Setelah kenaikan dua hari, Indeks Dolar AS melemah mendekati 100,10, tetap bertahan di atas 100,00, EMA sembilan hari

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    Indeks Dolar AS (DXY) sedikit melemah setelah dua hari menguat, diperdagangkan di dekat 100,10 pada jam perdagangan Asia hari Senin. Indeks ini mengukur kekuatan Dolar AS terhadap enam mata uang utama. Pada grafik harian, DXY bergerak dalam pola kanal naik (harga cenderung naik di antara dua garis batas yang juga menanjak). DXY tetap berada di atas Rata-rata Pergerakan Eksponensial (Exponential Moving Average/EMA, yaitu rata-rata harga yang memberi bobot lebih besar pada data terbaru agar lebih cepat merespons perubahan) 9 hari dan 50 hari, dan keduanya sama-sama mengarah naik.

    Posisi Teknis Dan Tren

    Penurunan terbaru dari puncak minggu lalu masih terbatas. Rata-rata jangka pendek masih berada di atas garis jangka menengah. Indeks Kekuatan Relatif (Relative Strength Index/RSI, indikator momentun untuk menilai kuat-lemahnya kenaikan/penurunan harga) 14 hari berada di sekitar 58. Ini masih tergolong positif dan belum masuk kondisi jenuh beli (overbought, yaitu saat harga dianggap sudah naik terlalu cepat dan berisiko terkoreksi). Di sisi atas, DXY bisa menguji level tertinggi 10 bulan di 100,64 yang tercatat pada 31 Maret. Pergerakan lanjutan dapat mengarah ke area kanal atas dekat 102,40. Support (level dukungan, area harga yang sering menahan penurunan) berada di EMA 9 hari dekat 99,95, lalu batas bawah kanal sekitar 99,70. Jika harga turun menembus kanal, DXY dapat menguji EMA 50 hari di 99,02.

    Latar Makro Dan Strategi Yang Berubah

    Analisis teknikal ini dibuat dengan bantuan alat AI (kecerdasan buatan). Melihat kembali periode yang sama pada 2025, ada pengaturan teknikal yang cenderung naik (bullish, artinya peluang naik lebih besar) untuk Indeks Dolar AS saat bergerak di sekitar 100,10. Pola kanal naik dan rata-rata pergerakan yang positif menunjukkan minat beli yang bertahan. Analisis itu mengarah pada potensi kenaikan ke 102,40. Saat ini situasinya berubah, dengan DXY diperdagangkan sekitar 104,20 setelah kenaikan panjang. Namun, data terbaru menunjukkan kemungkinan titik balik karena laporan pekerjaan Maret 2026 memperlihatkan pertumbuhan yang lebih lemah dari perkiraan, yaitu 175.000 pekerjaan. Selain itu, data inflasi terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja (Bureau of Labor Statistics, lembaga pemerintah AS yang merilis data tenaga kerja dan inflasi) menunjukkan Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI, ukuran perubahan harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga) melambat ke 2,8% dibanding setahun sebelumnya, sehingga tekanan pada Federal Reserve (bank sentral AS) berkurang. Perubahan data ekonomi ini membuat pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga lebih besar pada paruh akhir tahun ini. Ini terlihat pada CME FedWatch Tool (alat yang menampilkan perkiraan pasar tentang arah suku bunga The Fed berdasarkan harga kontrak berjangka), yang kini menunjukkan ekspektasi setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga sebelum akhir tahun. Ini perubahan besar dari sikap hawkish (lebih mendukung suku bunga tinggi untuk menekan inflasi) yang mendorong dolar sepanjang sebagian besar tahun lalu. Dengan perubahan fundamental ini, strategi dapat diarahkan untuk melindungi nilai (hedge, mengurangi risiko kerugian) atau mencari untung dari potensi penurunan dolar. Membeli opsi jual (put options, kontrak yang memberi hak menjual pada harga tertentu) pada DXY atau ETF berbasis dolar seperti UUP (Exchange-Traded Fund/ETF, produk yang diperdagangkan seperti saham dan mengikuti suatu indeks/aset) memberi risiko yang sudah dibatasi untuk memosisikan diri pada potensi penurunan. Naiknya ketidakpastian pasar mendorong volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan pasar atas besarnya pergerakan harga ke depan yang tercermin pada harga opsi) sedikit lebih tinggi, sehingga harga opsi lebih peka. Bagi yang lebih netral, menjual call credit spread out-of-the-money (strategi opsi: menjual dan membeli opsi call pada strike berbeda; out-of-the-money berarti harga strike berada di atas harga pasar saat ini) pada futures DXY (kontrak berjangka, perjanjian membeli/menjual di masa depan pada harga tertentu) bisa menjadi strategi untuk mengumpulkan premi (premium, harga yang diterima/dibayar untuk opsi). Strategi ini diuntungkan jika dolar bergerak mendatar atau turun dalam beberapa pekan ke depan. Kini level 103,50 perlu dipantau sebagai support utama; jika tembus, itu dapat mengonfirmasi perubahan tren naik jangka panjang yang mulai terlihat pada 2025.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code