Pound Sterling melemah tipis terhadap mata uang utama, diperdagangkan di kisaran 1,3590 melawan Dolar AS pada sesi Eropa Jumat. Meski begitu, Sterling tetap relatif kuat karena pasar memperkirakan Bank of England (BoE) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya.
Pandangan ini muncul setelah komentar Gubernur BoE Andrew Bailey usai keputusan kebijakan pada Kamis. Ia menyinggung perlunya menaikkan suku bunga sebelum inflasi akibat kenaikan harga energi memicu *second-round effects* (dampak putaran kedua, yaitu kenaikan harga yang awalnya dari energi lalu menyebar ke harga barang dan jasa lain melalui kenaikan biaya dan upah).
Sinyal BoE dan Reaksi Pasar
GBP/USD diperdagangkan dekat level tertinggi lebih dari dua bulan di sekitar 1,3610 pada sesi Eropa Jumat. Pasangan ini bertahan kuat setelah pengumuman kebijakan BoE pada Kamis.
BoE mempertahankan suku bunga acuannya di 3,75% dengan hasil voting 8-1, sesuai ekspektasi. BoE juga mengulang bahwa suku bunga mungkin perlu naik bila kenaikan harga energi menular dan memicu dampak putaran kedua pada inflasi.