Data US Commodity Futures Trading Commission (CFTC)—lembaga regulator AS untuk pasar derivatif seperti futures dan opsi—menunjukkan posisi bersih (net positions) minyak untuk trader non-komersial naik menjadi 206,5 ribu (206,5K). Angka sebelumnya 202,2K.
Ini berarti kenaikan 4,3 ribu posisi dibanding periode pelaporan sebelumnya. Data ini merujuk pada posisi bersih non-komersial minyak di AS. “Non-komersial” umumnya spekulan, bukan pelaku yang memakai kontrak untuk lindung nilai (hedging) kebutuhan fisik.
Terlihat spekulan menambah taruhan bahwa harga minyak akan naik, karena posisi net long (posisi beli bersih, yaitu kontrak beli lebih banyak daripada kontrak jual) meningkat ke 206,5K. Ini menandakan sentimen bullish (optimistis harga naik) di kalangan pelaku besar pasar minyak. Ini menjadi kenaikan minggu keempat beruntun, melanjutkan momentum di akhir kuartal I.
Optimisme ini kemungkinan terkait ekspektasi permintaan musim panas yang kuat dalam beberapa bulan ke depan. Proyeksi perjalanan terbaru menunjukkan aktivitas perjalanan bisa mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2020-an, dan laporan ketenagakerjaan Maret terbaru juga menggambarkan ekonomi masih solid. Aktivitas ekonomi yang kuat ini mendukung perkiraan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi.
Dari sisi pasokan, OPEC+ masih menjaga disiplin produksi yang dibangun sejak akhir 2025. Selain itu, data terbaru Energy Information Administration (EIA)—badan statistik energi pemerintah AS—menunjukkan persediaan (inventori) minyak mentah AS turun 2,1 juta barel pekan lalu, lebih besar dari perkiraan. Pengetatan pasokan fisik ini menjadi alasan fundamental (berdasarkan kondisi pasokan-permintaan riil) yang dapat mendorong harga naik.
Ini perubahan penting dibanding ketidakpastian pada kuartal IV 2025, ketika harga turun tajam karena kekhawatiran resesi. Kenaikan posisi long saat ini menunjukkan pasar mulai meninggalkan kekhawatiran tersebut. Pemulihan terlihat lebih bertahan karena ditopang faktor dasar yang lebih kuat.
Bagi trader, ini mengarah pada peluang posisi untuk kenaikan harga dalam jangka dekat. Membeli call option (opsi beli yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli pada harga tertentu) pada futures WTI Juni atau Juli bisa menjadi cara yang lebih terukur untuk menangkap potensi kenaikan. Strategi ini memungkinkan ikut menikmati reli sambil membatasi risiko maksimum pada premi opsi (biaya yang dibayar untuk membeli opsi).