Setelah data PDB Q3 awal Jepang, EUR/JPY turun ke sekitar 179,40 setelah mencapai puncak baru-baru ini.

    by VT Markets
    /
    Nov 17, 2025
    Pasangan EUR/JPY mengalami penurunan karena Yen Jepang menguat setelah rilis awal angka PDB Q3 Jepang. PDB Jepang menunjukkan penurunan kuartalan sebesar 0,4%, lebih baik dari perkiraan penurunan sebesar 0,6%, dan Euro mungkin mendapatkan dukungan di tengah sentimen hati-hati terhadap kebijakan masa depan ECB. Penurunan EUR/JPY berlanjut setelah jatuh dari titik tertinggi sepanjang masa 179,97, diperdagangkan sekitar 179,40 selama jam perdagangan Asia. Mata uang ini tetap lemah karena Yen Jepang tetap kuat, didorong oleh angka PDB yang kurang negatif dari yang diperkirakan.

    PDB Jepang dan Dampaknya

    PDB Jepang menyusut 0,4% di Q3 dibandingkan dengan pertumbuhan 0,6% pada kuartal sebelumnya, tetapi lebih baik dari ekspektasi penurunan sebesar 0,6%. Secara tahunan, perekonomian Jepang menyusut 1,8%, melebihi ekspektasi penurunan 2,5%, setelah revisi kenaikan 2,3% pada kuartal sebelumnya. Perdana Menteri Sanae Takaichi menekankan perlunya suku bunga rendah, sementara Gubernur BoJ Kazuo Ueda menyoroti meningkatnya pendapatan rumah tangga dan pasar tenaga kerja yang ketat. Meski demikian, ECB mungkin akan mempertahankan suku bunga karena Euro dapat diuntungkan dari stabilitas ekonominya. Olli Rehn dari ECB mencatat pentingnya mengenali risiko inflasi, meskipun ada pertumbuhan stabil di tengah gangguan perdagangan. Ia menekankan pentingnya menjaga cadangan bank yang kuat dan sikap kebijakan yang waspada. Dengan EUR/JPY yang mundur dari puncak multi-dekade dekat 180,00, kita harus berhati-hati. Penurunan ini terjadi setelah PDB Q3 Jepang menyusut lebih sedikit dari yang diperkirakan, menunjukkan ketahanan ekonomi.

    Kebijakan Moneter dan Implikasi Pasar

    Tensi utama untuk Yen adalah panduan resmi yang bertentangan. Komentar Gubernur Ueda tentang kemungkinan kenaikan suku bunga jangka pendek didukung oleh data terbaru yang menunjukkan inflasi inti Jepang tetap di 2,1%, sedikit di atas target 2%. Namun, Perdana Menteri mendorong agar suku bunga tetap rendah, menciptakan ketidakpastian kebijakan yang signifikan. Ketidakpastian ini menunjukkan bahwa volatilitas yang diharapkan dapat meningkat dalam minggu-minggu mendatang. Trader opsi harus memperhatikan harga pasar untuk rapat BoJ bulan Desember, yang saat ini menunjukkan kemungkinan hampir 40% terjadinya kenaikan suku bunga. Langkah semacam ini akan menjadi kejutan besar bagi pasar. Di sisi Euro, situasinya tampak lebih stabil, dengan ECB diharapkan mempertahankan suku bunga kunci di 3,75%. Inflasi zona Euro stabil di 2,3%, dan perekonomian dapat mengatasi meskipun ada hambatan perdagangan. Ini memberikan dasar yang solid untuk Euro, tetapi menawarkan sedikit pemicu untuk reli besar dari level ini. Kesenjangan suku bunga yang besar antara Eropa dan Jepang telah menjadi pendorong utama rally panjang pasangan ini. Kita perlu ingat betapa cepatnya perdagangan carry seperti itu dapat berbalik, seperti yang kita lihat selama pembalikan tajam pasar tahun 2008. Langkah mengejutkan dari BoJ dapat memicu penurunan cepat serupa pada EUR/JPY.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code