Reaksi Pasar dan Implikasinya
Meskipun laju inflasi perusahaan menurun, pasar bereaksi cepat, mendorong USD/JPY dari bawah 147,75 menjadi sekitar 148,15. Meskipun pergerakan ini tidak besar, itu menonjol selama sesi relatif tenang untuk transaksi valuta asing utama. Selain itu, saham Jepang mengalami kenaikan, dengan indeks Nikkei dan Topix mencapai rekor tertinggi baru. Kinerja indeks ini mencerminkan tren yang sedang berlangsung di pasar saham negara tersebut. Dengan perlambatan inflasi grosir Jepang untuk bulan keempat berturut-turut menjadi hanya 2,6% dari tahun ke tahun, tekanan pada Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga telah mereda. Ini mengonfirmasi alasan utama di balik lemahnya yen, yaitu komitmen bank sentral terhadap kebijakan moneter yang sangat longgar. Untuk kami, ini menandakan bahwa jalur dengan tahanan terendah untuk yen adalah terus melemah. Perbedaan kebijakan sangat jelas dibandingkan dengan Amerika Serikat, di mana suku bunga acuan Federal Reserve tetap kokoh dalam kisaran 4,00-4,25% sepanjang tahun 2025. Selisih suku bunga yang signifikan ini membuat kepemilikan dolar lebih menguntungkan daripada yen, memberikan insentif kuat untuk menjual yen. Ini adalah mesin utama yang mendorong USD/JPY dari bawah 148 kembali menuju tingkat penting secara psikologis di 150.Peluang dan Risiko ke Depan
Tren ini menjadi dorongan besar bagi perusahaan Jepang, mengirim indeks Nikkei 225 ke rekor tertinggi baru di atas angka 42.000. Yen yang lebih murah secara langsung meningkatkan nilai laba yang diperoleh di luar negeri oleh eksportir besar Jepang. Kami melihat umpan balik positif di mana mata uang yang lemah mendorong kenaikan pasar saham. Menghadapi momentum ini, kita harus mempertimbangkan untuk membeli opsi panggilan pada USD/JPY, menargetkan pergerakan menuju kisaran 150-152 dalam beberapa minggu ke depan. Menggunakan opsi memungkinkan kita untuk bertaruh pada tren naik ini sambil secara ketat menentukan potensi kerugian maksimum kita. Tindakan pasar saat ini menunjukkan perdagangan ini memiliki dukungan fundamental yang kuat. Risiko terbesar yang langsung adalah intervensi langsung oleh otoritas keuangan Jepang untuk memperkuat mata uang mereka. Kami melihat ini terjadi pada akhir 2022 dan lagi pada musim semi 2024 ketika nilai tukar melintasi tingkat sensitif yang serupa. Oleh karena itu, kami harus menjaga perhatian terhadap peringatan verbal dari pejabat, karena ini sering merupakan langkah pertama sebelum mereka bertindak. Untuk melindungi diri dari pembalikan mendadak, menggunakan spread opsi seperti bull call spread dapat membatasi risiko kita. Volatilitas tersirat di yen relatif rendah, menunjukkan pasar tidak mengharapkan kejutan besar saat ini. Ini menjadikannya waktu yang menguntungkan untuk membangun posisi yang akan mendapatkan manfaat dari tren naik yang stabil.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.