Trump mengatakan kepada NBC News melalui telepon bahwa ia yakin perang Iran dapat berakhir dalam dua atau tiga minggu

    by VT Markets
    /
    Apr 1, 2026
    Dalam wawancara telepon pada Selasa malam dengan NBC News, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia menilai perang melawan Iran sedang “menuju akhir”. Ia mengatakan harga minyak akan turun setelah AS keluar dari Iran, dan ini akan terjadi “segera” serta harga akan “jatuh”. Tentang Selat Hormuz, ia mengatakan menjaga selat itu tetap terbuka “bukan tugas kami” dan itu menjadi urusan Prancis atau pihak lain yang memakai selat tersebut. Ia juga mengatakan, “Kami baik-baik saja”, dan mengulang bahwa ini sedang menuju akhir.

    Fokus Pasar Bergeser

    Trump mengatakan orang-orang di Iran yang sedang diajak berurusan oleh AS “lebih masuk akal” dan “tidak terlalu radikal” (radikal = berpandangan sangat keras/ekstrem). Ia mengatakan AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir (senjata nuklir = senjata dengan daya ledak sangat besar berbasis reaksi nuklir). Ia mengatakan ia punya “perang yang harus dijalankan” dan AS sedang “menyelesaikan tugas”. Ia memperkirakan “dua minggu atau mungkin beberapa hari lebih lama” untuk “membereskan”, dan mengatakan tujuannya adalah “melumpuhkan semua yang mereka punya”. Pergerakan pasar menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY) (indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap beberapa mata uang utama) berada dekat 99,80, turun 0,10% pada hari itu saat tulisan ini dibuat, seiring kembalinya minat pada aset berisiko (risk appetite = kecenderungan investor berani membeli aset yang lebih berisiko demi potensi imbal hasil lebih tinggi). Kita ingat pernyataan ini dibuat tahun lalu, menandai turunnya ketegangan dan perubahan kebijakan Timur Tengah. Reaksi awal pada 2025 membuat harga minyak turun tajam, dengan Brent Crude (minyak mentah acuan global) turun di bawah $80 per barel untuk pertama kali sejak konflik dimulai. Ini menjadi dasar sikap pasar yang cenderung terlalu tenang saat ini. Hari ini, Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX) (ukuran perkiraan naik-turun harga minyak berdasarkan harga opsi) diperdagangkan di sekitar 28, terendah dalam 24 bulan, menunjukkan risiko yang dinilai pasar sangat kecil. Premi asuransi pengiriman untuk kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz turun lebih dari 60% sejak kuartal IV 2025 (kuartal = pembagian periode 3 bulan dalam setahun). Ini menunjukkan pasar percaya ancaman gangguan pasokan besar dari wilayah itu sudah hilang.

    Dampak Trading untuk Volatilitas

    Periode volatilitas rendah ini memberi peluang jelas bagi trader derivatif (derivatif = kontrak yang nilainya mengikuti aset lain seperti minyak atau mata uang). Membeli opsi beli (call option = hak untuk membeli aset pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu) yang murah dan berdurasi panjang pada Brent atau WTI (WTI = minyak mentah acuan AS) adalah cara efektif untuk bersiap jika ketegangan politik mendadak naik lagi. Pasar seolah lupa bahwa mundurnya AS dari menjaga Selat Hormuz menciptakan kekosongan kekuatan, sehingga jalur pasokan lebih rentan terhadap ancaman baru. Secara historis, setelah kelegaan awal dari Perjanjian Nuklir Iran 2015, pasar minyak tetap naik-turun karena faktor lain, seperti perselisihan produksi OPEC (OPEC = kelompok negara pengekspor minyak yang memengaruhi pasokan) dan perubahan permintaan global. Situasi kini mirip: fokus bergeser dari satu konflik, membuat risiko kejutan baru dinilai terlalu rendah. Gangguan kecil bisa berdampak besar pada harga karena tambahan harga akibat risiko (risk premium = kenaikan harga karena pasar memasukkan kemungkinan risiko) hampir hilang. Pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) saat itu mencerminkan pergerakan “risk-on” (risk-on = investor kembali membeli aset berisiko) ketika ketakutan perang mereda. Saat ini, karena ketegangan Timur Tengah tidak menjadi fokus utama, pergerakan dolar hampir sepenuhnya terkait data inflasi (inflasi = kenaikan harga barang/jasa secara umum) dan perkiraan suku bunga The Fed (The Fed = bank sentral AS yang menetapkan kebijakan suku bunga). Trader dapat mempertimbangkan opsi pada pasangan mata uang seperti EUR/USD (pasangan nilai tukar euro terhadap dolar AS) untuk memanfaatkan volatilitas ke depan yang berasal dari perbedaan kebijakan bank sentral, bukan geopolitik.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code