Pendekatan Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter tetap menjadi perhatian untuk Yen; Bank of Japan baru-baru ini meningkatkan suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 0,75% tetapi tidak memberikan petunjuk jelas tentang kenaikan suku bunga di masa depan. Kurangnya arah ini mengurangi daya tarik Yen dalam jangka menengah. Di Eropa, Euro tetap stabil karena Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga tetap. Pejabat berharap inflasi mendekati target 2%, mengurangi kemungkinan perubahan kebijakan dalam waktu dekat. Pada bulan November, Indeks Harga Impor Jerman meningkat sebesar 0,5% dibandingkan bulan sebelumnya tetapi menunjukkan penurunan tahunan sebesar 1,9%, yang mengindikasikan inflasi yang terkendali di zona Euro. Nilai tukar EUR/JPY tetap dipengaruhi oleh pernyataan dari pejabat Jepang dan kebijakan bank sentral di kedua belah pihak. Peringatan verbal baru-baru ini dari pejabat Jepang menciptakan tekanan penurunan jangka pendek pada EUR/JPY saat kita memasuki tahun baru. Meskipun pasangan ini mundur dari rekor tertingginya di dekat 184,92, pergerakan ini lebih dipicu oleh ketakutan akan intervensi dibandingkan dengan perubahan fundamental. Kita harus mengantisipasi volatilitas yang meningkat dan pergerakan perdagangan yang tidak teratur selama periode liburan yang perdagangan tipis.Harapan dan Strategi Pasar
Ketidakpastian ini sekarang diperhitungkan dalam pasar opsi, di mana kita melihat volatilitas implisit satu bulan untuk EUR/JPY melonjak dari sekitar 8% menjadi lebih dari 12% dalam seminggu terakhir. Hal ini menunjukkan para trader bersiap untuk ayunan harga yang lebih besar dari biasanya, membuat strategi yang menguntungkan dari volatilitas, seperti straddles, menjadi menarik. Bagi mereka yang mengharapkan penarikan kembali bersifat sementara, menjual opsi put yang aman secara tunai pada strike yang lebih rendah bisa menjadi cara untuk mengumpulkan premi. Kita harus ingat bahwa pihak berwenang Jepang memiliki sejarah mendukung perkataan mereka dengan tindakan, seperti yang terlihat dengan pengeluaran rekor ¥9,2 triliun untuk intervensi pada akhir 2022. Namun, tindakan tersebut hanya memberikan kelegaan sementara bagi Yen, karena perbedaan suku bunga yang mendasari akhirnya menguasai kembali. Ancaman saat ini harus diperhitungkan dengan serius untuk perdagangan jangka pendek, tetapi dampak jangka panjangnya tetap dipertanyakan. Pendorong fundamental tetap pada lebar perbedaan suku bunga antara Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan, yang saat ini berdiri pada 300 basis poin. Dengan ECB mempertahankan suku bunga depositnya di 3,75% dan BoJ tidak diharapkan untuk menaikkan suku bunga 0,75% lagi hingga pertengahan 2026, perdagangan carry yang mendukung Euro tetap sangat menarik. Dinamika inti ini menunjukkan bahwa setiap penurunan signifikan yang disebabkan oleh ketakutan terhadap intervensi dapat memberikan peluang pembelian jangka panjang. Buat akun VT Markets langsung Anda dan mulai berdagang sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.