Trump menyatakan sebagian besar sekutu NATO akan menghindari tindakan terhadap Iran, seraya menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak menginginkan maupun membutuhkan bantuan mereka.

    by VT Markets
    /
    Mar 17, 2026
    Presiden AS Donald Trump mengatakan AS telah diberi tahu oleh sebagian besar sekutu NATO bahwa mereka tidak ingin ikut dalam operasi militer AS di Iran. Ia menulis ini dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Selasa. Ia mengatakan AS tidak lagi membutuhkan atau menginginkan bantuan dari negara-negara NATO. Ia juga mengatakan AS tidak lagi membutuhkan dukungan dari Jepang, Australia, atau Korea Selatan.

    Perkiraan Lonjakan Volatilitas Pasar

    Kita perlu mengantisipasi lonjakan besar pada naik-turun harga pasar dalam beberapa minggu ke depan. Indeks Volatilitas CBOE (VIX)—yaitu indeks yang mengukur perkiraan naik-turun harga di pasar saham AS—saat ini berada di sekitar 18, dan bisa dengan mudah naik di atas 30 ketika ketidakpastian meningkat. Pada awal 2020, VIX sempat naik lebih dari 25% dalam hitungan hari setelah ketegangan serupa muncul. Karena itu, membeli opsi beli (call option)—kontrak yang memberi hak untuk membeli aset pada harga tertentu—pada VIX adalah cara langsung untuk bersiap menghadapi kenaikan ini. Berita ini segera berdampak positif pada harga minyak mentah karena risiko gangguan pasokan. Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz, sehingga konflik di wilayah itu menjadi ancaman besar bagi pasar energi global. Kita bisa mempertimbangkan opsi beli (call option) berjangka panjang pada kontrak berjangka (futures)—yaitu perjanjian membeli/menjual pada harga dan tanggal tertentu—minyak Brent atau WTI. Sebagai pengingat, kontrak Brent sempat melonjak melewati US$70 per barel pada Januari 2020 karena kekhawatiran konflik yang meluas. Emas adalah aset “tempat berlindung” (safe haven)—aset yang biasanya dicari saat pasar panik—yang paling jelas dalam skenario ini. Dengan emas sudah diperdagangkan di atas US$2.500 per ons tahun ini, ketidakpastian baru ini menjadi pendorong kuat untuk naik ke rekor baru. Secara historis, emas terbukti menjadi pelindung nilai (hedge)—alat untuk mengurangi risiko kerugian—saat konflik Timur Tengah, sehingga kita bisa melihat opsi beli (call option) atau kontrak berjangka (futures) untuk mendapatkan paparan.

    Posisi “Hindari Risiko” pada Saham dan Mata Uang

    Kita harus bersiap untuk penurunan besar di pasar saham luas seperti S&P 500. Indeks ini turun hampir 7% dalam dua minggu setelah dimulainya konflik Ukraina pada Februari 2022, dan situasi ini bisa memicu reaksi “hindari risiko” (risk-off)—saat investor menjual aset berisiko dan beralih ke aset yang lebih aman—yang serupa. Membeli opsi jual (put option)—kontrak yang memberi hak untuk menjual aset pada harga tertentu—pada ETF SPY atau QQQ (ETF adalah reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) bisa menjadi strategi pertahanan atau spekulasi yang masuk akal. Di pasar mata uang, kita memperkirakan dana mengalir ke aset aman tradisional seperti Yen Jepang dan Franc Swiss. Pada saat yang sama, Won Korea Selatan dan Dolar Australia bisa tertekan karena AS secara jelas menjaga jarak dari sekutu utama Asia. Membuka posisi beli pada pasangan USD/KRW (taruhan bahwa USD menguat terhadap Won) atau membeli opsi jual (put option) pada pasangan AUD/USD bisa menjadi cara yang efektif untuk memanfaatkan perbedaan arah ini. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code