Proyeksi Inflasi BoE Dan Sinyal Tenaga Kerja
MPC (Komite Kebijakan Moneter, tim BoE yang menentukan suku bunga) menaikkan perkiraan inflasi kuartal 3 (Q3, tiga bulan ketiga dalam setahun) menjadi sekitar 3,5% dari 2,0% pada Februari, terutama karena biaya energi yang lebih tinggi terkait konflik Iran. Data tenaga kerja Inggris bervariasi: pengangguran ILO (ukuran pengangguran menurut standar Organisasi Buruh Internasional) 5,2% dibanding perkiraan 5,3%, perubahan jumlah pekerja 84 ribu, dan pertumbuhan upah tanpa bonus melambat ke 3,8% dari 4,1%. Di AS, Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) menahan suku bunga di 3,50%–3,75% dan masih memproyeksikan satu kali penurunan suku bunga tahun ini. Dot plot (grafik titik yang menunjukkan perkiraan masing-masing pejabat The Fed soal arah suku bunga) menunjukkan tujuh dari 19 pejabat melihat tidak ada penurunan suku bunga pada 2026, sementara penjualan rumah baru turun 17,6% dibanding bulan sebelumnya. GBP/USD berada di sekitar 1,3427, di bawah EMA 50 hari (rata-rata bergerak eksponensial 50 hari, indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) di 1,3452 dan di atas EMA 200 hari (indikator tren jangka panjang) sekitar 1,3373. Poin-poin penting level mencakup 1,3550, 1,3620/1,3650, 1,3375, 1,3320, dan 1,3250.Volatilitas Opsi Dan Posisi Trading
Kondisi ini membuat volatilitas opsi (ukuran seberapa besar harga diperkirakan bergerak; biasanya makin tinggi berarti pasar makin gelisah) tetap tinggi, dengan implied volatility (perkiraan volatilitas dari harga opsi) satu bulan di GBP/USD sekitar 9,5%. Bagi trader, ini berarti premi opsi (biaya membeli opsi) mahal, sehingga ada peluang menjual put out-of-the-money (opsi jual dengan harga kesepakatan di bawah harga saat ini, umumnya digunakan untuk strategi menerima premi) di bawah level support (area harga yang sering menahan penurunan) utama bila tren naik diperkirakan berlanjut. Biaya perlindungan tinggi, tetapi bisa dibutuhkan bagi pengelola posisi spot (transaksi beli/jual langsung pada harga saat ini) yang besar karena situasi yang tidak pasti. Pasar kini menilai peluang lebih dari 60% untuk kenaikan suku bunga BoE lagi pada musim panas, sehingga risalah rapat (catatan resmi pembahasan rapat) berikutnya penting sebagai penentu arah. Dari sisi teknikal (analisis berdasarkan pergerakan harga), level 1,3650 yang menahan kenaikan di awal 2026 kini menjadi zona support penting. Jika turun terus dan menembus area ini, itu bisa menandakan koreksi (penurunan setelah naik) yang lebih dalam, sedangkan bertahan di atasnya menjaga fokus ke area 1,3800. Risiko geopolitik dari konflik Iran, yang sebelumnya mendorong harga energi naik pada 2025, tetap menjadi faktor yang sulit ditebak untuk pasar mata uang. Perubahan sentimen bisa sangat cepat, sehingga masuk akal melakukan lindung nilai (hedge, cara mengurangi risiko kerugian) untuk posisi beli sterling. Membeli put jangka pendek (opsi jual dengan masa berlaku dekat) dengan strike (harga kesepakatan opsi) di sekitar 1,3600 dapat menjadi asuransi murah terhadap perubahan pandangan pasar yang lebih “dovish” (lebih condong menurunkan suku bunga) atau lonjakan tak terduga dolar AS.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.