Pukul 15:00 GMT, PMI Manufaktur ISM AS bulan Februari dapat memengaruhi volatilitas dan arah pergerakan EUR/USD.

    by VT Markets
    /
    Mar 2, 2026
    PMI (Purchasing Managers’ Index, yaitu indeks survei dari para manajer pembelian) manufaktur ISM AS untuk Februari akan dirilis pukul 15:00 GMT. Indeks ini diperkirakan 51,8, turun dari 52,6 pada Januari, dengan 50,0 sebagai batas antara ekspansi (kegiatan meningkat) dan kontraksi (kegiatan menurun). Pada Januari, PMI naik di atas 50,0 untuk pertama kalinya setelah 10 bulan berturut-turut berada di bawah level itu. Ukuran ISM lain yang dipantau termasuk Indeks Ketenagakerjaan (mengukur kondisi perekrutan/pekerjaan), Prices Paid (harga yang dibayar perusahaan), dan Indeks Pesanan Baru.

    Sinyal Kunci Inflasi

    Indeks ISM Manufacturing Prices Paid diperkirakan 59,5, naik dari 59,0. Ukuran ini melacak perubahan biaya masukan (input) seperti upah tenaga kerja dan bahan baku. Jika PMI lebih lemah dari perkiraan, pasar bisa memperkirakan Federal Reserve (bank sentral AS) akan lebih banyak memangkas suku bunga; data yang lebih kuat bisa mengurangi perkiraan itu. EUR/USD turun 0,75% di sekitar 1,1730 dan berada di bawah exponential moving average (EMA) 20 hari (rata-rata bergerak eksponensial 20 hari, yaitu garis tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) di sekitar 1,1800. RSI 14 hari (Relative Strength Index, indikator momentum untuk melihat kuat-lemahnya pergerakan; sering dipakai untuk menilai apakah pasar terlalu beli/jual) bergerak menuju 40,00 setelah gagal kembali ke 60,00, dengan tekanan turun tambahan jika turun di bawah 40,00. Level dukungan (support, area harga yang sering menahan penurunan) disebut di 1,1645, lalu area 1,1500-an tengah dan 1,1489, sementara hambatan (resistance, area harga yang sering menahan kenaikan) ada di 1,1800, lalu 1,1880 dan 1,2030. ISM PMI adalah ukuran bulanan berbasis survei untuk aktivitas pabrik AS; angka di atas 50 berarti ekspansi dan di bawah 50 berarti penurunan. Ini dianggap sebagai indikator awal (leading indicator, petunjuk lebih dini tentang arah ekonomi), dengan Prices Paid dan Employment juga dipantau untuk melihat inflasi dan kondisi tenaga kerja.

    Posisi Pasar Menjelang Rilis

    Dengan data PMI manufaktur ISM Februari akan dirilis hari ini, kami memantau apakah sektor manufaktur mulai membaik. Angka Januari tercatat 49,1, dan perkiraan pasar hari ini naik tipis ke 49,5, namun masih kontraksi. Angka di bawah perkiraan ini akan menandakan pelemahan ekonomi yang makin dalam. Kami mengingat situasi serupa pada awal 2025, ketika aktivitas manufaktur sempat ekspansi untuk pertama kalinya setelah penurunan 10 bulan sepanjang sebagian besar 2024. Pemulihan itu tidak bertahan, sehingga satu bulan data positif belum menjadi tren yang pasti. Kondisi rapuh ini membuat pendekatan kami lebih hati-hati terhadap angka hari ini. Bagian rincian laporan (sub-komponen) sama pentingnya dengan angka utama, terutama Indeks Prices Paid. Mengingat data CPI terbaru (Consumer Price Index, indeks harga konsumen) menunjukkan inflasi inti (core inflation, inflasi tanpa komponen yang sangat naik-turun seperti energi dan pangan) masih sulit turun di 2,8%, angka Prices Paid yang tinggi akan menyulitkan Federal Reserve. Ini berarti tekanan inflasi masih bertahan meski ekonomi manufaktur secara umum melemah. PMI utama yang lemah, terutama turun di bawah 49,0, kemungkinan akan meningkatkan perkiraan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada musim panas. Saat ini, pasar futures (kontrak berjangka, yaitu perjanjian jual-beli di harga tertentu untuk waktu mendatang) memperkirakan peluang pemangkasan sekitar 50% pada Juni, sehingga angka yang buruk bisa menaikkan peluang itu. Sebaliknya, jika naik mengejutkan di atas 50, peluang itu akan turun dan dolar AS bisa menguat. Trader derivatif (produk turunan seperti opsi dan futures) perlu memperhatikan bahwa implied volatility (volatilitas tersirat, perkiraan pasar atas besar-kecilnya gerak harga ke depan yang tercermin dalam harga opsi) relatif rendah menjelang rilis ini. Ini membuat membeli opsi menarik, karena kejutan besar ke arah mana pun dapat memicu pergerakan tajam. Long straddle (strategi membeli opsi call dan put sekaligus pada strike dan jatuh tempo yang sama, untuk mencari untung dari lonjakan volatilitas tanpa harus menebak arah) pada pasangan mata uang utama seperti EUR/USD bisa menjadi strategi. Untuk yang punya pandangan arah pada EUR/USD, yang saat ini diperdagangkan di sekitar 1,0850, PMI yang jauh lebih lemah dari perkiraan bisa mendorong pasangan ini menembus resistance di 1,0950. Angka yang sangat kuat bisa menurunkannya untuk menguji support di sekitar 1,0750 dalam beberapa minggu ke depan. Menggunakan opsi call atau put (call = hak membeli, put = hak menjual) dapat membatasi risiko bagi trader yang ingin mengambil posisi untuk skenario ini.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code