Saham AS dibuka lebih rendah saat investor mempertimbangkan peluang Trump TACO yang berkurang dan meningkatnya kekhawatiran eskalasi perang Iran

    by VT Markets
    /
    Mar 26, 2026
    Saham AS dibuka melemah pada Kamis karena risiko meningkat bahwa perang Iran akan makin meluas, bukan mereda. Konflik ini memasuki minggu keempat, dan pasar bereaksi setelah Iran mengatakan tidak ada pembicaraan yang terjadi meski AS mengklaim sebaliknya. Iran juga mengatakan tidak menganggap serius kesepakatan gencatan senjata “15 poin” dari pemerintah. Sebelumnya pasar menilai dampak ekonomi bisa memicu perubahan kebijakan yang dikaitkan dengan frasa “TACO” (sebutan pasar untuk kecenderungan kebijakan yang awalnya terlihat keras lalu mundur).

    Tekanan Energi Dan Suku Bunga Meningkat

    Harga minyak AS naik hampir 4% dan bergerak menuju $94 setelah sempat turun di bawah $90 pada awal minggu. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) naik di seluruh tenor (jangka waktu) dari 12 bulan hingga 30 tahun. Laporan menyebut perpindahan ribuan pasukan udara dan darat ke kawasan tersebut, dengan pembicaraan soal aksi besar setelah pasar tutup pada Jumat. Axios melaporkan rencana “pukulan terakhir”, dengan lebih banyak pengeboman dan upaya merebut pulau Kharg, Abu Musa, dan Lakan di dekat Selat Hormuz (jalur laut penting untuk pengiriman minyak). S&P 500 turun 0,4% hingga 0,9% pada Kamis pagi, namun masih naik sekitar 1% untuk pekan ini. Level penting yang disebut adalah 6.550, dengan penopang (support) berikutnya di 6.360 dan 6.200, sementara 7.000 disebut sebagai penghalang kenaikan (resistance). Indeks disebut berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana 200 hari (simple moving average/SMA, rata-rata harga 200 hari terakhir yang sering dipakai untuk melihat arah tren). The Fed (bank sentral AS) mengindikasikan pekan lalu bahwa suku bunga akan tetap untuk waktu yang belum jelas kapan berubah.

    Persiapan Menghadapi Lonjakan Gejolak

    Dengan pembicaraan soal serangan besar setelah pasar tutup pada Jumat, kita perlu mengantisipasi lonjakan besar gejolak pasar (volatility, besarnya naik-turun harga). Memperdagangkan VIX (indeks “ketakutan” yang mengukur perkiraan gejolak pasar saham AS) lewat futures atau opsi adalah cara langsung untuk memanfaatkan ketidakpastian ini. Long straddle pada SPY (ETF yang mengikuti S&P 500), yaitu membeli opsi call dan put sekaligus di harga dan tanggal jatuh tempo yang sama agar untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah, juga bisa menjadi strategi yang masuk akal menjelang akhir pekan. Transaksi paling langsung adalah posisi bullish pada minyak, karena eskalasi apa pun berisiko menutup Selat Hormuz. Kita melihat futures (kontrak berjangka) minyak WTI (patokan harga minyak AS) melonjak lebih dari 35% hanya dalam beberapa bulan setelah perang Ukraina dimulai pada 2022, dan konflik langsung yang melibatkan infrastruktur minyak Iran bisa memicu pergerakan serupa atau lebih tajam. Membeli opsi call (hak membeli pada harga tertentu) pada futures WTI atau ETF sektor energi seperti XLE (ETF saham-saham energi) menempatkan kita untuk kemungkinan ini. Untuk pasar yang lebih luas, sikap defensif perlu dipertimbangkan karena S&P 500 kesulitan bertahan di bawah SMA 200 hari. Dengan The Fed memberi sinyal tidak ada penurunan suku bunga karena inflasi (kenaikan harga umum) yang didorong minyak, dukungan bagi saham dalam waktu dekat terbatas. Kita bisa mempertimbangkan membeli opsi put (hak menjual pada harga tertentu) pada SPX (indeks S&P 500) untuk melindungi portofolio atau berspekulasi pada penembusan ke bawah level support penting 6.550. Di luar indeks utama, kita bisa melihat sektor yang bereaksi berbeda terhadap konflik. Kontraktor pertahanan dalam ETF seperti ITA (ETF sektor kedirgantaraan dan pertahanan) berpeluang diuntungkan oleh peningkatan aksi militer, sehingga opsi call bisa menarik. Sebaliknya, maskapai dan saham barang konsumsi non-pokok (consumer discretionary, pengeluaran yang mudah ditunda seperti liburan atau barang mewah) berpotensi tertekan oleh biaya bahan bakar yang lebih tinggi dan turunnya kepercayaan konsumen, sehingga ada peluang strategi bearish dengan opsi put. Mengingat risiko penurunan tajam, melakukan lindung nilai (hedging, mengurangi risiko portofolio dengan posisi yang nilainya cenderung naik saat pasar turun) pada portofolio saham jangka panjang sangat penting saat ini. Melihat kembali gejolak pasar awal 2022, kita tahu peristiwa geopolitik bisa cepat menghapus keuntungan, menegaskan manfaat put pelindung (protective puts, membeli put untuk membatasi kerugian). De-eskalasi mendadak tetap merupakan risiko kecil (tail risk, kejadian jarang tapi berdampak besar), namun bukti yang ada lebih mengarah pada persiapan untuk penurunan lanjutan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code