Live Updates

    18 April 2026
    Emas naik di atas US$4.850, menguat 1,5% seiring Selat Hormuz dibuka kembali, meredakan ketegangan dan melemahkan Dolar AS

    Emas melonjak 1,5% tembus US$4.850 usai Hormuz dibuka saat gencatan senjata, sementara WTI anjlok 9,5% dan dolar melemah. Pasar kian mengantisipasi pelonggaran The Fed, yield 10Y turun.

    18 April 2026
    Diplomasi Timur Tengah Dongkrak Minat Risiko, Dolar AS Melemah, Topang Mata Uang Asia Meski Imbal Hasil Jangka Pendek Tetap Tinggi

    Diplomasi Timur Tengah membaik, risk-on menguat: dolar AS melemah, FX Asia terangkat. Namun yield US front-end masih tinggi menahan dolar. Upcycle teknologi China-Taiwan dukung TWD/KRW/SGD/MYR; volatilitas berpotensi melonjak.

    18 April 2026
    Pasar tetap gelisah akibat ketidakpastian Hormuz; Dolar melemah mendekati 98,00, tertahan risiko geopolitik

    DXY stagnan dekat 98 seiring meredanya safe haven usai Selat Hormuz dibuka, namun risiko penutupan ulang membatasi pelemahan. Euro/sterling menguat, yen menguat, WTI turun, emas naik; pasar menanti pidato bank sentral dan data global.

    18 April 2026
    USD/JPY Turun Seiring Yen Menguat, Harga Minyak Merosot Usai Hormuz Dibuka Kembali, dan Dolar Melemah

    Yen menguat, dolar melemah: USD/JPY turun 0,61% ke 158,18, berpotensi turun mingguan ketiga. Minyak anjlok 10% pasca Selat Hormuz dibuka, dorong ekspektasi pemangkasan The Fed. BOJ diuntungkan.

    18 April 2026
    DBS memperkirakan PBoC akan mempertahankan LPR tenor 1 tahun di 3,00%, sementara pertumbuhan domestik yang tidak merata berbanding terbalik dengan dukungan dari ekspor

    Taruhan pemangkasan PBoC memudar: DBS proyeksikan LPR 1 tahun tetap 3,00% ditopang PDB 5,0% dan ekspor. Indonesia-Filipina juga tahan suku bunga; volatilitas yuan dan swap diprediksi rendah.

    18 April 2026
    Waller mengatakan ia akan memantau data ketenagakerjaan untuk mendeteksi tekanan, mengisyaratkan bahwa titik impas pasar tenaga kerja mendekati nol

    Ketegangan Timur Tengah bikin Fed siaga: Waller nilai “break-even” kerja mendekati nol, inflasi PCE Maret diproyeksi 3,5%. Pasar dianggap meremehkan risiko energi; peluang pemangkasan suku bunga memudar, volatilitas naik.

    18 April 2026
    Societe Generale: Permintaan Domestik yang Kuat Diperkirakan Mendorong Yuan Menuju 6,80 Meski Fixing PBoC Lebih Lebut

    Yuan dulu dibidik ke 6,80 per dolar, ditopang ekspor dan obligasi. Kini ekonomi melambat, USD/CNY 7,24, PBoC pangkas suku bunga. Opsi call/strangle jadi strategi pelemahan terukur, volatilitas terkelola.

    18 April 2026
    USD/CHF Melemah karena Franc Swiss Menguat, Saat Iran Tetap Membuka Selat Hormuz dan Harapan Kesepakatan Mendongkrak Sentimen

    Franc Swiss menguat, USD/CHF jatuh 0,46% ke 0,7800 dan menuju koreksi mingguan kedua. Gencatan senjata, Selat Hormuz tetap terbuka, minyak anjlok, DXY melemah, pasar makin yakin Fed akan memangkas.

    18 April 2026
    Kepala Ekonom UBS Paul Donovan: Bank sentral mencermati dampak konflik di Teluk, memprioritaskan efek putaran kedua ketimbang perubahan kebijakan cepat

    Investor, siap-siap: BoE dan ECB memilih “wait and see” atas gejolak Teluk, memantau dampak putaran kedua. Peluang kenaikan suku bunga menyusut, volatilitas mereda; EUR dan GBP berisiko tertekan jika The Fed tetap hawkish.

    17 April 2026
    Saham AS Melonjak Usai Gencatan Senjata Israel–Lebanon dan Iran Buka Kembali Selat Hormuz untuk Pelayaran Kapal

    Damai 10 hari Israel–Lebanon dan Hormuz tetap buka memicu reli Wall Street: Dow +1.000, S&P 500 tembus 7.100, Nasdaq +1,7%. Minyak anjlok, VIX turun; peluang hedging murah lewat opsi.

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code