Suspensi pembatasan ekspor unsur tanah jarang, yang diungkapkan pada bulan Oktober, telah dikonfirmasi oleh China.

China mengumumkan penghentian pembatasan ekspor bahan baku langka sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan terbaru dengan Washington. Keputusan ini, yang dikonfirmasi pada hari Jumat, mengikuti langkah-langkah yang diperkenalkan pada 9 Oktober. Di pasar mata uang, Dolar AS menunjukkan perubahan bervariasi terhadap mata uang utama. Dolar AS menguat paling banyak terhadap Dolar Selandia Baru tetapi sedikit melemah terhadap Dolar Kanada dan Franc Swiss.

Dogecoin Stabil

Nilai Dogecoin stabil di atas $0.1600 setelah awal minggu yang bergejolak. Peluncuran ETF Bitwise Dogecoin yang berbasis aset dapat terjadi 20 hari setelah pengajuan baru-baru ini. Beberapa daftar pialang untuk tahun 2025 memberikan panduan tentang pialang terbaik di berbagai wilayah dan pasar. Daftar ini bertujuan untuk memberi informasi kepada trader tentang opsi terbaik untuk memperdagangkan mata uang, CFD, dan lainnya. FXStreet memberikan wawasan pasar dengan disertai pernyataan tentang risiko dan ketidakpastian yang mungkin ada. Informasi ini tidak berfungsi sebagai rekomendasi resmi untuk keputusan keuangan. Pembaca dianjurkan untuk melakukan riset sebelum membuat pilihan investasi. Mengingat hari ini adalah 7 November 2025, konfirmasi China yang menangguhkan pembatasan ekspor bahan baku langka merupakan deeskalasi signifikan dalam ketegangan perdagangan. Ini diharapkan dapat meningkatkan sentimen risiko global, yang biasanya melemahkan Dolar AS sebagai aset aman. Kami percaya trader harus mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dalam suasana “risiko-aktif”, seperti menjual opsi call yang tidak berharga pada indeks volatilitas VIX.

Pandangan Dolar AS

Dolar AS saat ini kuat, tetapi Federal Reserve menunjukkan pendekatan hati-hati terhadap pemotongan suku bunga lebih lanjut. Data ekonomi terbaru dari Oktober 2025 menunjukkan bahwa inflasi AS tetap persisten di 3,1%, yang membenarkan laju pelonggaran Fed yang lambat. Perbedaan kebijakan ini dapat menjaga dukungan dolar dalam jangka pendek, menjadikan strategi seperti short straddle pada Invesco DB US Dollar Index Bullish Fund (UUP) sebagai pilihan bagi mereka yang mengharapkan volatilitas rendah. Sementara itu, Bank of England mempersiapkan pemotongan suku bunga pada bulan Desember, menciptakan pandangan bearish yang jelas untuk Pound Inggris. Dilihat kembali, PDB Inggris menyusut pada kuartal ketiga 2025, memperkuat argumen bagi bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter. Lingkungan ini menguntungkan untuk membeli opsi put pada pasangan GBP/USD untuk bersiap menghadapi penurunan lebih lanjut. Stabilitas emas di dekat angka $4,000 menunjukkan perlindungan mendasar terhadap inflasi yang sulit dikendalikan oleh bank sentral. Kami melihat dinamika serupa selama periode inflasi 2022-2023, di mana aset keras mengungguli meskipun suku bunga naik. Trader mungkin ingin mempertahankan posisi panjang melalui opsi call pada ETF emas untuk melindungi dari risiko yang sedang berlangsung. Yen Jepang tampaknya menguat, dengan USD/JPY mundur dari level 152.50. Level ini secara historis telah memicu kecemasan pasar tentang kemungkinan intervensi oleh otoritas Jepang, seperti yang kami lihat di akhir 2022. Dengan sikap dovish Fed, perbedaan suku bunga yang telah melemahkan Yen mungkin mulai menyusut, menjadikan opsi put pada USD/JPY sebagai perdagangan yang menarik. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai trading sekarang.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

USD terus mengalami penurunan, tidak dapat melewati 200dma meskipun ada antisipasi bullish sebelumnya.

