Poin-poin penting Pergerakan G10 dan Sinyal Inflasi
GBP/USD diperdagangkan dekat 1,3550, mencapai level tertinggi satu minggu setelah fase pergerakan terbatas. Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan pemotongan suku bunga pada Maret mungkin terjadi dan mencatat inflasi sektor jasa masih tinggi. USD/JPY diperdagangkan di sekitar 156,40, dekat level tertinggi hampir tiga minggu, di tengah ketidakpastian arah suku bunga Bank of Japan. Emas diperdagangkan di $5,205, naik 0,75% hari itu, setelah sempat turun di awal pekan. Data mendatang termasuk CPI Tokyo Februari (inflasi di Tokyo, sering jadi petunjuk awal inflasi Jepang) dan klaim awal tunjangan pengangguran AS pada Kamis (jumlah orang yang baru mengajukan tunjangan, indikator kondisi pasar tenaga kerja). Pada Jumat, rilis mencakup PDB Swiss kuartal 4 (GDP/PDB: nilai total produksi ekonomi), estimasi cepat CPI Jerman Februari dan HICP (Harmonised Index of Consumer Prices, ukuran inflasi standar Uni Eropa), PDB Kanada kuartal 4, dan Indeks Harga Produsen AS (PPI, ukuran kenaikan harga di tingkat produsen yang bisa memengaruhi inflasi konsumen). Bank sentral menambah 1.136 ton emas senilai sekitar $70 miliar pada 2022, pembelian tahunan tertinggi yang pernah tercatat. Kenaikan inflasi Australia yang besar menunjukkan RBA (Reserve Bank of Australia, bank sentral Australia) bisa terdorong bertindak lebih tegas dari perkiraan. CPI 3,8% ini adalah bulan ketiga berturut-turut di atas kisaran target RBA, pola yang juga terlihat pada 2023 sebelum rangkaian kenaikan suku bunga. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi call Dolar Australia (opsi untuk membeli di harga tertentu; biasanya untung jika harga naik), terutama terhadap mata uang dengan bank sentral yang “dovish” (cenderung menahan suku bunga tetap rendah), seperti Yen Jepang. Pelemahan Dolar AS tampaknya berlanjut, didorong ketidakpastian kebijakan dagang Amerika. Pasar bereaksi pada meningkatnya kembali gesekan dagang, dan data terbaru dari Census Bureau menunjukkan ekspor AS turun 5% pada Januari 2026, menambah kekhawatiran. Ada peluang membeli opsi put pada Indeks Dolar AS (DXY) (opsi untuk menjual di harga tertentu; biasanya untung jika harga turun) menjelang laporan PPI.Strategi Opsi yang Perlu Dipantau
Yen Jepang menunjukkan pelemahan besar karena sikap Bank of Japan yang ragu menaikkan suku bunga. Perbedaan kebijakan ini makin lebar—kondisi yang jarang terlihat setajam ini sejak 2022–2024 saat bank sentral lain agresif menaikkan suku bunga. Strategi yang bisa dipertimbangkan adalah membeli opsi call AUD/JPY, yang berpotensi diuntungkan oleh perkiraan kenaikan suku bunga Australia dan kebijakan uang longgar Jepang (kebijakan yang menjaga suku bunga rendah dan likuiditas tinggi). Kenaikan emas hingga di atas $5.200 didukung kombinasi risiko geopolitik dan melemahnya Dolar AS. Pergerakan ini ditopang permintaan institusi yang kuat; pembelian emas oleh bank sentral—yang mencetak rekor pada 2022—dilaporkan meningkat pada akhir 2025 dengan negara berkembang besar memimpin pembelian. Kami menilai membeli opsi call emas atau memakai call spread (strategi memakai dua opsi call untuk menekan biaya, dengan potensi untung yang dibatasi) tetap layak untuk lindung nilai (hedging: mengurangi risiko) terhadap ketidakpastian yang berlanjut.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.