Quality And Balance Sheet Filters
Disyaratkan margin operasi (operating margin: laba dari operasi dibanding penjualan) di atas 20, pengembalian atas modal yang ditanam (return on invested capital/ROIC: seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari modal) di atas 10, dan pengembalian atas ekuitas biasa (return on common equity/ROE: laba dibanding modal pemegang saham biasa) di atas 15. Juga ditetapkan imbal hasil arus kas bebas (free cash flow yield: arus kas bebas dibanding nilai perusahaan/saham) di atas 2% (AS) dan di atas 4% (non-AS), serta utang bersih terhadap EBITDA (net debt to EBITDA: ukuran beban utang dibanding laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, amortisasi) di bawah 2. Pemeriksaan valuasi (valuasi: harga dibanding kinerja) adalah P/E 12 bulan ke depan (forward P/E: harga dibanding perkiraan laba) di bawah 25 dan PEG 12 bulan ke depan (forward PEG: P/E dibanding pertumbuhan laba; makin rendah biasanya makin “murah” relatif pertumbuhan) di bawah 1,5. Penyaringan AS menyempit menjadi 8 nama: Nvidia, Microsoft, Meta Platforms, Micron Technology, AppLovin, Newmont, Adobe, dan Autodesk. Penyaringan non-AS menyempit menjadi 10 nama: Novo Nordisk, Zijin Mining Group, Barrick Mining, Pop Mart International, Experian, Kinross Gold, Pan American Silver, Evolution Mining, Genmab, dan Endeavour Mining. Hasilnya adalah daftar pendek untuk riset lanjutan, bukan alat untuk mengambil keputusan. Penurunan pasar terbaru sebesar 15% dari puncak Januari telah mendorong CBOE Volatility Index (VIX) (indeks volatilitas: ukuran “ketakutan” pasar yang dihitung dari harga opsi) di atas 28, sehingga suasana beberapa minggu ke depan menjadi tegang. Dalam kondisi seperti ini, kita tidak boleh menganggap semua saham yang turun itu sama. Aksi jual ini bisa menjadi peluang jika kita bisa membedakan bisnis kuat yang harganya sementara turun dari bisnis yang dasarnya memang lebih lemah.Using Volatility To Express Views
Perusahaan seperti Nvidia dan Microsoft melihat volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan gejolak harga ke depan yang tercermin dari harga opsi) naik seiring pasar, yang membuat menjual premi opsi (options premium: harga/biaya opsi) lebih menarik. Kita melihat bagaimana perusahaan-perusahaan ini menjaga margin operasi kuat di atas 20% sepanjang fase konsolidasi 2025 (konsolidasi: harga bergerak relatif datar setelah tren besar), sehingga meningkatkan keyakinan saat ini. Menjual put yang dijamin tunai (cash-secured puts: menjual opsi put sambil menyiapkan uang untuk membeli saham jika terkena eksekusi) pada saham-saham ini bisa menjadi cara untuk mengumpulkan premi yang besar atau mendapatkan aset berkualitas dengan diskon lebih jauh jika pasar turun lagi. Kuncinya adalah fokus pada kekuatan relatif (relative strength: kinerja dibanding saham lain/indeks), bukan mencoba menebak titik terendah pasar. Data dari penurunan besar terakhir pada 2022 menunjukkan bahwa perusahaan dengan pengembalian modal tinggi dan utang rendah turun jauh lebih kecil daripada indeks Nasdaq 100 (indeks: kumpulan saham sebagai patokan). Ini mendukung penggunaan opsi untuk bertaruh bahwa saham-saham berkualitas ini akan mengungguli perusahaan yang lebih lemah atau indeksnya. Daftar non-AS menyoroti jenis kualitas yang berbeda, dengan nama seperti Novo Nordisk dan Barrick Gold. Dengan data inflasi Februari 2026 (inflasi: kenaikan harga-harga) yang lebih tinggi dari perkiraan di 3,8%, muncul lagi alasan untuk memiliki bisnis yang punya daya menaikkan harga (pricing power: kemampuan menaikkan harga tanpa banyak kehilangan pelanggan) atau yang terkait aset riil (hard assets: aset fisik seperti komoditas). Opsi call pada penambang emas (call option: hak membeli pada harga tertentu) bisa menjadi lindung nilai (hedge: perlindungan) yang efektif jika kekhawatiran inflasi terus mendorong aksi jual. Kita harus sangat memperhatikan filter neraca (balance sheet: laporan aset, kewajiban, dan modal), dengan menjaga utang bersih terhadap EBITDA di bawah 2. Pengetatan kredit terbaru dari bank sentral (credit tightening: pinjaman lebih sulit/mahal) berarti perusahaan dengan utang sangat tinggi berisiko jauh lebih besar mengalami tekanan pendanaan. Ini membuat mereka kurang cocok untuk posisi beli jangka panjang (long positions: untung jika harga naik) dan bisa menjadi target menarik untuk strategi opsi yang bersifat turun (bearish option strategies: strategi yang untung jika harga turun). Bahkan untuk saham berkualitas, disiplin valuasi sangat penting, itulah sebabnya filter forward P/E penting. Menjual put pada saham berkualitas menjadi lebih rendah risikonya jika valuasinya sudah turun jauh dari puncaknya. Kita tidak mencari saham yang paling “babak belur”, melainkan bisnis terkuat yang sekarang diperdagangkan pada harga yang lebih masuk akal.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.