Tren Pasar Tenaga Kerja Terkini

Kenaikan terbaru Dolar AS tidak melampaui rata-rata bergerak 200 hari dan menetap di level 99,80. Analis dari OCBC mengamati bahwa momentum bullish pada grafik harian telah berkurang, dengan Indeks Kekuatan Relatif (RSI) juga menurun. Tingkat dukungan USD saat ini tercatat di 99,80, 99,10, dan 98,40, sementara resistensi di 100,30/60. Kurangnya data yang tegas dan Federal Reserve yang terpecah memberikan ruang untuk rally USD lebih awal di minggu ini. Namun, Dolar AS yang lebih lemah diharapkan jika data AS mengungkapkan pelemahan lebih lanjut dan Federal Reserve memangkas suku bunga lebih dalam. Data terbaru menunjukkan adanya pelemahan di pasar tenaga kerja AS, dengan penciptaan lapangan kerja sektor swasta melambat dan PHK meningkat. Sebuah laporan khusus menunjukkan pemangkasan pekerjaan meningkat 183% dari September ke Oktober, mencapai 153.000. Sejak awal tahun, 1,1 juta pemangkasan pekerjaan telah diumumkan, menandai angka tertinggi sejak pandemi COVID-19 dimulai pada tahun 2020. Selain itu, jumlah lowongan pekerjaan di Indeed dan pelacak pertumbuhan upah telah menurun sepanjang tahun. Ekspektasi mengindikasikan Dolar AS yang lebih lembut bersama dengan pemangkasan suku bunga Fed yang terus berlangsung, tergantung pada sentimen risiko yang lebih luas dan kondisi pertumbuhan eksternal. Secara bersamaan, pemerintah AS menghadapi penutupan terpanjangnya, yang berlangsung lebih dari 36 hari.

Belum ada informasi baru untuk bagian ini.

Posisi untuk Kelemahan Dolar Lebih Lanjut

Dengan Fed yang telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuannya minggu lalu dan inflasi inti yang cenderung turun ke 2,8%, pemangkasan lebih lanjut diperkirakan akan terjadi pada awal 2026. Melihat kembali penutupan pemerintah yang berkepanjangan pada 2018-2019, DXY mengalami periode trading yang kacau sebelum akhirnya melemah, pola yang bisa terulang saat ini. Penutupan pemerintah saat ini, yang sudah menjadi yang terpanjang yang tercatat, hanya menambah pandangan bearish ini untuk dolar. Bagi para trader derivatif, ini menunjukkan posisi untuk kelemahan dolar lebih lanjut. Kita harus mempertimbangkan untuk membeli opsi put pada UUP, ETF indeks dolar, dengan target harga strike di bawah level saat ini untuk kedaluwarsa akhir Desember 2025 atau Januari 2026. Mengingat bahwa data mengejutkan baru-baru ini telah meningkatkan volatilitas, menggunakan spread debit put bisa menjadi cara yang hemat biaya untuk mengekspresikan pandangan bearish ini. Strategi ini juga dapat diperluas ke pasangan mata uang, terutama dengan membeli opsi call pada futures EUR/USD. Euro telah menunjukkan kekuatan relatif, dan selama sentimen risiko tetap terjaga, pasangan ini bisa menguji level 1,1550 yang disebutkan sebagai titik resistensi. Pandangan untuk Pound Sterling kurang jelas karena proyeksi permintaan Bank Inggris yang lemah, menunjukkan pendekatan yang lebih hati-hati seperti spread call bullish pada GBP/USD mungkin lebih bijaksana. Penutupan pemerintah yang berkepanjangan dan sinyal ekonomi yang lemah menciptakan ketidakpastian pasar yang lebih luas, yang kita lihat tercermin dalam VIX yang tetap di atas 20. Trader harus mempertimbangkan untuk menggunakan opsi call VIX sebagai lindung nilai portofolio terhadap peristiwa risiko mendadak yang dapat dipicu oleh kebuntuan politik atau perlambatan ekonomi yang lebih tajam dari yang diharapkan. Lingkungan ini juga mendukung kekuatan yang telah kita lihat pada aset safe-haven seperti emas, yang saat ini bertahan di atas $4.000 per ons.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Menurut Chris Turner dari ING, potensi pemotongan suku bunga oleh BoE di bulan Desember mungkin terlewatkan, berdampak negatif pada GBP.

Pound Sterling menunjukkan pemulihan yang moderat setelah keputusan Bank of England untuk mempertahankan suku bunga. Namun, Gubernur Andrew Bailey tampaknya cenderung untuk memangkas suku bunga pada bulan Desember, langkah yang saat ini diperkirakan dengan probabilitas 70%. Ini menunjukkan potensi suku bunga jangka pendek yang lebih rendah dan pound yang lebih lemah. Diperkirakan bahwa EUR/GBP dapat menemukan dukungan jika mendekati level 0.8760. Diharapkan untuk diperdagangkan di atas 0.88 menjelang Anggaran bulan ini, yang mungkin mempengaruhi dinamika pasar.

Bank Of England Pertahankan Suku Bunga

Bank of England mempertahankan suku bunga kemarin, memberikan sedikit dorongan pada pound. Namun, dengan Gubernur Bailey sekarang cenderung mendukung pemotongan suku bunga bulan depan, kami melihat risiko penurunan untuk Sterling. Pasar hanya memperkirakan peluang 70% untuk pemotongan Desember, yang tampaknya terlalu rendah. Pandangan ini diperkuat oleh data ekonomi terbaru. Angka ONS terkini untuk Oktober 2025 menunjukkan inflasi mencapai 2,1%, sedikit di atas target 2% Bank, sementara pertumbuhan PDB Q3 hanya 0,1%. Angka-angka ini memberikan alasan jelas bagi komite kebijakan moneter untuk merangsang perekonomian. Bagi trader derivatif, situasi ini menunjukkan bahwa membeli opsi put GBP yang kedaluwarsa setelah pertemuan Desember bisa menjadi cara yang baik untuk bersiap menghadapi pound yang lebih lemah. Harga saat ini menjadikan opsi ini mungkin menawarkan nilai seiring meningkatnya probabilitas pemotongan. Strategi ini akan menguntungkan dari penurunan Sterling yang diharapkan saat pasar menyesuaikan diri. Kami juga melihat pasangan EUR/GBP, yang seharusnya menemukan dukungan kuat di sekitar level 0.8760. Kami memperkirakan silang ini akan diperdagangkan di atas 0.88 menjelang pernyataan Anggaran pemerintah bulan ini. Opsi call pada EUR/GBP dapat digunakan untuk bersiap menghadapi pergerakan naik ini.

