Surplus Perdagangan Australia Maret Melencet, Memicu Taruhan Pelemahan AUD saat Risiko Pemangkasan Suku Bunga RBA Meningkat

    by VT Markets
    /
    May 7, 2026

    Neraca perdagangan Australia pada Maret tercatat 1.841 juta secara bulanan (month on month/MoM, artinya dibanding bulan sebelumnya). Angka ini di bawah perkiraan 4.250 juta.

    Hasil ini menunjukkan surplus perdagangan (selisih ekspor lebih besar dari impor) lebih kecil dari perkiraan. Selisih antara perkiraan dan realisasi mencapai 2.409 juta.

    Pelemahan tajam surplus perdagangan Maret menguatkan pandangan kami bahwa ekonomi Australia melambat lebih cepat dari perkiraan. Ini memberi tekanan turun yang besar pada dolar Australia (AUD) karena menjadi sinyal permintaan luar negeri untuk ekspor utama melemah. Kami melihat ini sebagai tema utama dalam beberapa pekan ke depan.

    Data ini, ditambah rilis inflasi IHK (CPI, indeks harga konsumen) kuartal I (Q1) pekan lalu yang lebih rendah dari perkiraan di 3,4%, membuat peluang bank sentral Australia (RBA/Reserve Bank of Australia) menaikkan suku bunga lagi menjadi sangat kecil. Perhatian pasar kini bergeser ke waktu kemungkinan penurunan suku bunga (rate cuts, artinya pemangkasan suku bunga acuan) pada paruh akhir tahun. Pasar sekarang memasang peluang pemangkasan yang lebih tinggi sebelum akhir tahun, perubahan besar dibanding sebulan lalu.

    Pelemahan ini sangat terkait dengan China. Data PMI manufaktur (Purchasing Managers’ Index/indeks manajer pembelian, indikator awal kondisi aktivitas pabrik; di bawah 50 berarti aktivitas menyusut) yang dirilis 1 Mei turun kembali ke area kontraksi di 49,8. Ini juga terlihat pada harga komoditas, dengan kontrak berjangka (futures, perjanjian jual-beli pada harga tertentu untuk tanggal mendatang) bijih besi turun di bawah US$95 per ton untuk pertama kalinya tahun ini. Ini menjadi tanda jelas permintaan dari mitra dagang terbesar Australia mulai melemah.

    Pola ini mengingatkan pada perlambatan yang terlihat pada pertengahan 2025, ketika kekhawatiran atas sektor properti China memicu aksi jual komoditas besar-besaran. Saat itu, pasangan AUD/USD (nilai tukar dolar Australia terhadap dolar AS) turun lebih dari 8% dalam satu kuartal karena pendapatan ekspor merosot.

    Dengan prospek ini, kami mempertimbangkan membeli opsi jual (put options, hak—bukan kewajiban—untuk menjual pada harga tertentu) AUD/USD dengan jatuh tempo Juli dan Agustus untuk memanfaatkan potensi penurunan lanjutan. Bagi yang ingin menekan biaya premi (premium, biaya yang dibayar untuk membeli opsi), strategi bear put spread (membeli put dan menjual put lain pada harga pelaksanaan berbeda untuk mengurangi biaya, namun membatasi potensi keuntungan) dengan target pergerakan ke area 0,6200 dinilai lebih masuk akal. Strategi ini memungkinkan posisi pada penurunan sambil membatasi risiko.

    Kami juga melihat opsi untuk mengambil posisi jual (shorting, mendapat untung bila harga turun) kontrak berjangka AUD sebagai cara yang lebih langsung untuk mengekspresikan pandangan bearish (pandangan harga cenderung turun). Pelemahan neraca perdagangan ini juga bisa membuka peluang untuk posisi jual kontrak berjangka komoditas seperti batu bara metalurgi (metallurgical coal, batu bara untuk produksi baja), yang sangat sensitif terhadap volume ekspor Australia.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code