Monthly Archives: March 2026
Pada Februari, IHKP bulanan Irlandia naik 0,8%, melampaui perkiraan analis sebesar 0,7%
Written on March 12, 2026 at 4:47 pm, by davin
Inflasi Irlandia mengejutkan: HICP Februari naik 0,8% m/m, melampaui estimasi 0,7%. Sinyal tekanan harga Eurozone masih kuat, menguji rencana pemangkasan suku bunga ECB, dorong euro dan volatilitas pasar. – vtmarketsid.com
Produksi manufaktur Afrika Selatan secara tahunan turun 0,7%, membaik dibandingkan penurunan sebelumnya sebesar 1,4%
Written on March 12, 2026 at 4:46 pm, by davin
Produksi manufaktur Afrika Selatan Januari turun 0,7% yoy, membaik dari -1,4%. Apakah ini “titik balik” 2025? Peluang taktis: call ZAR/USD dan call ALSI, namun risiko suku bunga tinggi dan pengangguran tetap. – vtmarketsid.com
Gelombang (4) AUBANK berbentuk segitiga mengembang mengindikasikan reli impulsif, dengan target 1138–1322 di tengah siklus bullish yang masih berlangsung.
Written on March 12, 2026 at 4:46 pm, by davin
AUBANK menuntaskan koreksi Wave II di 477,75 lalu memulai Wave III; segitiga ekspansif Blue (4) berakhir dekat 895. Target Wave 5: 1138–1322. Setelah puncak 1115, konsolidasi 1050—peluang opsi: call 1100 atau put spread 1020/980; waspadai break 1010. – vtmarketsid.com
Brzeski memperkirakan ECB akan mempertahankan suku bunga pada bulan Maret, namun tetap terdengar hawkish karena perang di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran atas kenaikan harga minyak
Written on March 12, 2026 at 12:49 pm, by davin
Siap-siap kejutan ECB: ING perkirakan suku bunga tetap 19 Maret, namun nada lebih hawkish akibat konflik Timur Tengah/risiko pelayaran dorong minyak. Fokus bergeser ke ekspektasi inflasi; volatilitas opsi Euribor berpeluang naik. – vtmarketsid.com
Philip Wee dari DBS mengimbau kehati-hatian saat USD/JPY mendekati 159–160, sembari menunggu keputusan BOJ untuk mempertahankan suku bunga dengan sikap lebih hawkish
Written on March 12, 2026 at 12:48 pm, by davin
USD/JPY mendekati 160, level historis pasca Operation Epic Fury. BoJ diperkirakan tahan kebijakan namun kian hawkish. Risiko: minyak-tensi Iran, pertemuan Trump–Xi, dan intervensi Jepang; opsi menarik untuk lindung nilai. – vtmarketsid.com
TD Securities memperkirakan RBA akan menaikkan suku bunga dua kali, mengembalikan suku bunga kas ke 4,35%, menopang dolar Australia (AUD)
Written on March 12, 2026 at 12:48 pm, by davin
Siap-siap RBA kembali agresif! TD Securities prediksi kenaikan suku bunga 25 bps Maret dan Mei ke 4,35%, didorong ekonomi panas, pasar kerja ketat, inflasi naik, berdampak pada swap, opsi obligasi, AUD/USD. – vtmarketsid.com
Permintaan aset safe-haven mengangkat harga minyak dan dolar AS kembali, seiring pasar menyoroti perkembangan yang dijadwalkan pada 12 Maret.
Written on March 12, 2026 at 12:47 pm, by davin
Konflik Timur Tengah meluas memicu mode risk-off: minyak melonjak meski IEA lepas 400 juta barel. Dolar menguat, saham tertekan, VIX naik. Fokus data AS: housing starts, neraca dagang, klaim pengangguran. – vtmarketsid.com
Ahli strategi UOB memperkirakan USD/JPY akan menguji 159,45–160,00, didorong oleh kenaikan imbal hasil AS, meski kondisi jenuh beli membatasi kenaikan lebih lanjut.
Written on March 12, 2026 at 12:47 pm, by davin
USD/JPY mendekati 159 karena imbal hasil AS naik, tapi kondisi overbought mengintai. Pantau 159,45 vs 158,00; peluang tembus 160 kecil. Strategi opsi: call, bull spread, hedge put. – vtmarketsid.com
MUFG’s Lloyd Chan mengatakan Brent menembus $90 karena risiko di Irak dan Selat Hormuz mengalahkan dampak pelepasan cadangan oleh IEA.
Written on March 12, 2026 at 12:47 pm, by davin
Minyak Brent tembus US$90–94: gangguan Irak dan risiko Selat Hormuz mengalahkan rilis darurat IEA 400 juta barel. OPEC+ tahan pemangkasan, permintaan naik. Volatilitas tinggi: beli saat dip, opsi bullish. – vtmarketsid.com
USD/INR tetap stabil, karena pelemahan rupee mengimbangi membaiknya sentimen pasar setelah sebuah analisis yang keliru diterbitkan ulang
Written on March 12, 2026 at 12:47 pm, by davin
Ingat lonjakan 2025? USD/INR kini stabil, tertahan hedging dan outflow asing. Minyak turun berkat rencana rilis cadangan IEA, namun risiko Hormuz dan data inflasi AS tetap menguatkan dolar. – vtmarketsid.com