Seminggu ke Depan: Flash PMI untuk mengungkapkan kesehatan ekonomi dan tren pertumbuhan APAC

May 21, 2024

Rilis data PMI flash yang dijadwalkan minggu ini di India, Jepang, dan Australia akan diawasi ketat oleh investor dan analis. Data April menunjukkan pertumbuhan yang kuat di seluruh ekonomi ini. India terus tumbuh pada salah satu tingkat terkuat yang terlihat dalam 14 tahun terakhir. Ekspansi Australia mendekati puncak dua tahun, sementara ekonomi Jepang mendapatkan momentum, dengan PMI naik ke level tertinggi dalam delapan bulan.

Dengan data PMI bulan Mei yang akan datang, data-data ini penting untuk menilai apakah tren pertumbuhan berlanjut dan implikasinya terhadap kebijakan ekonomi regional. Data PMI yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan investor, menunjukkan bahwa bisnis mengalami kondisi yang menguntungkan dan potensi profitabilitas. Sebaliknya, data yang lebih lemah dari yang diharapkan dapat menandakan tantangan ekonomi di depan, mendorong perilaku investor yang lebih hati-hati.

Bagian lain dari dunia juga tegang menunggu

Pertemuan bank sentral di Selandia Baru, Korea Selatan, Indonesia, dan Turki juga akan diawasi ketat minggu ini. Meskipun tidak ada perubahan dalam pengaturan kebijakan moneter yang diharapkan, pernyataan atau sinyal apa pun terkait arah kebijakan di masa depan akan menjadi signifikan. Investor akan memperhatikan bagaimana bank-bank sentral ini menavigasi kondisi ekonomi yang berkembang.

Di Selandia Baru, analis akan mencari petunjuk tentang bagaimana Reserve Bank of New Zealand berencana menangani inflasi sambil mendukung pertumbuhan ekonomi. Di Korea Selatan, pandangan Bank of Korea tentang pemulihan ekonomi yang didorong oleh ekspor dan konsumsi domestik akan menjadi penting.

Sikap Bank Indonesia tentang menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian ekonomi global akan menjadi kunci, sementara pendekatan Bank Sentral Turki dalam mengelola inflasi tinggi dan stabilitas mata uang akan diawasi ketat.

Setelah berminggu-minggu gejolak, data inflasi Jepang juga akan menjadi fokus. PMI Bank au Jibun telah menunjukkan tekanan biaya yang meningkat akibat yen yang melemah, mendorong harga impor naik. Tren Indeks Harga Konsumen (CPI) yang meningkat dapat memicu ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan, menandai perubahan potensial dalam sikap kebijakan akomodatif mereka yang telah berlangsung lama.

Seberapa penting data PMI flash bulan Mei?

Data PMI flash untuk bulan Mei akan menjadi pengukur pertumbuhan ekonomi di pertengahan kuartal kedua. Data bulan April memberikan gambaran yang beragam. Inggris Raya melihat PMI kompositnya mencapai puncak 12 bulan, menunjukkan bahwa resesi singkat dari akhir tahun lalu telah berakhir. PMI HCOB Zona Euro mengisyaratkan pemulihan yang sedang berkumpul, mencapai puncak 11 bulan.

Sebaliknya, AS melihat laju pertumbuhannya melambat ke titik terendah empat bulan, dengan PMI turun di bawah Zona Euro dan Inggris. Perlambatan ini didorong oleh penurunan pesanan baru pertama dalam enam bulan dan pengurangan perekrutan yang sesuai.

Perubahan seperti itu dapat mempengaruhi ekspektasi terkait waktu pemotongan suku bunga, dengan spekulasi bahwa Eropa mungkin melihat suku bunga lebih rendah paling cepat pada bulan Juni, sementara pemotongan di AS mungkin tidak terjadi sampai akhir tahun.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.