Kekuatan Dolar Kembali
Dolar menguat dalam beberapa minggu terakhir karena permintaan aset aman (instrumen yang biasanya dicari saat risiko global tinggi) di tengah konflik Timur Tengah dan harga energi yang lebih tinggi. Harga minyak yang lebih tinggi juga menurunkan perkiraan pemangkasan suku bunga Federal Reserve (bank sentral AS) tahun ini. Di India, arus keluar dana asing menekan Rupee. Pada Maret, Investor Institusional Asing (investor besar dari luar negeri) menjadi penjual bersih setiap hari perdagangan dan menjual kepemilikan senilai Rs. 97.195,12 crore. Data kilat PMI Komposit India (indikator cepat dari survei aktivitas bisnis) untuk Maret turun ke 56,5 dari 58,9 pada Februari, menunjukkan aktivitas yang melambat di manufaktur dan jasa. Koreksi berikutnya menegaskan angkanya 56,5, bukan 56,9. Secara teknikal, USD/INR bertahan di atas EMA 20 hari (rata-rata bergerak yang memberi bobot lebih pada harga terbaru) di dekat 92,70, dengan RSI di atas 70 (indikator momentum; di atas 70 sering dianggap pasar sudah terlalu tinggi/overbought). Level support (area harga yang sering menahan penurunan) disebut di 92,70, 92,00, dan 91,40, dengan resistance (area yang sering menahan kenaikan) di 94,50 dan 95,20.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.