Setelah Reserve Bank of Australia memilih untuk mempertahankan suku bunga, Dolar Australia merosot terhadap Dolar AS

    by VT Markets
    /
    Dec 9, 2025
    Dolar Australia (AUD) menguat setelah komentar Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock, yang menyatakan tidak ada kebutuhan mendesak untuk pemotongan suku bunga. Perkembangan ini, bersama dengan penurunan ringan Dolar AS (USD), telah mendorong pasangan AUD/USD menuju level tertinggi sejak pertengahan September, mendukung pandangan pasar yang optimis. RBA mempertahankan Suku Bunga Resmi di 3,6% dan menekankan pentingnya perhatian terhadap data dan risiko di masa depan. Gubernur Bullock mencatat pentingnya data inflasi dan lapangan kerja untuk pertemuan mendatang, mengisyaratkan kemungkinan pengetatan di masa depan jika kondisi memerlukan. Penyesuaian pasar menunjukkan bahwa pemotongan suku bunga akan ditunda, mengingat inflasi yang terus ada di atas target RBA.

    Kebijakan Moneter yang Berbeda

    Ekspektasi keputusan Federal Reserve yang dovish bertentangan dengan sikap RBA, mendukung pergerakan AUD/USD. Indeks PCE AS menunjukkan kenaikan 2,8% pada bulan September, sejalan dengan prediksi, memperkuat ekspektasi ini. Para trader mengantisipasi kemungkinan 90% untuk pemotongan suku bunga oleh Fed, yang membatasi pemulihan USD. AUD/USD tetap stabil di atas area dukungan kunci dekat 0.6615, dengan potensi pertumbuhan lebih lanjut. Kegagalan untuk mempertahankan level ini dapat mengubah sentimen pasar menjadi bearish, dengan dukungan penting berikutnya dekat 0.6500. Pergerakan pasangan ini juga dipengaruhi oleh hubungan perdagangan Australia, terutama dengan China, dan komoditas ekspor seperti bijih besi. Kesehatan ekonomi China mempengaruhi permintaan terhadap ekspor Australia, berdampak pada nilai AUD. Neraca perdagangan juga berperan, karena neraca positif memperkuat AUD akibat meningkatnya permintaan asing terhadap barang-barang Australia.

    Strategi Perdagangan untuk AUD/USD

    Perbedaan kebijakan ini sudah mendorong pasangan AUD/USD menuju puncak terkini, dan kami memperkirakan tren ini akan berlanjut. Diperkirakan, pemotongan suku bunga 25 basis poin oleh Fed besok akan memberi tekanan lebih lanjut pada dolar AS. Oleh karena itu, kami sebaiknya memposisikan diri untuk perpanjangan kekuatan Aussie dalam beberapa minggu ke depan. Bagi mereka yang memperdagangkan opsi, membeli opsi panggilan AUD/USD dengan harga eksekusi di sekitar level 0.6700 bisa menjadi strategi yang tepat untuk meraih keuntungan dari kenaikan yang diharapkan. Pendekatan yang lebih konservatif adalah menggunakan bull call spread untuk membatasi biaya sambil tetap mendapatkan manfaat dari kenaikan. Transaksi ini sejalan dengan gambaran teknis yang menunjukkan kemungkinan pengujian puncak tahun ini. Faktor-faktor fundamental di luar kebijakan bank sentral juga mendukung dolar Australia yang lebih kuat saat ini. Kontrak berjangka bijih besi tetap kuat, diperdagangkan sekitar $138 per ton di Bursa Singapura, didorong oleh permintaan yang stabil. Selain itu, Caixin Manufacturing PMI China terbaru untuk November 2025 naik menjadi 50,7, menunjukkan beberapa ketahanan pada mitra dagang terbesar Australia.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code