Saham AS naik tipis untuk sesi kedua, dengan Dow mendekati 47.000 seiring keputusan The Fed kian dekat

    by VT Markets
    /
    Mar 18, 2026
    Saham AS naik untuk hari kedua pada hari Selasa. Dow naik sekitar 0,30% mendekati 47.000, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik sekitar 0,30%. Pasar tetap berhati-hati menjelang keputusan FOMC (komite bank sentral AS/Federal Reserve yang menentukan suku bunga) pada hari Rabu pukul 18:00 GMT. CME FedWatch (alat probabilitas pasar untuk memprediksi keputusan suku bunga The Fed) menempatkan peluang 94% bahwa suku bunga tetap di 3,50%–3,75%, dengan perhatian pada SEP (ringkasan proyeksi ekonomi dari The Fed) dan dot plot (grafik titik yang menunjukkan perkiraan suku bunga dari para pejabat The Fed).

    Fokus Rapat The Fed

    Ini adalah pembaruan SEP pertama sejak konflik Iran dimulai dan minyak Brent (patokan harga minyak global) bergerak di atas $100 per barel. Perkiraan pasar soal pemangkasan suku bunga berubah dari pemotongan pada Juni dan kemungkinan langkah pada September menjadi hanya satu pemotongan pada Desember 2026, tanpa pemotongan lebih awal. Brent naik sekitar 2% pada hari Selasa ke atas $100 per barel di tengah risiko gangguan di Selat Hormuz (jalur laut penting untuk pengiriman minyak). Sektor energi memimpin S&P 500, naik hampir 2%, dengan Exxon Mobil dan Occidental Petroleum masing-masing naik lebih dari 1%, sementara emas tetap di atas $5.000 per troy ounce (satuan berat untuk logam mulia; 1 troy ounce ≈ 31,1 gram). Delta Air Lines naik lebih dari 4% setelah menaikkan panduan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama ke kisaran “high single digits” (sekitar 7%–9%) dari 5%–7%. American dan JetBlue juga naik. Goldman Sachs, IBM, dan American Express masing-masing naik lebih dari 2% di Dow. Enam dari 11 sektor S&P 500 turun, sementara Johnson & Johnson dan Amgen tertinggal (kinerjanya lebih lemah).

    Posisi Pasar dan Risiko

    Nvidia naik tipis setelah memperkirakan pendapatan $1 triliun dari chip AI (chip untuk kecerdasan buatan) pada 2027. KKR, Blackstone, dan BlackRock naik 3%–5%. Dengan keputusan Federal Reserve tinggal beberapa jam lagi, fokus utama adalah dot plot yang baru. Meski pasar sudah memperkirakan suku bunga ditahan, volatilitas tersirat (perkiraan gejolak harga ke depan yang tercermin dari harga opsi) tinggi, dengan indeks VIX (indikator “tingkat ketakutan” pasar) berada di sekitar 20, mencerminkan ketidakpastian besar soal arah suku bunga berikutnya. Kejutan yang lebih ketat (hawkish: berarti cenderung menahan/menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi), misalnya menghapus satu pemotongan suku bunga yang diperkirakan pada Desember, dapat memicu pergerakan tajam. Konflik yang menahan Brent di atas $100 per barel menjadi pendorong utama kekhawatiran inflasi dan sikap hati-hati The Fed. Tetap memakai call options (kontrak yang memberi hak untuk membeli aset pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu) pada sektor energi—yang menjadi pemenang jelas dengan kenaikan hampir 15% sejak awal tahun—dapat menjadi posisi utama yang optimistis (bullish: berharap harga naik). Secara historis, harga minyak yang bertahan tinggi sering menekan belanja konsumen, sehingga protective puts (opsi jual untuk perlindungan ketika harga turun) pada ETF ritel dan transportasi (ETF: reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) bisa menjadi lindung nilai (hedge: strategi untuk mengurangi risiko) yang masuk akal. Terlihat perubahan besar pada futures suku bunga (kontrak berjangka yang mencerminkan ekspektasi suku bunga), yang bulan lalu memberi sinyal beberapa kali pemotongan dan kini hampir hanya menyisakan satu pemotongan pada akhir 2026. Perubahan harga ini membuat derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset lain) pada Treasury AS tenor 2 tahun (obligasi pemerintah AS 2 tahun) sangat sensitif terhadap apa pun yang disampaikan Jerome Powell hari ini. Konferensi pers yang hawkish dapat dengan mudah mendorong imbal hasil (yield: tingkat imbal hasil obligasi) 2 tahun—yang 4,7% pekan lalu—kembali mendekati 5% seperti pada 2025. Meski ada tekanan makro (kondisi ekonomi luas seperti inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan), masih ada area kuat yang bisa dipilih. Panduan Delta yang kuat menunjukkan permintaan perjalanan masih lebih baik dari perkiraan, dan ini bisa dimanfaatkan lewat call spread bullish (strategi opsi dengan membeli call dan menjual call lain untuk membatasi biaya sekaligus membatasi keuntungan) pada saham maskapai untuk membatasi risiko dari harga bahan bakar yang mudah bergejolak. Kenaikan saham keuangan seperti Goldman Sachs dan American Express menunjukkan pasar belum memperhitungkan penurunan ekonomi yang berat. Tema AI jangka panjang berlanjut, dan proyeksi Nvidia sebesar $1 triliun pada 2027 menunjukkan besarnya peluang ini. Mengingat harga saham yang tinggi dan volatilitasnya, memakai strategi opsi dengan risiko terbatas (defined-risk: kerugian maksimum sudah diketahui dari awal) adalah cara paling masuk akal untuk tetap memiliki eksposur (paparan terhadap pergerakan harga). Pemulihan kuat pada manajer aset seperti Blackstone dan KKR juga menandakan bahwa kekhawatiran tentang portofolio kredit swasta mereka (private credit: pinjaman di luar bank/pasar obligasi publik), yang menjadi isu besar pada akhir 2025, kini mulai mereda.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code