Rupee India Berjuang Melawan Dolar AS, Meski Terjadi Pemulihan Menuju 90.20 Setelah Intervensi

    by VT Markets
    /
    Dec 24, 2025
    Harapan untuk Pemotongan Suku Bunga AS Analisis teknis menunjukkan USD/INR diperdagangkan pada 90.2085, tetap di atas EMA 20-hari. Tren naik yang lebih luas masih didukung, dan RSI di 53 menunjukkan momentum telah mengecil. Dolar AS adalah mata uang resmi AS dan menyumbang lebih dari 88% dari total transaksi valuta asing global. Keputusan Federal Reserve dan Quantitative Easing atau Tightening memiliki dampak signifikan terhadap nilainya. Dengan tanggal hari ini, kita melihat tarik-menarik pada pasangan USD/INR, yang menciptakan peluang bagi para trader derivatif di minggu liburan yang tenang yang akan datang. Investor Institusi Asing (FII) secara agresif menjual saham India, memberikan tekanan naik pada pasangan ini menuju 90.20. Ini terjadi meskipun Dolar AS secara keseluruhan lemah karena harapan pemotongan suku bunga Federal Reserve pada tahun 2026. Skala Penjualan FII Skala penjualan FII sangat signifikan dan tidak boleh dianggap remeh. Bulan ini saja, mereka telah menjual saham senilai lebih dari Rs. 22.109 crore, menambah aliran keluar bersih lebih dari $15 miliar dari ekuitas India untuk tahun 2025. Jika kita melihat kembali, kita ingat periode serupa dari penjualan FII yang berkelanjutan pada tahun 2022, yang secara konsisten mendorong rupee ke level terendah baru meskipun ada upaya bank sentral. Di sisi lain, Indeks Dolar AS berada di level terendah 11 minggu mendekati 97.75, kontras tajam dengan level tinggi di atas 106 yang kita lihat sebelumnya tahun ini. Kelemahan ini didorong oleh pasar yang memperkirakan setidaknya dua pemotongan suku bunga dari Federal Reserve AS untuk tahun 2026, pandangan ini tetap kokoh meskipun pertumbuhan PDB Q3 AS yang kuat sebesar 4,3%. Latar belakang global ini menunjukkan bahwa setiap rally besar di USD/INR akan menghadapi hambatan signifikan. Tindakan Reserve Bank of India juga merupakan faktor kunci bagi trader opsi. Intervensi terbaru di pasar spot dan pengumuman swap beli-jual senilai $10 miliar telah berhasil menurunkan premi forward. Ini menandakan niat kuat RBI untuk membatasi volatilitas berlebihan dan dapat membatasi kenaikan, membuatnya menarik untuk mempertimbangkan menjual opsi call yang out-of-the-money untuk jatuh tempo Januari. Dengan likuiditas pasar diharapkan akan tipis antara Natal dan Tahun Baru, berita tak terduga dapat menyebabkan pergerakan harga yang tajam. Oleh karena itu, trader mungkin mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dari peningkatan volatilitas, seperti long straddle, menjelang Januari. Pendekatan ini memungkinkan seseorang untuk memanfaatkan pergerakan signifikan ke salah satu arah setelah partisipasi pasar penuh dimulai kembali. Buat akun VT Markets Anda secara langsung dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code