Posisi Spekulatif Menjadi Lebih Bullish
Optimisme ini kemungkinan didorong oleh berita fundamental (faktor ekonomi yang memengaruhi nilai mata uang). Harga bijih besi stabil dan naik lagi di atas US$120 per ton pada akhir Maret 2026, didukung sinyal permintaan yang membaik. Bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) juga terdengar “hawkish” (lebih condong mengetatkan kebijakan, misalnya menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi) pada rapat terakhir 31 Maret, mengisyaratkan inflasi yang masih tinggi bisa membuat kenaikan suku bunga tetap mungkin. Ekonomi Australia juga terlihat kuat. Laporan tenaga kerja terbaru bulan Maret menunjukkan tingkat pengangguran turun tak terduga ke 3,7%. Kekuatan ini berbeda dengan data inflasi AS terbaru yang sedikit lebih rendah dari perkiraan, sehingga sebagian orang menilai bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) mungkin akan jeda (pause) kenaikan suku bunga. Jika melihat ke belakang, ini berbalik dari sentimen pertengahan 2025 saat kekhawatiran perlambatan global membuat banyak orang bertaruh AUD akan melemah. Dengan kondisi ini, trader bisa mempertimbangkan peluang AUD masih bisa naik dalam beberapa minggu ke depan. Membeli opsi call (hak untuk membeli pada harga tertentu sebelum jatuh tempo) pada futures AUD/USD (kontrak berjangka nilai tukar AUD terhadap USD) bisa menjadi cara sederhana untuk mengejar potensi kenaikan dengan risiko yang jelas. Alternatifnya, membuat bull put spread (strategi opsi: menjual put dan membeli put lain pada level lebih rendah untuk membatasi risiko) memungkinkan trader menerima premi (uang yang diterima dari menjual opsi), dengan keyakinan AUD tidak turun di bawah level tertentu.Ide Trading Untuk Kenaikan Lanjutan
Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.