Setelah gencatan senjata dua pekan AS–Iran, Deutsche Bank menyebut kontrak berjangka S&P 500 melonjak, hampir kembali ke level sebelum serangan

    by VT Markets
    /
    Apr 9, 2026

    Analis Deutsche Bank melaporkan bahwa kontrak berjangka (futures, yaitu kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu di masa depan) S&P 500 memantul setelah pengumuman gencatan senjata AS–Iran selama dua minggu yang meredakan kekhawatiran perang. Futures kini kurang dari 2% di bawah level sebelum serangan dan jauh di atas titik terendah akhir Maret.

    Futures S&P 500 naik 2,48%, sehingga posisinya kurang dari 2% di bawah level 27 Februari dan 6,8% di atas penutupan terendah 30 Maret. Futures NASDAQ (indeks saham teknologi di AS) naik 3,15%.

    Rebound Pasar Setelah Gencatan Senjata

    Futures Euro STOXX 50 (indeks saham unggulan kawasan euro) naik 5,42% setelah sesi sebelumnya melemah. Kenaikan ini terjadi setelah pasar sebelumnya berhati-hati karena berita memburuk dan laporan peningkatan serangan oleh AS, Israel, dan Iran.

    Pasar AS berbalik menguat di akhir sesi sebelumnya setelah laporan bahwa AS dan Iran mempertimbangkan usulan gencatan senjata dari Pakistan. Artikel ini dibuat menggunakan alat AI dan ditinjau oleh editor.

    Kami mencatat bagaimana futures S&P 500 melonjak setelah pengumuman gencatan senjata pada 2025, menunjukkan betapa cepat pasar memasukkan (mem-price in, yaitu menyesuaikan harga berdasarkan informasi baru) meredanya risiko geopolitik. Reli itu membuat futures naik lebih dari 6% dari titik terendah. Ini menegaskan pentingnya kesiapan menghadapi pembalikan arah mendadak.

    Di tengah tensi geopolitik di tempat lain, penurunan volatilitas (volatility, yaitu ukuran seberapa besar harga naik-turun) yang terlihat tahun lalu menjadi data penting. Indeks Volatilitas CBOE (VIX, sering disebut “indeks ketakutan” karena mengukur ekspektasi gejolak pasar saham AS) kini berada di sekitar 14, jauh lebih rendah dibanding lonjakan di atas 30 saat puncak krisis AS-Iran pada Maret 2025. Ini berarti membeli opsi put pelindung (protective put, yaitu kontrak yang memberi hak menjual untuk membatasi kerugian) pada indeks seperti SPX (kode untuk indeks S&P 500) relatif murah sebagai “asuransi” saat pasar terlalu percaya diri.

    Opsi Volatilitas dan Penempatan Posisi

    Situasi 2025 juga memberi pelajaran bagi trader energi: harga minyak kemungkinan turun tajam setelah berita gencatan senjata, setelah sebelumnya naik karena ketakutan perang. Saat ini, dengan minyak WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) di sekitar US$85 per barel, penggunaan opsi pada ETF energi (Exchange-Traded Fund, yaitu reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) memberi cara berspekulasi pada pergerakan harga dengan risiko lebih terukur (defined-risk, kerugian maksimum biasanya terbatas pada premi) dibanding memegang futures secara langsung. Strategi ini membantu melindungi modal saat ketegangan mereda cepat tahun lalu.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code