Saham Netflix menunjukkan pola Elliott Wave bullish yang belum tuntas, mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan menuju 115,00–130,00 sebelum pola tersebut selesai

    by VT Markets
    /
    Apr 16, 2026

    Netflix Inc. ($NFLX) disebut masih berada dalam kenaikan Elliott Wave (teori gelombang untuk membaca pola naik-turun harga) yang belum selesai. Pergerakan harga masih mengarah naik sebelum kenaikan saat ini berakhir. Area kenaikan berikutnya dipetakan di 115–130, dan tembus ke rekor tertinggi baru (all-time high) dipakai sebagai konfirmasi dimulainya siklus bull baru (fase pasar naik yang lebih panjang).

    Pada grafik empat jam, $NFLX disebut membentuk titik terendah pada 23/2 di 75,11 lalu naik dengan pola impulsif (gelombang dorongan yang biasanya searah tren). Kenaikan ini membentuk puncak lebih tinggi dan lembah lebih tinggi, yang dianggap mendukung struktur kenaikan saat ini.

    Koreksi-koreksi sejak 75,11 diklasifikasikan sebagai korektif (tarikan turun sementara dalam tren naik), dengan pembelian kembali muncul saat harga turun, sehingga rangkaian gelombang masih belum lengkap. Arah utama tetap naik selama strukturnya tidak rusak.

    Pembaruan ini mempertahankan 75,11 sebagai level invalidasi (batas yang membatalkan skenario). Jika harga bertahan di atas 75,11, area 115–130 tetap menjadi target utama, meski jeda jangka pendek masih mungkin terjadi.

    Pergerakan ini mengonfirmasi siklus bull baru dengan menembus rekor tertinggi baru, lalu mencapai puncak sekitar $155 pada Februari 2026. Setelah itu, harga masuk fase konsolidasi (bergerak mendatar untuk “mencerna” kenaikan), dan kini diperdagangkan di sekitar $140. Pergerakan mendatar ini wajar setelah reli kuat yang berlangsung sekitar setahun.

    Jeda ini terjadi meski kinerja kuartal I 2026 kuat, ketika Netflix melaporkan penambahan 9 juta pelanggan global. Namun, panduan ke depan (proyeksi manajemen untuk periode berikutnya) lebih konservatif, memicu ketidakpastian jangka pendek terkait pertumbuhan. Pasar kini menilai apakah valuasi saat ini (harga saham dibanding kinerja/kemampuan menghasilkan laba) masih masuk akal.

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi), kenaikan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan pasar atas besar-kecilnya potensi pergerakan harga) ke 35% bisa menjadi peluang. Menjual cash-secured put (menjual opsi jual dengan menyiapkan dana tunai penuh untuk membeli saham jika “terkena eksekusi”) dengan strike (harga kesepakatan) dekat area support $130 dapat menjadi strategi untuk mengambil premi (pendapatan dari jual opsi). Strategi ini diuntungkan oleh time decay (penurunan nilai opsi seiring waktu) dan potensi pantulan dari area psikologis serta teknikal tersebut.

    Mereka yang memperkirakan tren bull utama berlanjut dapat melirik call option (opsi beli) untuk bulan-bulan akhir musim panas. Penembusan di atas puncak $155, yang dapat dipicu kabar terkait inisiatif siaran olahraga langsung, akan memberi sinyal konsolidasi berakhir. Ini menjadi cara yang lebih hemat modal untuk ikut menangkap potensi kenaikan berikutnya.

    Risiko utama adalah koreksi yang lebih dalam, sehingga trader perlu mengawasi level $130, yang sebelumnya berperan sebagai resistance (batas atas yang sulit ditembus) dan kini diharapkan menjadi support (batas bawah penahan turun). Penembusan tegas di bawah area ini mengindikasikan fase koreksi masih berlanjut. Level itu juga sejalan dengan zona target yang dipetakan sebelumnya.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code