Penyesuaian Suku Bunga Inggris

Selain mata uang, penyesuaian suku bunga Inggris menawarkan peluang. Kontrak berjangka suku bunga jangka pendek Inggris tidak sepenuhnya mencerminkan kemungkinan pemotongan, situasi yang juga kami amati selama siklus pelonggaran 2019. Ini menciptakan kesempatan untuk bersiap menghadapi suku bunga yang lebih rendah saat pasar mengejar pedoman Bank. Buat akun VT Markets langsung Anda dan mulai berdagang sekarang.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Cadangan devisa di Singapura turun menjadi 392,2 miliar dari 393,1 miliar bulan sebelumnya.

Cadangan luar negeri Singapura sedikit menurun menjadi $392,2 miliar pada bulan Oktober, turun dari sebelumnya $393,1 miliar. Informasi ini merupakan bagian dari analisis keuangan yang lebih luas yang mencakup berbagai aktivitas ekonomi global dan pergerakan mata uang. Pasangan GBP/USD mengalami penurunan menjadi sekitar 1,3100 setelah hasil dovish dari pertemuan Bank of England bulan November. Secara bersamaan, EUR/USD jatuh di bawah 1,1550 selama sesi Eropa, dipengaruhi oleh pemulihan Dollar AS di tengah ketidakpastian ekonomi global dan penutupan pemerintah.

Emas dan Sentimen Pasar

Emas tetap berada di atas $4,000, terutama didorong oleh permintaan sebagai tempat aman. Kekhawatiran tentang tantangan ekonomi karena penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung mempengaruhi sentimen pasar, menunjukkan pendekatan hati-hati terhadap investasi yang lebih berisiko. Dogecoin mengalami rebound, diperdagangkan di atas $0,1600, didorong oleh antisipasi seputar peluncuran potensial dari Dogecoin Exchange Traded Fund milik Bitwise dalam waktu sekitar 20 hari. Perkembangan ini muncul setelah awal minggu yang sulit bagi mata uang kripto tersebut. Menjelang minggu depan, perhatian beralih ke aktivitas bank sentral dan rilis data AS yang mungkin memengaruhi dinamika pasar. Jalur divergensi untuk mata uang seperti Dolar Australia dan Pound Inggris menunjukkan prospek yang bervariasi saat bank sentral bersiap untuk pertemuan mendatang.

Sentimen Pasar dan Indikator Ekonomi

Sentimen pasar yang lebih luas condong ke arah aversi risiko, melemahkan Dollar AS terhadap Euro dan Yen. Ini mengikuti laporan pekerjaan AS yang mengecewakan yang kita lihat Jumat lalu, yang menunjukkan hanya 85.000 pekerjaan ditambahkan, memperkuat narasi tentang melambatnya ekonomi Amerika. Lingkungan ini membuat strategi untuk menjual Dollar, mungkin melalui futures atau opsi put pada indeks DXY, menjadi menarik. Ekspektasi untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve kini semakin solid, memberikan tekanan lebih lanjut pada Dollar. Alat CME FedWatch kini menunjukkan probabilitas 85% untuk pemotongan suku bunga pada pertemuan FOMC Desember 2025. Pandangan kebijakan moneter ini adalah alasan utama untuk mengharapkan kelemahan Dollar AS yang berkelanjutan dalam beberapa minggu mendatang. Kami melihat Emas sebagai aset kunci untuk diperhatikan, tetap kokoh di atas tanda $4,000 dengan permintaan tempat aman yang kuat. Masuknya dana ke dalam ETF yang didukung emas telah kuat, dengan kepemilikan global meningkat lebih dari 2% pada bulan Oktober 2025. Kami dapat mendapatkan eksposur terhadap momentum naik ini dengan membeli opsi call pada futures emas. Pound Sterling tampak lemah setelah Bank of England mengungkapkan kekhawatiran tentang permintaan jangka pendek. Pembacaan inflasi terbaru Inggris berada di angka 2,5%, memberi ruang lebih bagi bank sentral untuk mempertimbangkan kebijakan yang mendukung. Sikap dovish ini menunjukkan bahwa menjual futures GBP/USD bisa menjadi perdagangan yang menguntungkan. Dalam ruang kripto, kami mencatat bahwa Dogecoin bereaksi positif terhadap berita bahwa ETF spot Bitwise bisa diluncurkan dalam waktu 20 hari. Ini merupakan katalis yang sangat spekulatif, berbasis peristiwa yang kemungkinan akan meningkatkan volatilitas. Menggunakan opsi untuk membangun straddle panjang bisa menjadi cara untuk memperdagangkan pergerakan harga besar yang diharapkan.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Perlawanan di 201.40 sedang diuji oleh GBP/JPY di tengah kelemahan Yen dan momentum Pound yang membaik

