Fokus Pasar Beralih Ke Rilis Pmi
Pada awal Selasa di Eropa, kontrak berjangka (futures) indeks saham AS turun dan Indeks USD mempertahankan kenaikan kecil di atas 99,00. (Futures adalah kontrak untuk membeli/menjual pada harga tertentu di masa depan; Indeks USD mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama.) Setelah turun lebih dari 9% pada Senin, WTI pulih menuju $90, naik sekitar 1,5% hari itu. (WTI adalah patokan harga minyak mentah AS.) Emas turun ke level terendah 2026 dekat $4.100 pada Senin sebelum ditutup dekat $4.400. Pada sesi Eropa, emas diperdagangkan sedikit di atas $4.400 dalam kisaran sempit. Di Australia, S&P Global Composite PMI turun ke 47 dalam perkiraan awal Maret dari 52,4 pada Februari. AUD/USD diperdagangkan sedikit di bawah 0,7000. (Composite PMI menggabungkan sektor manufaktur dan jasa; AUD/USD adalah nilai dolar Australia terhadap dolar AS.) USD/JPY diperdagangkan dekat 158,50; PMI Manufaktur Jepang turun ke 51,4 dari 53 dan PMI Jasa turun ke 52,8 dari 53,8. CPI tahunan Jepang naik 1,3% pada Februari setelah 1,5% pada Januari. (CPI adalah indeks harga konsumen, ukuran inflasi.) EUR/USD mencapai 1,1640 pada Senin dan bertahan di atas 1,1600 pada awal Selasa. GBP/USD berada di atas 1,3400 setelah naik lebih dari 0,6% pada Senin.Sinyal Volatilitas Menunjukkan Risiko Berita Masih Tinggi
Volatilitas ekstrem akibat situasi AS-Iran menunjukkan kita perlu siap untuk pergerakan tajam yang dipicu judul berita. (Volatilitas adalah besarnya naik-turun harga; “dipicu berita” berarti harga bergerak karena kabar terbaru.) Pernyataan Gedung Putih bahwa situasi “berubah-ubah” setelah tanda awal mereda adalah resep klasik untuk ketidakpastian. Kita bisa memperkirakan volatilitas tersirat pada indeks utama dan komoditas akan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan. (Volatilitas tersirat adalah perkiraan volatilitas dari harga opsi; opsi adalah kontrak hak beli/jual pada harga tertentu.) Kejatuhan 9% minyak WTI pada Senin, lalu pulih sebagian, jelas menunjukkan ketidakstabilan. Pola gerak harga seperti ini mirip dengan fase awal konflik geopolitik 2022, saat perubahan harian sering melampaui 5%. Ini bisa menjadi peluang untuk menyusun transaksi yang bisa untung dari pergerakan besar ke dua arah, karena menentukan arah yang pasti sangat berisiko. Penurunan tajam dolar AS lalu memantul kembali menunjukkan pasar terbelah antara sikap “berani ambil risiko” dan “menghindari risiko”. (Risk-on biasanya membeli aset berisiko seperti saham; risk-off biasanya mencari aset aman seperti dolar dan obligasi pemerintah.) Data PMI AS dan Eropa akan penting; angka yang lemah bisa cepat mengubah sentimen kembali ke aset aman seperti dolar. Kami memakai opsi untuk melindungi risiko nilai tukar, terutama di EUR/USD, yang berada di level teknikal penting. (Melindungi risiko/hedging adalah langkah untuk mengurangi potensi kerugian; level teknikal adalah area harga yang sering jadi titik dukungan/penolakan berdasarkan analisis grafik.) Pemulihan besar emas dari level terendah 2026 menunjukkan bahwa meski sempat terjadi jual karena kebutuhan dana cepat (likuiditas), permintaan aset aman tetap sangat kuat. (Likuiditas berarti kemudahan mengubah aset menjadi uang tunai.) Lonjakan cepat dari dekat $4.100 adalah peringatan: tanda konflik atau pelemahan ekonomi kemungkinan mendorong dana masuk ke emas batangan. (Bullion adalah emas batangan.) Ini membuat strategi membeli put pelindung untuk portofolio saham lebih menarik, meski biayanya lebih mahal. (Put adalah opsi untuk menjual; premi adalah biaya membeli opsi.) PMI yang lemah dari Australia dan Jepang adalah tanda awal yang buruk bagi ekonomi global bulan ini. Jika angka Eropa dan AS juga menunjukkan kontraksi, itu akan menegaskan kekhawatiran perlambatan yang terlihat sepanjang 2025. Ini mendukung sikap hati-hati, dan kami melihat pelemahan AUD sebagai ukuran selera risiko global. (Selera risiko adalah seberapa besar pasar mau mengambil risiko.)Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.