Live Updates

    15 April 2026
    Pada Maret, indeks harga ekspor tahunan AS naik menjadi 5,6% dari sebelumnya 3,5%

    Waspada, inflasi AS kembali memanas: indeks harga ekspor Maret melonjak 5,6% yoy, jauh di atas ekspektasi. Ini menguatkan sikap hawkish The Fed, menekan peluang cut, dukung strategi put ETF Treasury durasi panjang.

    15 April 2026
    Pada Februari, penjualan grosir bulanan Kanada naik 2%, di bawah perkiraan 2,3%

    Kanada memberi sinyal pelambatan: penjualan grosir Februari naik 2% MoM, meleset dari estimasi 2,3%. Prospek BoC makin dovish, CAD berpotensi tertekan, saham siklikal rawan koreksi.

    15 April 2026
    Pada Maret, Indeks Harga Impor bulanan AS naik 0,8%, di bawah perkiraan 2%

    Kejutan data AS: indeks harga impor Maret naik 0,8% mom, jauh di bawah estimasi 2%, sinyal disinflasi makin kuat. The Fed berpotensi lebih dovish; peluang SOFR, Treasury 2Y, dan saham growth.

    15 April 2026
    Pada Maret, harga ekspor AS naik 1,6% secara bulanan, melampaui perkiraan analis sebesar 1,5%

    Ekspor AS melonjak 1,6% mom pada Maret, melampaui estimasi 1,5%—sinyal inflasi “lengket”. Imbasnya: Fed makin hawkish, peluang pemangkasan Q2 2026 menyusut, dolar menguat, saham growth tertekan.

    15 April 2026
    Indeks Manufaktur Empire State New York pada April mencapai 11, jauh melampaui proyeksi minus 0,5

    Kejutan dari New York: Indeks Empire State April melesat ke 11, jauh di atas estimasi -0,5. Manufaktur menguat, The Fed berpotensi tetap hawkish—menekan obligasi panjang dan memicu volatilitas saham; VIX diincar.

    15 April 2026
    Jane Foley dari Rabobank memperkirakan tren penurunan EUR/GBP belakangan ini akan mereda, menyisakan bias kenaikan moderat pada musim gugur ini

    Awas sterling! EUR/GBP berpotensi berbalik naik menuju 0,88 pada musim gugur, ditopang prospek BoE makin dovish, pertumbuhan Inggris lemah, risiko politik, sementara inflasi inti zona euro mendorong ECB agresif.

    15 April 2026
    Kit Juckes dari Societe Generale Pertanyakan Dominasi Dolar, Soroti Pelebaran Ketidakseimbangan, Risiko IMF, dan Lemahnya Mata Uang di Negara Lain

    Dolar AS masih dominan, namun tanda retak makin jelas: porsi cadangan global turun 57,8%. Euro terhambat fragmentasi, yuan dibatasi kontrol modal. Pelaku pasar tetap pro-dolar, sambil hedging risiko sistemik.

    15 April 2026
    Poundsterling melemah saat momentum bullish mereda, setelah reli tujuh hari mendorong GBP/USD menembus puncak awan Ichimoku

    Cable mulai terkoreksi usai reli 7 hari, terseret kondisi overbought. Support kunci 1,3500–1,3450 dinilai kokoh. Inflasi Inggris tinggi vs data AS melemah, membuka peluang strategi opsi bullish Mei.

    15 April 2026
    AUD/USD Naik ke 0,7140, Ditopang Harapan Dialog AS-Iran dan PPI AS yang Lebih Lemah yang Menekan Penguatan Dolar

    AUD/USD menguat ke 0,7140! Didorong sinyal dialog AS–Iran dan PPI AS lebih lemah yang menekan dolar. Namun RBA waspada, China mixed, volatilitas opsi naik—pasar siaga.

    15 April 2026
    Ahli strategi ING Michiel Tukker mengatakan volatilitas harga minyak membentuk ekspektasi suku bunga ECB, The Fed, dan BoE

    Waspada: ayunan minyak kini jadi pemicu utama pricing suku bunga. Kenaikan US$10 bisa geser ekspektasi 25bp di ECB/Fed/BoE, memperlebar spread, menguras likuiditas, dan bikin strategi straddle-strangle lebih menarik.

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code