Pound meningkat terhadap Yen yang lebih lemah tetapi menghadapi tantangan untuk menembus level resistensi 201.40. Kelemahan Yen disebabkan oleh data pengeluaran rumah tangga Jepang yang lebih rendah dari yang diharapkan, memberikan dukungan bagi Pound. Pada hari Jumat, pasangan GBP/JPY mendapatkan momentum karena kelemahan Yen, yang dipicu oleh perlambatan pertumbuhan pengeluaran rumah tangga bulan September menjadi 1,8% tahun ke tahun dari 2,3% di bulan Agustus, jauh dari proyeksi 2,5%. Meskipun demikian, pasangan ini kesulitan untuk melampaui level tertinggi baru-baru ini sekitar 201.40.

Kebijakan Moneter Jepang dan Prospek Ekonomi

Perdana Menteri Takaichi berkomentar tentang kemajuan ekonomi Jepang menuju pertumbuhan harga yang stabil, meragukan potensi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan pada bulan Desember. Sterling menunjukkan volatilitas pada hari Kamis saat Bank of England mempertahankan suku bunga, dengan keputusan yang sangat mendekati, karena empat anggota mendukung pengurangan suku bunga. Pernyataan kebijakan moneter BoE menunjukkan keyakinan pada puncaknya inflasi, dengan Gubernur Bailey menyarankan kemungkinan pelonggaran moneter di masa depan, meningkatkan harapan untuk pengurangan suku bunga pada bulan Desember. Data pengeluaran rumah tangga secara keseluruhan, yang merupakan indikator optimisme konsumen dan pertumbuhan ekonomi, menunjukkan adanya pembacaan yang lebih rendah dari yang diharapkan, yang dianggap negatif bagi Yen. Mengingat GBP/JPY sedang berjuang di level resistensi 201.40, ini menjadi titik keputusan yang krusial untuk minggu-minggu mendatang. Faktor utama adalah konflik antara Bank of England yang baru bersikap dovish dan Yen Jepang yang semakin lemah. Pertarungan di level teknis kunci ini menunjukkan bahwa volatilitas kemungkinan akan meningkat. Kelemahan Yen tidak hanya ditunjukkan oleh laporan pengeluaran rumah tangga pada hari Jumat. Kami telah melihat tren ini sepanjang tahun 2025, karena inflasi inti di Jepang, yang saat ini berada di 2,1%, kesulitan untuk menciptakan pertumbuhan upah yang berkelanjutan yang diperlukan Bank of Japan untuk membenarkan perubahan kebijakan yang signifikan. Ini membuat pasar semakin meragukan kenaikan suku bunga BoJ pada bulan Desember, yang terus menekan mata uang tersebut.

Strategi untuk Trader

Di sisi lain, Pound menghadapi hambatan setelah pertemuan Bank of England kemarin, di mana suara untuk mempertahankan suku bunga mengejutkan mendekati. Dengan inflasi Inggris yang turun menjadi 2,7% dalam pembacaan terbaru, penurunan yang signifikan dari rata-rata 2024, sinyal BoE untuk kemungkinan pengurangan suku bunga bulan depan menjadi kredibel. Ini membatasi kekuatan Pound dan menjelaskan keterhentiannya di angka 201.40. Bagi trader, ketidakpastian menjelang pertemuan bank sentral bulan Desember membuat pembelian volatilitas menjadi strategi yang menarik. Kami percaya membeli strangle GBP/JPY, menggunakan opsi yang kedaluwarsa pada akhir Desember, bisa menjadi cara yang efektif untuk mendapatkan keuntungan dari lonjakan tajam ke salah satu arah. Pendekatan ini diuntungkan dari gerakan tegas tanpa harus menebak dengan benar apakah dovishnya BoE atau ketidakaktifan BoJ yang akan menang. Sebagai alternatif, bagi mereka yang memiliki bias sedikit bullish berdasarkan kelemahan Yen yang terus-menerus, membeli opsi call dengan harga strike sedikit di atas 201.50 menawarkan cara berisiko rendah untuk memposisikan diri untuk kenaikan lebih tinggi. Biaya opsi adalah kerugian maksimum, yang melindungi dari pembalikan tiba-tiba jika sentimen bearish Sterling mengambil alih. Ini adalah cara yang terukur untuk berpartisipasi dalam potensi kenaikan. Buat akun VT Markets Anda yang live dan mulai trading sekarang.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Emas tetap bertahan pada keuntungan intraday di atas $4.000, tampaknya kebal terhadap meningkatnya permintaan USD

