Selama perdagangan sesi Asia, NZD/USD naik mendekati 0,6000 seiring investor menantikan petunjuk yang lebih jelas mengenai prospek kebijakan The Fed.

    by VT Markets
    /
    Feb 27, 2026
    NZD/USD naik 0,16% ke sekitar 0,5990 pada sesi Asia hari Jumat, mendekati 0,6000. Pergerakan ini terjadi saat Dolar AS sedikit menguat dan pasar menunggu sinyal baru soal suku bunga AS. Indeks Dolar AS (DXY)—ukuran kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama—sedikit lebih rendah di sekitar 97,75 saat laporan dibuat. Data CME FedWatch—alat yang membaca perkiraan pasar atas keputusan suku bunga The Fed dari harga kontrak berjangka—menunjukkan trader memperkirakan Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) akan mempertahankan suku bunga pada Maret dan April. Perkiraan ini muncul karena inflasi bertahan di atas target The Fed sebesar 2% dalam waktu lama. Presiden Fed Chicago, Austan Goolsbee, mengatakan suku bunga bisa dipangkas beberapa kali tahun ini jika inflasi kembali ke 2%, dan ia menambahkan tidak ingin pemangkasan dilakukan lebih cepat tanpa bukti yang jelas, menurut Reuters. Dolar Selandia Baru secara umum stabil karena pasar meragukan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ/bank sentral Selandia Baru) akan segera menaikkan suku bunga. Gubernur RBNZ Anna Breman mengatakan minggu lalu ekonomi bisa terus tumbuh tanpa memicu tekanan inflasi. The Fed menargetkan kestabilan harga dan lapangan kerja penuh, terutama dengan mengubah suku bunga di sekitar sasaran inflasi 2%. The Fed mengadakan delapan rapat kebijakan per tahun, dan juga bisa memakai pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE: pembelian aset besar-besaran untuk menambah uang beredar, biasanya melemahkan Dolar AS) atau pengetatan kuantitatif (quantitative tightening/QT: mengurangi pembelian/mengurangi neraca aset sehingga uang beredar berkurang, biasanya mendukung Dolar AS). Kami melihat The Fed memberi sinyal jeda untuk rapat Maret dan April, dan ini sudah banyak “dihitung” pasar (priced in: ekspektasi sudah tercermin pada harga). Keraguan ini didukung data terbaru: Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI: ukuran perubahan harga barang dan jasa yang dibayar konsumen) menunjukkan inflasi masih tinggi di 2,9% dan ekonomi menambah 295.000 pekerjaan bulan lalu. Ini mengisyaratkan Dolar AS kemungkinan bergerak dalam kisaran sempit dalam waktu dekat, sambil menunggu bukti yang jelas bahwa inflasi benar-benar turun sebelum pasar berharap pemangkasan suku bunga. Di sisi lain, Dolar Selandia Baru juga tidak banyak terbantu oleh bank sentralnya. RBNZ tampak nyaman dengan kebijakan saat ini, sehingga harapan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat—yang biasanya menguatkan mata uang—menurun. Keselarasan kebijakan kedua bank sentral ini memperkuat gagasan NZD/USD cenderung bergerak terbatas, karena tidak ada pemicu kuat agar salah satu mata uang mengungguli yang lain. Dalam situasi ini, “menjual volatilitas” (selling volatility: strategi mencari untung saat harga diperkirakan bergerak tenang, biasanya lewat opsi) terlihat masuk akal untuk beberapa minggu ke depan. Volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan besarnya pergerakan harga ke depan yang tercermin dari harga opsi) satu bulan untuk NZD/USD berada di sekitar 8,5%, tergolong rendah, yang berarti trader tidak bersiap untuk lonjakan besar. Karena itu, strategi opsi seperti short strangle (menjual opsi beli dan opsi jual di luar kisaran harga untuk untung jika harga tetap di tengah) atau iron condor (variasi strategi opsi yang menargetkan harga tetap dalam kisaran tertentu dengan risiko lebih terukur) bisa efektif, dirancang agar untung jika pasangan ini tetap di antara level kunci seperti 0,5850 dan 0,6150.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code