Implikasi Untuk Prospek Inflasi
Data harga produsen Februari menunjukkan penurunan besar, dengan harga di tingkat pabrik (harga saat barang keluar dari pabrik, sebelum sampai ke toko) turun 0,5% alih-alih naik 0,2% seperti perkiraan. Ini menunjukkan tekanan inflasi (kenaikan harga) di ekonomi Inggris mereda jauh lebih cepat dari perkiraan. Ini juga menjadi tanda awal yang kuat bahwa jalur menuju inflasi harga konsumen (harga yang dibayar konsumen di toko) melemah. Penurunan tak terduga ini kemungkinan membuat Bank of England (bank sentral Inggris) meninjau ulang sikapnya untuk menahan suku bunga di 3,5%. Dengan data CPI (Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi untuk barang/jasa yang dibeli rumah tangga) terakhir pada Januari yang sudah turun ke 2,8%, data baru ini memperkuat alasan untuk kebijakan yang lebih “lunak” (dovish, cenderung menurunkan suku bunga). Kami menilai peluang pemangkasan suku bunga pada rapat Monetary Policy Committee (komite penentu kebijakan suku bunga) bulan Mei meningkat besar. Bagi trader mata uang, prospek ini mengarah pada pelemahan Pound Inggris. Kami memperkirakan GBP/USD (nilai tukar pound terhadap dolar AS), yang berada di sekitar 1,24, bisa tertekan karena perbedaan suku bunga (selisih tingkat suku bunga antar-negara yang memengaruhi arus dana) berubah menguntungkan dolar. Strategi derivatif (produk turunan, nilainya mengikuti aset lain seperti mata uang) bisa berupa membeli opsi put (hak untuk menjual pada harga tertentu) pada sterling atau menjual kontrak futures GBP (kontrak berjangka untuk menjual/membeli GBP di harga dan waktu tertentu). Di pasar suku bunga, kami memperkirakan obligasi pemerintah Inggris (gilts, surat utang pemerintah Inggris) menguat saat imbal hasil (yield, tingkat “bunga” yang tercermin dari harga obligasi) turun karena perkiraan suku bunga lebih rendah. Ini membuat posisi beli (long, mengambil keuntungan saat harga naik) pada futures SONIA tiga bulan menarik, karena harganya naik ketika ekspektasi suku bunga turun. Pola ini mirip dengan akhir 2024, ketika data manufaktur yang lemah mendahului kenaikan tajam pada futures suku bunga jangka pendek. Sebaliknya, kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih cepat bisa mendukung saham Inggris, terutama yang sensitif pada ekonomi domestik. Biaya pinjaman yang lebih rendah membantu margin laba perusahaan dan mendukung penilaian harga saham yang lebih tinggi. Trader bisa mempertimbangkan membeli opsi call (hak untuk membeli pada harga tertentu) pada indeks FTSE 250 untuk bersiap jika pasar saham naik dalam beberapa minggu ke depan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.