Emas tetap bertahan di atas tanda $4,000 meskipun ada sinyal pasar yang campur aduk. Kekhawatiran tentang kemungkinan penutupan pemerintah AS yang berkepanjangan dan legalitas tarif mendorong aliran investasi aman menuju emas, yang diuntungkan dari lemahnya pasar saham. Survei terbaru menunjukkan bahwa AS kehilangan pekerjaan pada bulan Oktober, yang mengindikasikan kemungkinan pemotongan suku bunga Federal Reserve. Meskipun ada pembelian Dolar AS sebagai kontra, latar belakang tetap menguntungkan bagi keuntungan emas. Para pedagang memperkirakan ada potensi kenaikan lebih lanjut untuk emas saat menargetkan rentang resistance $4,020-4,030.

Dampak Penutupan Pemerintah

Seiring penutupan pemerintah AS memasuki hari ke-38, ketidakpastian ekonomi semakin tumbuh, dengan Kantor Anggaran Kongres memproyeksikan pemotongan PDB sebesar hingga 2%. Pertanyaan muncul mengenai legalitas tarif yang diberlakukan dalam keadaan darurat, menambah ketidakpastian pasar. Kemungkinan Fed untuk memotong suku bunga pada bulan Desember berada di angka 67%, meningkat dari 60%. Dolar AS yang menurun telah meningkatkan daya tarik emas, meskipun ada sedikit pembelian USD. Kesuksesan emas dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ketidakstabilan geopolitik, suku bunga, dan USD. Bank sentral memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan emas, dengan pembelian yang mencolok dari Tiongkok, India, dan Turki. Emas memiliki hubungan berlawanan dengan USD dan aset berisiko, seringkali menguat ketika Dolar melemah atau selama gejolak ekonomi. Dengan kekuatan emas saat ini di atas $4,000, fokus kita harus pada permintaan investasi aman yang berkelanjutan. Penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung, kini sudah mencapai 38 hari, menciptakan ketidakpastian ekonomi yang signifikan, melampaui penutupan 35 hari yang kita lihat pada tahun 2018-2019. Kebuntuan politik yang berkepanjangan ini, dikombinasikan dengan pertanyaan di depan Mahkamah Agung mengenai kekuatan tarif presiden, membuat investor merasa cemas. Kami melihat tanda-tanda jelas dari pendinginan ekonomi AS, yang meningkatkan taruhan atas pemotongan suku bunga Federal Reserve lainnya pada bulan Desember. Data penggajian swasta untuk bulan Oktober menunjukkan kehilangan pekerjaan, kontras tajam dengan rata-rata penambahan bulanan sekitar 190,000 pekerjaan yang kami lihat sepanjang tahun 2024. Gambaran pasar tenaga kerja yang melemah ini memperkuat probabilitas 67% yang diletakkan para pedagang pada pemotongan suku bunga bulan depan, yang menjadikan kepemilikan aset yang tidak menghasilkan seperti emas lebih menarik.

Strategi Perdagangan Derivatif

Bagi trader derivatif, lingkungan ini menyarankan strategi bullish, tetapi dengan hati-hati. Penembusan yang tegas di atas level resistance $4,020-$4,030 bisa menjadi pemicu untuk membeli opsi call atau masuk ke kontrak futures jangka panjang, menargetkan pergerakan menuju tanda $4,100. Ketakutan ekonomi yang mendasari memberikan dukungan kuat untuk pergerakan tersebut, menjadikannya strategi utama untuk dipertimbangkan dalam beberapa minggu ke depan. Namun, kita juga harus bersiap untuk pembalikan jika sentimen politik berubah. Resolusi yang mengejutkan untuk penutupan pemerintah dapat memicu penjualan tajam, jadi kita harus mengawasi level support di $3,965 dengan cermat. Membeli opsi put dengan harga strike di bawah tingkat ini, mungkin mendekati $3,900, dapat berfungsi sebagai lindung nilai yang berharga terhadap kembali ke sentimen risiko. Tarikan yang bertentangan antara dolar investasi aman dan Fed yang dovish menciptakan potensi untuk fluktuasi harga yang tajam. Indeks Dolar AS (DXY) telah berombak-ombak, baru-baru ini terkatung-katung di sekitar angka 105.50, mencerminkan ketidakpastian ini. Ini menunjukkan bahwa strategi volatilitas, seperti long straddle, dapat efektif untuk trader yang memperkirakan pergerakan harga yang signifikan tetapi tidak yakin arah pergerakannya.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Bank Rakyat Tiongkok melaporkan sedikit peningkatan cadangan emas menjadi 74,09 juta ons.

