Surplus transaksi berjalan Korea Selatan turun menjadi 13,26 miliar, dari 18,7 miliar pada bulan sebelumnya.

    by VT Markets
    /
    Mar 6, 2026
    Korea Selatan mencatat surplus **akun berjalan** (selisih bersih antara uang yang masuk dan keluar dari perdagangan barang/jasa, pendapatan, dan transfer) sebesar **13,26 miliar** pada Januari. Ini dibandingkan dengan surplus **18,7 miliar** pada periode sebelumnya. Surplus akun berjalan Januari jauh lebih rendah, yaitu **13,26 miliar**, dibanding angka kuat **18,7 miliar** pada Desember 2025. Penurunan ini menunjukkan arus **mata uang asing** yang masuk ke Korea Selatan melambat. Ini menjadi sinyal negatif untuk **Won Korea (KRW)**. Surplus yang lebih lemah ini sejalan dengan data terbaru yang menunjukkan perlambatan pada sektor ekspor utama. Misalnya, angka perdagangan awal untuk Februari 2026 menunjukkan ekspor **semikonduktor** (komponen “chip” untuk perangkat elektronik) turun **4,5%** dibanding tahun sebelumnya, penurunan pertama dalam lebih dari satu tahun. Ini menegaskan tren pelemahan dan menunjukkan angka Januari bukan kejadian sesaat. Dengan kondisi ini, perlu mempertimbangkan strategi yang diuntungkan jika Won melemah dalam beberapa minggu ke depan. Membeli **opsi call USD/KRW** (kontrak yang memberi hak membeli USD/KRW pada harga tertentu) atau menjual **futures KRW** (kontrak berjangka untuk menjual/membeli KRW di masa depan) bisa menjadi cara untuk bersiap terhadap pelemahan lanjutan. Pasar sudah mencerminkan hal ini, dengan kurs **USD/KRW** bergerak dari sekitar **1.310** ke **1.345** selama sebulan terakhir. Ekspor yang melambat juga kemungkinan menekan indeks **KOSPI 200** (indeks 200 saham besar di Korea, banyak berisi eksportir utama). Bisa mempertimbangkan membeli **opsi put** pada **futures KOSPI 200** (kontrak berjangka indeks) atau pada **ETF** yang mengikuti indeks tersebut (produk investasi mirip reksa dana yang diperdagangkan seperti saham). Ini berfungsi sebagai **lindung nilai** (perlindungan) terhadap potensi penurunan pasar saham akibat melemahnya permintaan global. Kita pernah melihat perlambatan ekspor serupa pada pertengahan 2025, yang kemudian diikuti koreksi hampir **10%** pada KOSPI dalam dua bulan berikutnya. Pada periode itu, **volatilitas tersirat** (perkiraan gejolak harga yang “dibaca” dari harga opsi) naik tajam, sehingga lindung nilai berbasis opsi menjadi lebih mahal jika dilakukan belakangan. Lebih baik bersiap dari sekarang untuk kemungkinan kenaikan volatilitas itu.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code