Dampak Federal Reserve terhadap Sentimen
Ekspektasi terhadap Federal Reserve yang bersikap dovish mendukung sentimen positif, tetapi pengambilan keuntungan baru-baru ini mengikuti optimisme atas pembukaan kembali pemerintah. Kembalinya rilis data ekonomi penting dapat mendorong pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut jika tanda-tanda perlambatan ekonomi AS terlihat. Sementara itu, faktor geopolitik dan data pekerjaan AS yang lemah telah mempengaruhi Dolar AS, mendukung harga Emas. Indeks Dolar AS mendekati level terendah dalam dua minggu, dengan penurunan terjadi untuk hari kelima berturut-turut. Kesepakatan sementara tentang pendanaan pemerintah AS memperpanjang operasi hingga 30 Januari, meninggalkan prospek penutupan lainnya. Data ADP menunjukkan penurunan dalam pekerjaan sektor swasta AS, menambah tekanan pada USD dan berkontribusi terhadap potensi pelonggaran Fed lebih lanjut. Setelah penutupan pemerintah berakhir, investor juga mempertimbangkan sinyal perdagangan campuran dari China dan diskusi perdagangan dengan India dan Swiss. Emas, yang dikenal karena daya tarik sebagai aset aman, terus menarik minat di tengah ketidakpastian ekonomi. Bank sentral telah secara substansial meningkatkan cadangan Emas, dengan pembelian tinggi tercatat pada tahun 2022. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, Emas diuntungkan dari suku bunga rendah dan memiliki korelasi terbalik yang signifikan dengan Dolar AS dan obligasi Treasury. Sebagai emas menarik diri dari level resistensi $4,150, kita melihat kasus klasik pengambilan keuntungan jangka pendek. Kesepakatan sementara untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS telah menenangkan ketegangan untuk sementara, tetapi trader derivatif harus melihat penurunan ini sebagai peluang potensial, bukan sebagai pembalikan tren. Faktor-faktor mendasar yang mendorong emas naik, yaitu ekspektasi Fed dovish dan risiko geopolitik, belum hilang.Strategi Perdagangan dan Posisi Pasar
Bagi trader opsi, penarikan ini menuju level dukungan $4,100 adalah momen krusial. Dengan Indeks Kekuatan Relatif (RSI) mendingin dari wilayah jenuh beli, menjual opsi put yang dijamin kas atau spread put bull dengan strike di bawah zona dukungan utama $4,050 bisa menjadi cara untuk mendapatkan eksposur bullish dengan harga yang lebih baik. Strategi ini diuntungkan dari baik potensi rebound harga maupun volatilitas implisit yang meningkat akibat ketidakpastian fiskal yang berlangsung. Kelemahan Dolar AS memberikan angin segar lain bagi emas. Indeks Dolar kesulitan menemukan pijakan di sekitar 99.30, dan dengan data ADP terbaru menunjukkan kehilangan pekerjaan di sektor swasta, pasar memperkirakan tindakan Federal Reserve yang lebih agresif. Sebenarnya, Alat CME FedWatch kini menunjukkan probabilitas lebih dari 85% untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC bulan Desember, yang akan semakin menekan dolar dan mendukung emas. Melihat posisi pasar, kita melihat penumpukan yang signifikan dalam opsi call dengan harga strike $4,200, menandakan bahwa banyak trader memposisikan diri untuk menembus resistensi saat ini. Namun, VIX, meskipun turun dari puncak terbarunya, masih berada di dekat 19, yang menunjukkan bahwa trader tetap berhati-hati terkait stabilitas pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, trader yang lebih bearish dalam jangka pendek mungkin mempertimbangkan untuk menjual spread call di atas resistensi $4,150 untuk mengumpulkan premi sambil pasar berkonsolidasi. Pasar fisik juga mengonfirmasi sentimen bullish, karena ETF emas besar telah melaporkan aliran bersih lebih dari 15 ton hanya dalam dua minggu terakhir. Ini menunjukkan bahwa investor jangka panjang menggunakan level harga ini untuk menambah kepemilikannya, menganggap setiap penurunan sebagai kesempatan untuk membeli. Permintaan fisik yang mendasari ini memberikan dukungan kuat yang tidak boleh diabaikan oleh trader derivatif.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.