Pergerakan Pasar Valuta Asing
Pasar valuta asing mengalami beragam pergerakan. USD/JPY mendekati 157,00 setelah penyesuaian kebijakan moneter yang hati-hati dari Jepang. Pasangan GBP/USD stabil di atas 1,3450 setelah bangkit dari penurunan ke 1,3400. Prediksi keuangan untuk 2026-2027 menunjukkan ketahanan ekonomi yang terus berlanjut di negara maju, dengan kondisi dari 2025 diharapkan terus berperan. Sementara itu, pasar kripto tetap volatil; meskipun demikian, tanda-tanda perubahan regulasi yang positif dan inovasi seperti tokenisasi sedang muncul. Panduan komprehensif dan peringkat untuk memilih broker terbaik di berbagai pasar terus diperbarui. Ini bertujuan membantu trader membuat keputusan yang tepat di tengah kondisi pasar yang volatile, menyoroti kepatuhan terhadap standar regulasi dan menawarkan layanan yang disesuaikan seperti akun tanpa swap. Rally yang kuat pada emas dan perak di atas $4,350 dan $74,00, masing-masing, adalah cerita utama saat kita memasuki 2026. Pergerakan ini dipicu oleh taruhan luas pada pemotongan suku bunga Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang, yang melemahkan dollar dan menurunkan imbal hasil obligasi. Saat ini, pasar derivatif memperkirakan lebih dari 75% kemungkinan pemotongan suku bunga pada pertemuan FOMC Maret mendatang, membuat posisi panjang pada logam mulia menjadi perdagangan yang ramai namun kuat.Strategi Opsi di Pasar Logam Mulia yang Sedang Naik
Harga yang tinggi ini menunjukkan kita harus bersiap untuk meningkatkan volatilitas, menjadikan strategi opsi menarik untuk mengelola risiko. Membeli call spread pada emas (XAU/USD) dapat menangkap potensi kenaikan lebih lanjut sambil membatasi biaya awal. Ini adalah pendekatan yang bijaksana mengingat rally pasar yang telah berlangsung lebih dari 80% sejak awal 2025. Kita melihat Yen Jepang tetap lemah terhadap Dolar AS di dekat level 157,00 akibat kebijakan hati-hati dari Bank of Japan. Selisih antara imbal hasil obligasi 10 tahun AS dan Jepang masih berada di dekat 400 basis poin yang secara historis sangat lebar, menciptakan daya tarik untuk perdagangan carry. Namun, perubahan kebijakan Fed yang lebih cepat dari yang diharapkan dapat memicu pembalikan tajam pada pasangan ini, sehingga trader harus memperhatikan tanda-tanda puncak. PMI sektor manufaktur India untuk bulan Desember tidak memenuhi perkiraan, dan meskipun 55,0 masih menunjukkan ekspansi, ini menandakan pendinginan yang terus berlanjut. Ini adalah bulan ketiga berturut-turut penurunan dari puncak yang kita lihat pada kuartal ketiga 2025. Trader mungkin mempertimbangkan untuk membeli put pada indeks ekuitas India sebagai lindung nilai jika pelemahan ekonomi ini berlanjut hingga Januari. Minyak mentah naik akibat kekhawatiran pasokan, yang tampaknya terkait dengan risiko geopolitik yang terus ada yang juga mendukung emas. Ketegangan yang terus ada di Eropa Timur dan Laut China Selatan menjaga harga energi tetap stabil. Lingkungan ini menunjukkan bahwa posisi panjang pada futures atau opsi WTI dapat tetap menguntungkan dalam waktu dekat.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.