Trump mengatakan AS berupaya menunda pertemuannya di Beijing dengan Xi sekitar sebulan di tengah konflik Iran.

    by VT Markets
    /
    Mar 17, 2026
    Presiden AS Donald Trump mengatakan AS telah meminta untuk menunda rencana pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing selama “sekitar satu bulan”, menurut CNBC. Ia mengaitkan perubahan itu dengan perang yang masih berlangsung dengan Iran. Trump mengatakan ia tidak tahu apakah ia masih akan pergi ke Tiongkok pada akhir Maret seperti jadwal sebelumnya. Ia mengatakan ingin tetap berada di AS karena perang, dan penundaan itu akan terbatas.

    Definisi Perang Dagang

    Perang dagang adalah konflik ekonomi yang dipicu oleh langkah “melindungi pasar dalam negeri” (kebijakan proteksionis), seperti tarif. Tarif adalah pajak atas barang impor. Hambatan ini bisa memicu balasan dari negara lain, sehingga biaya impor dan biaya hidup naik. Sengketa dagang AS–Tiongkok dimulai pada awal 2018 setelah AS menerapkan hambatan dagang terhadap Tiongkok karena tuduhan praktik tidak adil dan pencurian hak kekayaan intelektual (HKI), yaitu hak atas ide atau karya seperti teknologi, desain, dan merek. Tiongkok membalas dengan tarif atas barang AS, termasuk mobil dan kedelai. Kedua negara menandatangani kesepakatan dagang AS–Tiongkok Fase Satu pada Januari 2020. Kesepakatan itu menuntut reformasi (perubahan aturan dan cara kerja) dan perubahan lain pada sistem ekonomi dan perdagangan Tiongkok, sementara pandemi Coronavirus (wabah COVID-19) mengalihkan perhatian dari sengketa tersebut. Setelah menjabat, Presiden Joe Biden mempertahankan tarif dan menambahkan pungutan lain. Dalam kampanye 2024, Trump berjanji tarif 60% untuk Tiongkok dan menerapkannya pada 20 Januari 2025, memicu ketegangan lagi.

    Prospek Gejolak Pasar

    Jika melihat ke belakang, peristiwa awal 2025 menimbulkan ketidakstabilan besar di pasar bagi trader (pelaku jual-beli cepat di pasar keuangan). Gabungan tarif 60% untuk Tiongkok dan perang baru di Iran membuat CBOE Volatility Index (VIX) melonjak. VIX adalah indeks yang mengukur “tingkat ketakutan/ketidakpastian” pasar berdasarkan perkiraan naik-turunnya harga saham. Indeks ini sempat naik melewati 28 pada Maret 2025. Masa ketidakpastian yang panjang ini membuat tingkat dasar baru yang lebih tinggi untuk volatilitas tersirat pada opsi indeks saham. Volatilitas tersirat adalah perkiraan gejolak harga di masa depan yang tercermin dari harga opsi. Opsi adalah kontrak hak (bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual aset pada harga tertentu. Pasar mata uang bergerak seperti yang diperkirakan, dengan “lari ke aset aman” (flight to safety) yang menguntungkan dolar AS. Flight to safety berarti investor memindahkan dana ke aset yang dinilai lebih aman saat kondisi genting. Yuan offshore—yaitu yuan yang diperdagangkan di luar Tiongkok daratan—melemah tajam terhadap dolar tahun lalu, dengan USD/CNH menembus 7,9 untuk pertama kalinya saat modal keluar dari Tiongkok. USD/CNH adalah nilai tukar dolar AS terhadap yuan offshore. Trader sebaiknya bersiap untuk pelemahan yuan lebih lanjut jika hubungan dagang tidak membaik, dengan memakai opsi untuk lindung nilai (hedge), yaitu cara mengurangi risiko kerugian. Komoditas menunjukkan reaksi yang terpecah, sehingga ada peluang berbeda. Seperti saat konflik tahun lalu, futures (kontrak berjangka, yaitu perjanjian membeli/menjual di masa depan dengan harga yang disepakati) minyak Brent sempat melampaui $115 per barel karena takut gangguan pasokan lewat Selat Hormuz. Sebaliknya, futures pertanian, terutama kedelai, masih tertekan, mirip pola harga yang terlihat pada sengketa dagang 2018. Dampak tarif itu kini terlihat pada data inflasi, sehingga kebijakan Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) menjadi lebih rumit. CPI terbaru (Indeks Harga Konsumen, ukuran kenaikan harga barang dan jasa) untuk Februari 2026 tercatat 3,4%, jauh di atas target 2%, sehingga ruang The Fed untuk menurunkan suku bunga menjadi terbatas. Kondisi ini mengarah pada strategi menjual opsi call pada sektor yang sensitif terhadap suku bunga, yaitu sektor yang biasanya bergerak kuat saat suku bunga berubah. Opsi call adalah kontrak yang memberi hak untuk membeli aset pada harga tertentu; “menjual call” berarti menerima premi (biaya opsi) tetapi menanggung risiko jika harga naik. Karena ketegangan geopolitik masih ada, trader sebaiknya terus membeli perlindungan dari perubahan pasar yang mendadak. Geopolitik adalah faktor politik antarnegara yang memengaruhi ekonomi dan pasar. Berita bisa menggerakkan pasar dengan cepat, jadi memegang put jangka panjang pada perusahaan industri multinasional yang terdampak tarif adalah strategi yang masuk akal. Opsi put adalah kontrak yang memberi hak untuk menjual aset pada harga tertentu; biasanya dipakai sebagai perlindungan saat harga turun. Opsi call VIX juga masih menjadi cara yang relatif murah untuk melindungi seluruh portofolio dari lonjakan ketidakpastian. Portofolio adalah kumpulan investasi. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code