**Sterling melonjak terhadap Dolar yang melemah setelah Trump menunda serangan ke Iran, dengan alasan pembicaraan yang produktif meredakan ketegangan.**

    by VT Markets
    /
    Mar 24, 2026
    Pound Sterling naik terhadap Dolar AS pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump menunda aksi militer lanjutan terhadap Iran. Ia mengatakan pembicaraan antara kedua negara berjalan baik dan dapat membantu mengakhiri permusuhan di Timur Tengah. Pada saat artikel ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan di 1,3459. Ini naik lebih dari 0,90% pada hari itu.

    Penurunan Ketegangan Geopolitik dan Dolar

    Jika melihat kembali guncangan geopolitik pada 2025 dan sebelumnya, kita bisa melihat bagaimana penurunan ketegangan dapat mendorong GBP/USD naik tajam menuju level 1,3400. Namun, pasar saat ini berbeda, dengan pasangan ini sedang kesulitan bertahan di atas 1,2750. Pendorong utama pada kejadian sebelumnya adalah investor meninggalkan Dolar AS sebagai mata uang “safe haven” (mata uang yang biasanya dicari saat kondisi global tidak pasti), dan pola ini perlu dipantau sekarang. Inti masalah untuk beberapa minggu ke depan bukan hanya satu kejadian, melainkan perbedaan arah kebijakan bank sentral (central bank policy divergence: ketika kebijakan suku bunga bank sentral di dua negara bergerak dengan arah/kecepatan berbeda). Dengan inflasi Inggris yang tetap tinggi di 3,4% dibanding AS 3,2%, Bank of England punya ruang lebih kecil untuk menurunkan suku bunga dibanding Federal Reserve (bank sentral AS). Perbedaan kecil ini memberi dukungan dasar bagi Pound, sehingga penurunannya tidak terlalu dalam. Sekarang muncul risiko geopolitik baru, bukan dari Timur Tengah, melainkan dari memanasnya lagi gesekan dagang antara AS dan China terkait teknologi semikonduktor (chip komputer). Ketidakpastian ini membuat Dolar AS menguat sebagai safe haven, sehingga menekan GBP/USD. Trader perlu siap menghadapi dinamika “risk-on, risk-off” (risk-on: pasar berani ambil risiko; risk-off: pasar menghindari risiko), di mana kabar buruk untuk perdagangan global sering membuat dolar menguat. Bagi trader derivatif (produk turunan: instrumen yang nilainya mengikuti aset lain seperti mata uang), kondisi ini mengarah pada strategi membeli volatilitas (volatility: besarnya naik-turun harga). Volatilitas tersirat pada opsi GBP/USD tenor satu bulan (implied volatility: perkiraan pasar tentang naik-turun harga ke depan yang tercermin dalam harga opsi) baru naik ke 8,2%, menunjukkan ketidakpastian, tetapi masih di bawah puncak saat gejolak perbankan 2023. Menggunakan opsi seperti long straddle (membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus pada level harga yang sama) memungkinkan trader untung dari pergerakan besar ke arah mana pun tanpa harus menebak arah akhirnya. Bagi yang punya bias arah (directional bias: keyakinan harga akan naik atau turun), perhatikan level kunci dengan futures dan forwards. Futures (kontrak berjangka standar di bursa) dan forwards (kontrak berjangka yang biasanya dibuat langsung antar pihak, lebih fleksibel) menunjukkan dukungan teknikal (technical support: area harga yang sering menahan penurunan) yang kuat untuk GBP/USD di sekitar 1,2600, level yang beberapa kali bertahan dalam setahun terakhir. Jika turun menembus level ini dengan jelas (decisive break: tembus kuat yang terkonfirmasi), ini bisa mengarah ke 1,2450, sementara pantulan naik (bounce: harga memantul dari level dukungan) bisa menjadi sinyal bahwa penguatan dolar mulai melemah untuk sementara.

    Level Kunci dan Penempatan Posisi

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code