WTI melonjak tajam, sempat menembus $100, ketika Iran bereaksi terhadap ultimatum 48 jam dari Trump, melanjutkan kenaikan.

    by VT Markets
    /
    Mar 23, 2026
    WTI, patokan harga minyak AS, dibuka lebih tinggi pada hari Senin dan melanjutkan kenaikan 3,5% pada hari Jumat. Harganya sempat kembali ke $100 pada awal perdagangan. Pergerakan ini terjadi setelah eskalasi baru di Timur Tengah setelah komentar Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu. Trump mengatakan pasukan AS akan “menghancurkan” fasilitas energi Iran jika Iran tidak membuka Selat Hormuz dalam 48 jam.

    Reaksi Pasar dan Risiko Selat Hormuz

    Iran merespons pada hari Minggu dengan memperingatkan akan menyerang sistem energi dan air negara-negara tetangga di Teluk jika AS menjalankan ancaman tersebut. Militer Israel juga mengatakan Teheran menembakkan dua rudal jarak jauh ke Arad dan Dimona di Israel selatan. Israel melaporkan sekitar 160 orang terluka akibat serangan tersebut. Pasar menilai risiko serangan lanjutan pada infrastruktur sipil dan energi, serta ketidakpastian akses lewat Selat Hormuz. Aksi harga WTI selanjutnya akan bergantung pada perkembangan terkait selat dan ketegangan kawasan. Para pedagang akan memantau apakah kenaikan di awal pekan bertahan.

    Posisi Pasar dan Ide Derivatif

    Dengan WTI saat ini diperdagangkan di sekitar $85, pasar terasa kurang bergejolak dibanding saat krisis 2025. Namun, laporan terbaru EIA (lembaga pemerintah AS yang mengeluarkan data energi) menunjukkan persediaan minyak global masih 3% di bawah rata-rata lima tahun, sehingga cadangan penyangga untuk menahan gangguan pasokan sangat kecil. Kondisi pasokan yang ketat ini berarti gejolak baru bisa berdampak besar pada harga. Kami menilai kondisi ini mendukung kepemilikan peluang untung saat harga naik melalui derivatif (produk keuangan yang nilainya mengikuti harga aset seperti minyak), karena peristiwa 2025 menunjukkan harga bisa bergerak sangat cepat. Membeli call option berjangka panjang (hak untuk membeli pada harga tertentu) atau bull call spread (strategi opsi untuk mendapat untung dari kenaikan dengan risiko terbatas) pada WTI atau ETF terkait (produk yang diperdagangkan seperti saham dan mengikuti indeks/komoditas) memberi cara berisiko terbatas untuk menangkap lonjakan harga. Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX)—ukuran perkiraan naik-turun harga yang dihitung dari harga opsi—yang berada di kisaran pertengahan 30-an menunjukkan kecemasan yang masih ada, sehingga opsi-opsi ini lebih mahal tetapi bisa diperlukan. Bagi yang menilai ketegangan saat ini hanya retorika, menjual put credit spread out-of-the-money (strategi opsi untuk memperoleh premi dengan asumsi harga tidak turun melewati batas tertentu) bisa menjadi cara untuk mengumpulkan premi (uang yang diterima dari menjual opsi), dengan bertaruh bahwa level dukungan (area harga yang biasanya menahan penurunan) akan bertahan. Namun, pelajaran dari serangan rudal mendadak pada 2025 adalah bahwa berita bisa berubah tajam tanpa peringatan. Karena itu, kami berhati-hati untuk mengambil risiko tanpa batas (kerugian yang tidak dibatasi) di pasar ini.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code