Cadangan emas China meningkat sedikit menjadi 74,09 juta ons troy halus pada bulan Oktober, menurut Bank Rakyat Tiongkok. Ini merupakan kenaikan kecil dari 74,06 juta ons troy pada akhir September, yang bernilai sekitar $297,21 miliar dibandingkan dengan $283,29 miliar bulan sebelumnya. Pada saat pelaporan, harga emas naik sebesar 0,7% menjadi sekitar 4.010. Emas secara tradisional dihargai karena perannya sebagai penyimpan nilai dan dianggap sebagai aset aman, terutama pada masa ketidakpastian ekonomi. Emas berfungsi sebagai pelindung terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Cadangan Emas Sebagai Pelindung

Bank sentral, termasuk di negara berkembang seperti China, India, dan Turki, memegang cadangan emas yang besar untuk memperkuat ekonomi mereka dan mendiversifikasi aset mereka. Pada tahun 2022, bank sentral di seluruh dunia menambah 1.136 ton emas, yang merupakan peningkatan tahunan tertinggi yang tercatat. Harga emas umumnya bergerak berlawanan arah dengan Dolar AS dan imbal hasil Treasury, seringkali naik ketika Dolar melemah. Berbagai faktor, seperti ketegangan geopolitik, kondisi ekonomi, dan suku bunga, memengaruhi harga emas. Secara umum, suku bunga yang lebih rendah mendukung kenaikan harga emas, sementara pasar saham yang lebih kuat dapat menyebabkan harga emas turun. Bank Rakyat Tiongkok melanjutkan akuisisi emas secara bertahap pada bulan Oktober, menambah jumlah kecil pada cadangannya. Langkah ini, meskipun kecil, mengonfirmasi strategi diversifikasi bank sentral yang terus berlangsung sejak pembelian besar-besaran pada tahun 2022. Ini memberikan dukungan yang stabil untuk pasar, menunjukkan bahwa permintaan sektor resmi tetap ada bahkan pada tingkat harga yang lebih tinggi.

Suku Bunga Dan Pasar Emas

Saat ini, dengan harga emas yang diperdagangkan mendekati $4.010 per ons, kita berada di pasar yang sensitif terhadap ekspektasi kebijakan moneter. Keputusan Federal Reserve minggu lalu untuk mempertahankan suku bunga tetap, ditambah dengan data inflasi Oktober yang menunjukkan CPI inti pada 3,5%, telah memicu spekulasi bahwa siklus pengetatan telah berakhir. Perubahan ini penting bagi emas yang tidak menghasilkan imbal hasil, menjadikannya lebih menarik bagi investor untuk dimiliki. Sentimen ini langsung memengaruhi pasar mata uang dan obligasi, yang harus diperhatikan oleh para pedagang derivatif. Indeks Dolar AS telah melemah selama sebulan terakhir, turun hampir 2,5% untuk diperdagangkan sekitar 102, memberikan angin segar yang signifikan bagi emas. Pada saat yang sama, imbal hasil Treasury AS 10 tahun telah turun menjadi 3,9%, mengurangi biaya kesempatan untuk memegang logam berharga ini. Sentimen investor juga menunjukkan kekuatan yang baru setelah periode konsolidasi lebih awal tahun ini. Kami melihat total kepemilikan yang diketahui dalam ETF yang didukung emas secara global meningkat lebih dari 20 ton dalam sebulan terakhir, aliran masuk signifikan pertama sejak musim semi. Ini menunjukkan minat yang lebih luas dari institusi dan ritel kembali ke pasar, yang dapat memicu momentum kenaikan lebih lanjut. Menggiven faktor-faktor ini, volatilitas di pasar opsi emas telah meningkat. Para pedagang harus mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dari aksi harga naik yang berkelanjutan tetapi juga melindungi terhadap kemungkinan penarikan tajam jangka pendek. Pembelian konsisten oleh bank sentral memberikan dasar, sementara perubahan dalam pandangan suku bunga memberikan penggerak potensial untuk keuntungan dalam beberapa pekan mendatang. Buat akun VT Markets Anda yang live dan mulai trading sekarang.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Pada pembukaan Eropa, Minyak WTI naik menjadi $60,04, sementara Brent meningkat menjadi $63,97.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Minyak WTI

Penawaran dan permintaan adalah faktor utama yang mempengaruhi harga minyak WTI. Pertumbuhan global berdampak pada permintaan, sementara peristiwa seperti ketidakstabilan politik dapat mempengaruhi pasokan. Nilai Dolar AS juga berperan karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam dolar. Laporan inventaris minyak mingguan dari American Petroleum Institute dan Energy Information Agency juga mempengaruhi harga minyak WTI. Penurunan dalam inventaris menunjukkan permintaan yang meningkat, sehingga harga naik, sementara inventaris yang lebih tinggi biasanya membuat harga turun. Keputusan produksi OPEC lebih lanjut memengaruhi harga minyak. Penyesuaian kuota produksi dapat memperketat atau melonggarkan pasokan, sehingga mempengaruhi harga. OPEC+ mencakup anggota non-OPEC tambahan, terutama Rusia, yang memengaruhi dinamika ini. Melihat pergerakan harga yang positif dalam minyak mentah WTI, kami melihat langkah hari ini ke $60.04 sebagai respons langsung terhadap data inventaris terbaru. Laporan dari Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu, 5 November lalu, menunjukkan penurunan mengejutkan sebesar 2,1 juta barel, padahal para analis memperkirakan sedikit peningkatan. Ini menunjukkan bahwa permintaan saat ini melebihi pasokan lebih dari yang diperkirakan pasar.

