Standard Chartered’s Talha Nadeem memperkirakan CBRT akan bersikap hati-hati dan melakukan jeda, seiring konflik di Timur Tengah mengancam inflasi dan prospek ekonomi Türkiye.

    by VT Markets
    /
    Mar 5, 2026
    Standard Chartered memperkirakan Bank Sentral Republik Türkiye (CBRT) akan mempertahankan suku bunga kebijakan di 37% pada Maret, menggantikan perkiraan sebelumnya untuk pemangkasan 100 bps (bps = basis poin, satuan perubahan suku bunga; 100 bps = 1%), sambil tetap mempertahankan pandangan akhir tahun di 30%. Perubahan perkiraan ini dikaitkan dengan risiko dari konflik Timur Tengah, yang dapat mendorong inflasi (kenaikan harga umum) lewat harga minyak yang lebih tinggi dan meningkatkan tekanan pada neraca transaksi berjalan (catatan arus masuk-keluar uang dari perdagangan dan pembayaran luar negeri) serta lira Turki (mata uang Türkiye).

    Perubahan Pendanaan Kebijakan

    Pada 1 Maret 2026, CBRT menangguhkan lelang repo (pinjaman jangka pendek dengan jaminan) satu minggu dan menyatakan akan menyalurkan dana melalui suku bunga pinjaman semalam 40% (overnight lending rate = bunga untuk pinjaman satu malam), yang disebut 300 bps di atas suku bunga kebijakan, tanpa batas waktu. CBRT juga mengumumkan akan melakukan transaksi jual FX forward yang diselesaikan dalam TRY (FX forward = kontrak untuk menukar mata uang di tanggal mendatang dengan harga yang disepakati; TRY = lira Turki), dengan tujuan mendukung kelancaran pasar valuta asing (FX). Inflasi juga menjadi batasan untuk pelonggaran kebijakan: CPI utama (headline CPI = inflasi total) naik menjadi 31,53% y/y (y/y = dibandingkan tahun lalu) pada Februari dari 30,65% pada Januari, sementara inflasi inti (core inflation = inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan) berada di sekitar 33% selama 12 bulan terakhir. Tindakan terbaru bank sentral, yang pada praktiknya menaikkan biaya pendanaan menjadi 40% melalui kenaikan “diam-diam” (stealth hike = kenaikan tidak dinyatakan sebagai kenaikan resmi), mengubah perkiraan untuk rapat 12 Maret: skenario utama bergeser ke menahan di 37% bukan memangkas, di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah dan dampaknya ke Türkiye.

    Prospek Gejolak Pasar

    Ketidakpastian yang meningkat diperkirakan mendorong volatilitas tersirat (implied volatility = perkiraan pasar atas besar-kecilnya pergerakan harga) lebih tinggi pada opsi USD/TRY (opsi = kontrak hak beli/jual; USD/TRY = nilai dolar AS terhadap lira). Volatilitas satu bulan baru-baru ini naik mendekati 30%, menandakan tekanan tinggi, dan strategi yang bersiap untuk pergerakan lebih besar bisa diuntungkan ketika sikap hati-hati CBRT bertemu tekanan geopolitik pada lira. Risiko sudah terlihat di pasar: Brent (patokan harga minyak global) melonjak di atas $95 per barel, meningkatkan risiko inflasi bagi negara pengimpor energi, sementara selisih CDS 5 tahun (CDS spread = biaya “asuransi” gagal bayar utang; makin tinggi berarti risiko dianggap naik) melebar sekitar 40 bps menjadi 345 bps dalam beberapa hari, menunjukkan premi risiko (tambahan imbal hasil karena risiko) yang lebih tinggi untuk aset Turki. Untuk pasar suku bunga, kurva forward lira (forward curve = perkiraan suku bunga/nilai tukar di masa depan) mungkin perlu menyesuaikan ke jalur suku bunga tinggi lebih lama, sehingga posisi yang bertaruh pada pelonggaran harus ditutup (unwind = membatalkan posisi). Membayar fixed pada swap suku bunga jangka pendek (interest rate swap = tukar arus bunga; paying fixed = membayar bunga tetap dan menerima bunga mengambang) disebut lebih masuk akal dalam perubahan ini.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code