur Australia Melambat

    Data PMI manufaktur terbaru memberi sinyal jelas bahwa laju ekonomi Australia melambat. Walau angka 51 masih berarti ekspansi (pertumbuhan), penurunan dari 51,5 menunjukkan pertumbuhan sektor manufaktur mulai mendingin. Ini menguatkan pandangan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA, bank sentral Australia) yang menahan suku bunga acuan (cash rate, yaitu suku bunga utama) di 4,35% dalam dua rapat terakhir, kemungkinan tetap menunggu dalam waktu dekat. Data ekonomi yang melemah ini menekan dolar Australia. Karena RBA lebih kecil kemungkinannya menaikkan suku bunga, kita bisa mempertimbangkan strategi yang diuntungkan saat AUD melemah, terutama terhadap dolar AS. Pagi ini, AUD/USD berada di sekitar 0,6550, dan membeli opsi put (kontrak yang nilainya naik saat harga turun) pada dolar Australia atau menjual futures AUD (kontrak berjangka, yaitu perjanjian jual/beli di harga tertentu untuk tanggal mendatang) bisa menjadi langkah yang masuk akal untuk beberapa minggu ke depan. Untuk pasar saham, perlambatan ini menjadi hambatan bagi ASX 200 (indeks saham utama Australia), terutama bagi perusahaan industri dan material. Jika melihat kenaikan pasar yang kuat pada kuartal terakhir 2025, data ini bisa menjadi tanda puncak sementara. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi put indeks ASX 200 untuk lindung nilai (hedge, yaitu mengurangi risiko) atas posisi beli, atau untuk berspekulasi pada koreksi (penurunan) jangka pendek. Perlambatan ini juga dipengaruhi kondisi luar negeri. Data terbaru menunjukkan produksi industri China pada Januari naik lebih rendah dari perkiraan, dan harga bijih besi turun ke sekitar $115 per ton dari puncaknya di akhir 2025. Faktor-faktor ini langsung memengaruhi permintaan terhadap manufaktur Australia dan menguatkan pandangan negatif. Karena ada sinyal yang saling bertentangan—ekonomi masih tumbuh tetapi tenaganya melemah—volatilitas pasar (naik-turun harga yang lebih besar) kemungkinan meningkat. Ini memberi peluang bagi trader yang memakai opsi untuk mendapat untung dari pergerakan harga. Kita bisa melihat strategi membeli straddle (membeli opsi call dan put sekaligus pada harga dan jatuh tempo yang sama, untuk mengambil peluang dari pergerakan besar ke arah mana pun) pada saham industri utama atau indeks ASX 200 agar bisa memanfaatkan pergerakan yang lebih besar, tanpa bergantung pada arah akhirnya.

    Pendekatan Trading Untuk Volatilitas Lebih Tinggi

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code