Usd Cad Climbs As Oil Slips
Pasangan ini tertahan karena Dolar AS melemah setelah muncul laporan bahwa Washington ingin membuka pembicaraan dengan Iran untuk meredakan konflik. Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran menawarkan isyarat niat baik terkait arus energi melalui Selat Hormuz (jalur laut penting untuk pengiriman minyak). Media Israel melaporkan AS mencari gencatan senjata (penghentian tembakan sementara) selama satu bulan agar ada ruang untuk pembicaraan. The New York Times mengatakan Washington menyodorkan Iran proposal 15 poin yang ditujukan untuk mengakhiri konflik. Pelaku pasar tetap berhati-hati setelah Iran membantah klaim AS tentang kemajuan diplomatik. Sumber senior Iran mengatakan pesan disampaikan lewat Pakistan, dan pertemuan tatap muka bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Selasa bahwa guncangan energi dapat memengaruhi dua bagian mandat The Fed (tugas utama bank sentral AS), yaitu menjaga inflasi tetap terkendali dan menjaga pasar kerja tetap kuat. Ia mengatakan waktu pemangkasan suku bunga masih belum jelas dan bergantung pada berapa lama konflik berlangsung serta adanya kemajuan inflasi sebelum pelonggaran kebijakan (kebijakan dibuat lebih longgar, misalnya menurunkan suku bunga) bisa dilakukan tahun ini.Market Focus Shifts To Policy Divergence
Kami mengingat gejolak (pergerakan harga yang naik-turun tajam) USD/CAD pada 2025, ketika pasangan ini naik menuju 1,3770 setelah laporan awal soal pembicaraan de-eskalasi (upaya menurunkan ketegangan) AS-Iran. Hari ini situasinya berubah, dengan pasangan ini bergerak lebih tenang di sekitar 1,3620. Stabilitas ini muncul setelah ada kesepakatan yang rapuh, yang membuat gangguan besar pada arus energi tidak lagi dominan dalam berita. Hubungan dolar Kanada dengan minyak mentah tetap menjadi faktor penting. Dengan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI, patokan harga minyak AS) saat ini bergerak sempit di sekitar $81 per barel, lonjakan harga ekstrem yang dulu melemahkan CAD sudah mereda. Ini menunjukkan strategi opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual pada harga tertentu) yang bertaruh pada penembusan besar (breakout: harga keluar dari rentang sempit secara kuat) di USD/CAD mungkin kurang efektif saat ini. Melihat ke belakang, sikap hati-hati The Fed soal pemangkasan suku bunga pada 2025 dapat dipahami mengingat risiko geopolitik terhadap energi. Sekarang, dengan inflasi Kanada bertahan di 2,8%, Bank of Canada memberi sinyal pemangkasan suku bunga lebih cepat daripada The Fed. Perbedaan arah kebijakan moneter (kebijakan bank sentral yang mengatur suku bunga dan likuiditas) ini menjadi pendorong utama pasangan mata uang. Karena itu, kami menilai trader sebaiknya bersiap untuk kenaikan bertahap USD/CAD, bukan lonjakan tajam yang dipicu harga minyak. Bull call spread (strategi opsi dengan membeli call dan menjual call lain pada harga target lebih tinggi untuk membatasi biaya dan risiko) bisa menjadi pilihan, memungkinkan trader untung dari kenaikan moderat sambil membatasi risiko jika mata uang tetap bergerak dalam kisaran (range-bound: tidak menembus naik atau turun secara tegas). Pendekatan ini memanfaatkan tema perbedaan kebijakan bank sentral tanpa terlalu terpapar pada gejolak harga energi yang kini mereda.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.