Selama perdagangan Asia, Indeks Dolar naik ke 100,25, didukung oleh NFP yang kuat dan risiko geopolitik

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di dekat 100,25 pada sesi Asia hari Senin. Indeks ini naik setelah data pekerjaan AS yang lebih kuat dan adanya ketidakpastian di Timur Tengah. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS (US Bureau of Labor Statistics, lembaga pemerintah yang mencatat data pekerjaan) pada Jumat menunjukkan ekonomi menambah 178.000 pekerjaan pada bulan Maret. Data Februari direvisi menjadi penurunan 133.000 pekerjaan dari sebelumnya -92.000, sementara perkiraan sebelumnya mengarah pada kenaikan 60.000.

    Pembaruan Pasar Tenaga Kerja

    Tingkat Pengangguran turun ke 4,3%. Penurunan ini terutama terkait dengan turunnya jumlah angkatan kerja (orang yang bekerja atau aktif mencari kerja) secara tajam. Setelah laporan tersebut, kontrak berjangka (futures, yaitu perkiraan harga untuk transaksi di masa depan) menunjukkan hampir tidak ada peluang perubahan kebijakan pada rapat Federal Open Market Committee/FOMC (komite bank sentral AS yang menetapkan kebijakan suku bunga) tanggal 28–29 April. Alat CME FedWatch (alat yang memperkirakan peluang perubahan suku bunga berdasarkan harga pasar) menunjukkan probabilitas 77,5% bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan menahan kebijakan (tidak mengubah suku bunga) hingga akhir tahun. Ketegangan AS–Iran juga mendukung dolar. Presiden Donald Trump menetapkan batas waktu hari Selasa bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memperingatkan akan ada serangan ke pembangkit listrik dan jembatan jika tidak dipatuhi. Kementerian luar negeri Iran mengatakan akan merespons serangan terhadap infrastrukturnya. Iran juga mengatakan akan menargetkan infrastruktur serupa milik AS atau yang terkait dengan AS.

    Level Kunci Dan Fokus Pasar

    Pasar menunggu data ISM Services PMI AS bulan Maret pada hari Senin. ISM Services PMI (indeks survei aktivitas sektor jasa; angka di atas 50 berarti sektor berkembang) yang lebih lemah bisa menekan DXY dalam waktu dekat. Karena Indeks Dolar AS bertahan di atas level 100,00, kekuatannya didukung oleh pasar tenaga kerja yang kuat dan meningkatnya ketidakpastian global. Situasi ini menunjukkan peluang dolar tetap menguat dalam waktu dekat. Kondisi ini membuka peluang bagi trader (pelaku jual-beli di pasar) untuk mengambil posisi yang mendukung penguatan dolar terhadap mata uang utama lain. Namun, kita tetap perlu memantau data yang akan masuk, terutama ISM Services PMI. Data terakhir menunjukkan pelemahan kecil ke 51,4, di bawah perkiraan, dan memberi sinyal pertumbuhan sektor jasa mulai melambat. Jika laporan terbaru ternyata sangat lemah, hal ini bisa menjadi hambatan jangka pendek dan menantang kenaikan dolar. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code