Rapat OPEC+ Mendatang

Gambaran permintaan rumit, menciptakan ketidakpastian untuk beberapa minggu mendatang. Dana Moneter Internasional (IMF) bulan lalu merevisi perkiraan pertumbuhan global untuk 2026 sedikit menurun menjadi 2,9%, yang dapat mengindikasikan pelunakan permintaan minyak di masa depan. Namun, konsumsi saat ini tetap kuat, terutama di pasar Asia yang sedang berkembang, menjaga harga tetap stabil untuk saat ini. Di sisi pasokan, semua perhatian tertuju pada rapat OPEC+ yang akan datang dijadwalkan pada 4 Desember di Wina. Kami mendengar desas-desus yang terus berlanjut tentang perpecahan, dengan beberapa anggota ingin meningkatkan kuota produksi sementara pemain kunci mendorong untuk mempertahankannya stabil guna mendukung harga di atas level $60. Keputusan ini adalah sumber potensi volatilitas terbesar bagi pasar minyak. Nilai Dolar AS juga memberikan dorongan bagi harga minyak mentah. Setelah notulen pertemuan terbaru Federal Reserve menunjukkan potensi jeda dalam kenaikan suku bunga untuk kuartal pertama 2026, Indeks Dolar AS (DXY) telah melemah menjadi sekitar 103.5. Dolar yang lebih lemah membuat minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lain, yang umumnya meningkatkan permintaan.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Dukungan untuk Dolar AS meningkat seiring perhatian beralih ke data sentimen konsumen dari AS.

Dolar AS stabil pada Jumat pagi di Eropa setelah melemah terhadap mata uang utama pada hari Kamis. Fokus kini beralih pada data pasar tenaga kerja dari Kanada dan Indeks Sentimen Konsumen AS dari Universitas Michigan untuk bulan November. Pada hari Kamis, Challenger, Gray & Christmas melaporkan bahwa perusahaan-perusahaan AS mengurangi lebih dari 150.000 pekerjaan pada bulan Oktober, mencatat pengurangan terbesar untuk bulan itu dalam lebih dari dua dekade. Ini menyebabkan penurunan signifikan pada indeks Wall Street dan penurunan 0,5% pada Indeks USD, yang kemudian menetap di sekitar 99,80 pada hari Jumat.

Bank Of England Menjaga Suku Bunga Kebijakan

Bank of England mempertahankan suku bunga kebijakan di 4% pada bulan November, sesuai dengan ekspektasi pasar, dengan empat anggota komite mendukung pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin. Sementara reaksi awal negatif bagi Pound Sterling, komentar hati-hati Gubernur Andrew Bailey membantu pemulihan. Selain itu, GBP/USD diperdagangkan di atas 1.3100 setelah kenaikan besar pada hari Kamis. Sementara itu, EUR/USD naik sekitar 0,5% pada hari Kamis dan tetap stabil di bawah 1.1550. Data dari China menunjukkan pertumbuhan ekspor dan impor di bawah ekspektasi, berkontribusi pada AUD/USD yang mendekati 0.6500. Emas tetap di atas $4,000, dan USD/JPY diperdagangkan positif di dekat 153.50. Pengurangan pekerjaan besar yang diumumkan kemarin, terbesar untuk bulan Oktober dalam lebih dari dua dekade, merupakan sinyal merah signifikan bagi ekonomi AS. Kelemahan di pasar tenaga kerja, terutama di sektor teknologi dan ritel, secara langsung menantang sikap ketat Federal Reserve. Kita kini harus mempertimbangkan kemungkinan pergeseran kebijakan lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya. Kekhawatiran ini diperburuk oleh laporan pekerjaan resmi terbaru minggu lalu, yang menunjukkan hanya 85.000 pekerjaan yang ditambahkan pada bulan Oktober, jauh di bawah ekspektasi. Dengan angka inflasi CPI terbaru masih berkisar di angka 3,5% yang sulit diatasi, Fed berada dalam posisi sulit. Situasi ini mengingatkan pada ketakutan stagflasi yang muncul pada tahun 2022, tetapi sekarang dengan kehilangan pekerjaan yang nyata.

Volatilitas Pasar Dan Dilema Fed

Mengingat ketidakpastian ini, kita harus mengantisipasi volatilitas yang lebih tinggi di pasar suku bunga dan mata uang dalam beberapa minggu mendatang. Trader derivatif bisa mempertimbangkan untuk membeli opsi put pada Indeks Dolar AS sebagai langkah langsung dalam pergeseran Fed. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan yang akan datang akan menjadi titik data penting, karena pembacaan yang buruk akan memperkuat pandangan bearish terhadap dolar. Kekuatan emas, yang tetap di atas $4,000 per ounce, mencerminkan ketakutan ini secara langsung. Tingkat harga ini menunjukkan bahwa modal sudah mulai mencari perlindungan dari inflasi yang berkepanjangan dan kemungkinan penurunan ekonomi. Fed yang kurang agresif secara historis mendukung harga emas, karena mengurangi biaya peluang untuk memiliki aset yang tidak memberikan hasil.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Pada bulan September, ekspor Jerman melebihi proyeksi, mencatatkan peningkatan bulan ke bulan sebesar 1,4%.

