USD/CHF Melemah Tipis saat Harapan Kesepakatan Iran Memudar dan Selisih Suku Bunga Terus Menopang Dolar di Dekat 0,9450

    by VT Markets
    /
    May 6, 2026

    USD/CHF turun untuk hari kedua dan diperdagangkan di dekat 0,7800 pada sesi Asia Rabu. Pergerakan ini terjadi karena Dolar AS melemah seiring sentimen risk-on (minat pasar terhadap aset berisiko meningkat) yang dipicu harapan tercapainya kesepakatan AS-Iran.

    Gencatan senjata yang dimulai hampir sebulan lalu masih berlaku, menurut Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan operasi ofensif telah berakhir, dan fokus beralih ke perlindungan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

    Ceasefire Holds Risk On Mood Builds

    Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan sementara menghentikan upaya membantu kapal-kapal yang terjebak untuk keluar dari Selat Hormuz. Blokade terhadap kapal yang bepergian ke dan dari pelabuhan Iran tetap berlaku.

    Dolar AS juga tertekan karena harga minyak turun, sehingga kekhawatiran inflasi mereda. Ini menurunkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) perlu menaikkan suku bunga untuk menahan kenaikan harga.

    Inflasi utama Swiss (headline inflation, angka inflasi total) naik menjadi 0,6% secara tahunan pada April, dari 0,3% pada Maret, melampaui perkiraan rata-rata SNB (Swiss National Bank/bank sentral Swiss) sebesar 0,5% untuk tahun ini. Inflasi inti (core inflation, inflasi tanpa komponen yang bergejolak seperti energi dan pangan) turun menjadi 0,3% dari 0,4%, terendah sejak Juli 2021.

    SNB diperkirakan luas menahan suku bunga di 0% pada Juni dan kemungkinan tetap demikian dalam 12 bulan ke depan.

    From 2025 Weak Dollar To 2026 Rate Divergence

    Kita mengingat kembali pada 2025 ketika dolar melemah tajam karena harapan kesepakatan dengan Iran, mendorong USD/CHF mendekati 0,7800. Sentimen risk-on saat itu didorong ekspektasi harga minyak lebih rendah dan Federal Reserve yang tidak terlalu agresif (tidak terlalu cepat/tinggi menaikkan suku bunga). Dinamika pasar bertumpu pada meredanya ketegangan geopolitik.

    Kondisi pada 6 Mei 2026 sangat berbeda, dengan USD/CHF diperdagangkan di sekitar 0,9450. Pendorong utamanya kini adalah perbedaan suku bunga yang tajam antara AS dan Swiss (interest rate differential). Dengan Fed Funds Rate (suku bunga acuan The Fed) bertahan di 4,0% dan suku bunga kebijakan SNB di 0,75%, keunggulan imbal hasil dolar (yield advantage, keuntungan karena bunga lebih tinggi) menjadi kuat.

    Perbedaan kebijakan ini berakar dari data inflasi yang berbeda, yang kini menjadi fokus utama pasar. Inflasi inti AS sulit turun di bawah 2,8%, sementara data CPI Swiss (Consumer Price Index/indeks harga konsumen) April 2026 menunjukkan laju 1,4% per tahun yang relatif jinak. Ini memberi SNB ruang untuk pelonggaran lebih lanjut (easing, menurunkan suku bunga/kebijakan agar lebih longgar) sementara The Fed tetap berhati-hati.

    Berbeda dari optimisme 2025, ketegangan geopolitik muncul kembali di tempat lain, menjaga harga WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) tetap tinggi di atas US$85 per barel. Ini berbalik dari penurunan harga energi tahun lalu. Dolar kuat kini lebih dipandang sebagai safe haven (aset lindung nilai saat ketidakpastian meningkat).

    Untuk pedagang derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan kontrak berjangka), ini mengarah pada strategi membeli opsi call USD/CHF (hak membeli pada harga tertentu) dengan harga kesepakatan/strike di sekitar 0,9500 dan 0,9600 untuk menangkap kenaikan lebih lanjut. Menjual put out-of-the-money (opsi jual yang harganya jauh dari harga pasar saat ini) untuk mengumpulkan premi (penerimaan dari penjualan opsi) juga bisa menarik, karena selisih suku bunga yang besar memberi “lantai” kuat bagi pasangan ini (batas bawah yang menahan penurunan).

    Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) pada pasangan ini cenderung menurun karena narasi suku bunga tetap konsisten dan kuat. Ini dapat membuat posisi long volatility (bertaruh volatilitas naik, biasanya dengan membeli opsi) menjadi mahal, namun juga membuka peluang strategi menghasilkan pendapatan. Meski begitu, perlu mewaspadai perubahan mendadak dalam panduan bank sentral (guidance, sinyal arah kebijakan ke depan) yang bisa memicu kembali gejolak harga.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code