Selama sesi Eropa, EUR/USD turun mendekati 1,1585 karena Dolar AS menguat akibat penghindaran risiko.

    by VT Markets
    /
    Mar 3, 2026
    EUR/USD turun 0,85% ke sekitar 1,1585 pada sesi Eropa hari Selasa dan berada dekat level terendah tiga bulan di 1,1575. Pasangan ini turun karena Dolar AS menguat saat pasar berubah menjadi *risk-off* (pelaku pasar menghindari aset berisiko) terkait konflik yang makin memanas yang melibatkan AS, Iran, dan Israel. Permintaan *safe-haven* (aset “tempat aman” saat kondisi tidak pasti) mendukung Dolar, dengan Indeks Dolar AS (DXY—ukuran kekuatan Dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) naik 0,8% ke sekitar 99,40, tertinggi dalam lebih dari sebulan. Kontrak berjangka S&P 500 (futures—kontrak untuk membeli/menjual di harga tertentu di masa depan) turun hampir 1,5%, menandakan melemahnya minat pada aset berisiko.

    Risk Off Market Drives Dollar Demand

    Laporan menyebut Teheran meluncurkan serangan drone ke Kedutaan Besar AS di Riyadh sebagai respons atas operasi gabungan AS–Israel yang menewaskan beberapa pemimpin senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Peralihan ke *risk-off* juga menekan euro. Ekspektasi suku bunga AS juga membantu Dolar, karena peluang The Fed (bank sentral AS) menahan suku bunga pada Juni naik ke 53,5% dari 42,7% pada Jumat, menurut CME FedWatch (alat yang membaca peluang keputusan suku bunga dari harga pasar). Ini terjadi setelah laporan ISM Februari AS (survei aktivitas sektor manufaktur) menunjukkan *Manufacturing Prices Paid* (komponen biaya/harga input yang dibayar pabrik) naik ke 70,5 dibanding 59,5 yang diperkirakan dan 59,0 sebelumnya. Data inflasi Zona Euro lebih kuat dari perkiraan, dengan HICP utama (ukuran inflasi konsumen versi Uni Eropa) menjadi 1,9% YoY (dibanding tahun lalu) versus 1,7% sebelumnya. HICP inti (inflasi tanpa komponen yang sering bergejolak seperti energi dan makanan) naik ke 2,4% dari 2,2%.

    Strategy Implications For Eur Usd Traders

    Arus “lari ke aset aman” menjadikan Dolar AS pilihan utama. Ini mirip reli kuat dolar sepanjang 2022, ketika DXY naik hampir 15% karena ketegangan geopolitik dan kebijakan The Fed yang agresif mendominasi pasar. Kita bisa bersiap jika tren ini berlanjut, karena permintaan aset aman saat ini lebih kuat dibanding faktor lain. Untuk pasangan EUR/USD, tekanan turun kemungkinan berlanjut meski inflasi Zona Euro lebih kuat. Perang adalah pendorong yang lebih cepat dan lebih kuat. Kita bisa melihat kembali 2022 ketika pasangan ini turun menembus paritas (1,00) untuk pertama kalinya dalam dua dekade di bawah tekanan serupa. Pertimbangkan membeli *put options* (opsi jual—hak untuk menjual di harga tertentu sebelum tanggal tertentu) untuk melindungi diri, atau mencari untung, jika harga menguji level yang lebih rendah. Perubahan ekspektasi terhadap Federal Reserve juga menjadi “angin pendorong” bagi dolar. Beberapa tahun lalu, pada 2023, data inflasi yang sulit turun memaksa The Fed menaikkan suku bunga secara agresif ketika pasar berharap jeda. Dengan data harga manufaktur terbaru yang tinggi, peluang pemotongan suku bunga mengecil, sehingga daya tarik dolar menguat. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code