Pada bulan September, ekspor Jerman naik sebesar 1,4%, melampaui pertumbuhan yang diperkirakan sebesar 0,5%. Ini menunjukkan tren positif dalam kinerja perdagangan Jerman untuk bulan tersebut. Pasar Eropa mengalami fluktuasi dengan EUR/USD turun di bawah 1,1550 akibat pemulihan USD yang dipengaruhi oleh data pekerjaan AS yang lemah dan penjualan saham teknologi. Poundsterling juga mengalami tekanan, terpengaruh oleh keputusan Bank of England untuk mempertahankan suku bunga.

Kestabilan Pasar

Emas tetap diperdagangkan di atas $4,000, didukung oleh permintaan sebagai aset aman di tengah kekhawatiran mengenai kebijakan ekonomi AS dan kemungkinan penghentian pemerintahan yang berkepanjangan. Sementara itu, Dogecoin menunjukkan stabilitas setelah periode yang berpotensi volatil, diperdagangkan di atas $0,1600 dengan kemungkinan introduksi ETF Dogecoin Bitwise yang akan datang. Pasar yang lebih luas dipengaruhi oleh sinyal campuran, termasuk tindakan bank sentral dan perkembangan geopolitik. Acara mendatang, seperti pertemuan bank sentral dan rilis data ekonomi AS, diperkirakan akan lebih mempengaruhi dinamika pasar. Berbagai analisis menunjukkan lintasan yang berbeda untuk berbagai mata uang dan komoditas. Poin-poin penting untuk trader adalah melakukan riset menyeluruh dan memahami risiko pasar, karena pernyataan yang mengarah ke masa depan mengandung ketidakpastian. Terjun ke pasar yang berfluktuasi memerlukan pertimbangan yang hati-hati terhadap dampak finansial dan psikologis.

Ketahanan Zona Euro

Angka ekspor Jerman yang lebih kuat dari yang diperkirakan untuk bulan September menunjukkan bahwa ekonomi Zona Euro mungkin memiliki lebih banyak ketahanan daripada yang kita kira. Sinyal positif ini, dikombinasikan dengan survei Sentimen Ekonomi ZEW terbaru untuk November 2025 yang juga menunjukkan peningkatan, mengisyaratkan kekuatan yang mendasari. Kita harus mempertimbangkan opsi panggilan pada euro, memposisikan untuk potensi kenaikan jika kekuatan dolar AS saat ini terbukti sementara. Ekonomi Amerika, bagaimanapun, menunjukkan tanda peringatan, menjelaskan suasana defensif di pasar. Laporan pekerjaan terbaru dari Oktober 2025 menunjukkan kenaikan yang lemah hanya 95,000 pekerjaan, jauh di bawah perkiraan dan memicu kekhawatiran akan perlambatan. Ketidakpastian ini, ditambah dengan penghentian pemerintahan AS yang sedang berlangsung, menjelaskan mengapa emas tetap kokoh di atas $4,000 per ons, menjadikan posisi panjang pada logam ini sebagai lindung nilai yang logis terhadap gejolak lebih lanjut. Sementara itu, pound Inggris tetap di bawah tekanan setelah pemungutan suara tipis 5-4 dari Bank of England untuk mempertahankan suku bunga. Sikap dovish ini didukung oleh data inflasi Inggris terbaru yang tercatat sebesar 1,8% untuk Oktober 2025. Melihat kembali reaksi pasar terhadap perubahan dovish pada akhir 2010-an, kita melihat preseden yang jelas untuk kelemahan sterling, menjadikan opsi put pada GBP/USD menjadi strategi yang menarik. Dengan sinyal ekonomi yang bertentangan ini, kita memperkirakan volatilitas pasar akan berlanjut. VIX, ukuran utama rasa takut pasar, telah berfluktuasi sekitar 22, jauh lebih tinggi dari rata-rata jangka panjangnya dan menunjukkan kecemasan trader. Lingkungan yang tinggi ini menunjukkan bahwa strategi opsi yang dirancang untuk menghasilkan keuntungan dari pergerakan harga yang besar, seperti straddle pada indeks utama, bisa efektif dalam beberapa minggu mendatang. Buat akun VT Markets langsung Anda dan mulai trading sekarang.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Back To Top
server

Halo 👋

Bagaimana saya bisa membantu?

Ngobrol langsung dengan tim kami

Obrolan Langsung

Mulai percakapan langsung lewat...

  • Telegram
    hold Ditangguhkan
  • Segera hadir...

Halo 👋

Bagaimana saya bisa membantu?

telegram

Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

QR code