Setelah NFP AS yang lebih kuat, AUD/USD melemah, dengan perdagangan lesu di tengah kondisi likuiditas tipis selama libur panjang

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    AUD/USD melepas kenaikan sebelumnya pada Jumat setelah data Nonfarm Payrolls (NFP, laporan jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian) AS yang lebih kuat mendukung Dolar AS, sementara perdagangan tetap sepi karena likuiditas (kemudahan jual-beli di pasar) tipis saat hari libur Good Friday. Pasangan ini berada dekat 0,6900 setelah sempat mencapai 0,6916, dan US Dollar Index (indeks yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap beberapa mata uang utama) bertahan di atas 100. Data dari US Bureau of Labor Statistics (BLS, badan statistik tenaga kerja AS) menunjukkan 178 ribu pekerjaan bertambah pada Maret dibanding perkiraan 60 ribu. Data Februari direvisi menjadi minus 133 ribu dari laporan sebelumnya minus 92 ribu, dan tingkat pengangguran turun tipis ke 4,3% dari 4,4%.

    Data Tenaga Kerja dan Tren Upah

    Pertumbuhan upah melambat pada Maret, dengan Average Hourly Earnings (rata-rata upah per jam) naik 0,2% bulan-ke-bulan dibanding perkiraan 0,3% dan sebelumnya 0,4%. Upah naik 3,5% tahun-ke-tahun dibanding perkiraan 3,7% dan sebelumnya 3,8%. Pasar menyesuaikan perkiraan suku bunga setelah data ini, dengan CME FedWatch Tool (alat yang menunjukkan perkiraan pasar soal keputusan suku bunga The Fed) menunjukkan harga pasar memperkirakan suku bunga tidak berubah hingga 2026. Trader juga memantau China’s March Manufacturing PMI (PMI manufaktur, survei aktivitas pabrik; angka di atas 50 berarti ekspansi/pertumbuhan) yang naik ke 50,4 dari 49 dan melampaui perkiraan 50,1. Data ini terkait dengan Dolar Australia karena hubungan dagang Australia yang kuat dengan China. Laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan mendukung Dolar AS, tetapi rinciannya lebih rumit. Revisi turun besar untuk bulan sebelumnya dan pertumbuhan upah yang lebih lembut menunjukkan pasar tenaga kerja tidak sekuat yang terlihat dari angka utama. Sinyal campuran ini, ditambah perdagangan yang tipis karena libur, berarti pergerakan awal bisa tidak bertahan lama. Kami melihat pasar menguatkan keyakinan bahwa Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) akan menahan suku bunga tetap hingga 2026, didukung oleh data terbaru. Core CPI (inflasi inti, inflasi tanpa komponen yang paling bergejolak seperti makanan dan energi) misalnya, tetap tinggi di 3,9% tahun-ke-tahun pada rilis terbaru untuk Februari 2026. Inflasi yang bertahan tinggi membuat The Fed sulit memangkas suku bunga, sehingga memberi penopang bagi Dolar AS dalam waktu dekat.

    Dukungan Dolar Australia dari China

    Di sisi lain, Dolar Australia mendapat dukungan dari tanda perbaikan ekonomi China. Data manufaktur China yang lebih baik dari perkiraan adalah faktor positif, dan ini terlihat di pasar komoditas ketika harga bijih besi kini stabil di atas $115 per ton. Dukungan dasar (faktor ekonomi nyata seperti perdagangan dan komoditas) dari mitra dagang terbesar Australia ini membantu menahan penurunan tajam Dolar Australia. Dengan dua kekuatan yang saling berlawanan ini, kami menilai AUD/USD kemungkinan bergerak dalam rentang tertentu dalam beberapa minggu ke depan. Ini membuat strategi menjual volatilitas (volatilitas adalah besarnya naik-turun harga; “menjual volatilitas” berarti mengambil posisi yang untung jika harga tidak banyak bergerak, biasanya lewat opsi) menarik; kita bisa memakai strategi seperti iron condor (strategi opsi yang menargetkan harga tetap di dalam rentang tertentu) dengan strike (level harga target pada kontrak opsi) di sekitar 0,6800 dan 0,7050 untuk memanfaatkan perkiraan kurangnya arah yang jelas. Cboe FX Volatility Index (indeks yang mengukur perkiraan volatilitas di pasar valuta asing) bergerak naik perlahan, menunjukkan peluang mendapatkan premi (bayaran yang diterima/ dibayar dalam transaksi opsi) yang cukup baik untuk posisi ini. Kami melihat pola serupa pada kuartal ketiga 2025, ketika data AS yang kuat berulang kali “dinetralkan” oleh membaiknya sentimen risiko global (selera pasar terhadap aset berisiko). Pada periode itu, pasangan ini tertahan dalam rentang sempit sekitar dua sen selama lebih dari sebulan, menguntungkan penjual opsi yang bertaruh pada pergerakan menyamping. Sejarah menunjukkan ketika mata uang utama didorong oleh faktor dasar yang saling bertentangan, tren yang jelas sering tidak terbentuk. Karena itu, walau Dolar AS terlihat kuat, posisi short langsung pada AUD/USD (bertaruh harga turun) berisiko. Lebih baik memakai opsi (instrumen yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual pada harga tertentu) untuk membatasi risiko, seperti membeli put (opsi untuk menjual; biasanya untung saat harga turun) untuk melindungi posisi beli, atau membuat spread (gabungan beberapa posisi opsi untuk membatasi risiko dan menargetkan hasil) yang untung jika pasangan ini tetap dalam saluran harga tertentu. Pergerakan tajam saat volume rendah (volume adalah banyaknya transaksi) sebaiknya dilihat dengan hati-hati sampai pasar kembali likuid minggu depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code