Ahli strategi UOB melaporkan GBP/USD turun dari 1,3575 ke 1,3447, dan memperkirakan konsolidasi di kisaran 1,3455–1,3525 setelah penurunan berlebihan.

GBP/USD naik ke 1,3575, lalu turun ke 1,3447 selama sesi New York dan kemudian ditutup di 1,3481, turun 0,58%. Pandangan naik (bullish, artinya perkiraan harga akan naik) sebelumnya dibalik setelah pergerakan turun melewati level dukungan (support, level harga yang sering menahan penurunan) 1,3475. Untuk hari ini, pasangan ini diperkirakan bergerak mendatar (konsolidasi, artinya harga bergerak dalam kisaran sempit) dan bukan melanjutkan penurunan, dengan kisaran harian 1,3455 hingga 1,3525. Penurunan disebut berlebihan, sehingga dalam waktu dekat pergerakan menyamping lebih mungkin terjadi.

Near Term Consolidation Outlook

Dalam periode 1–3 minggu, GBP/USD kembali berada dalam fase perdagangan kisaran (range-trading, artinya jual-beli mengandalkan batas atas-bawah kisaran) antara 1,3435 dan 1,3605. Rujukan sebelumnya tentang meningkatnya risiko tembus (breakout, artinya harga menembus batas kisaran) di atas 1,3605 menjadi tidak berlaku karena penurunan setelahnya. Catatan terpisah tertanggal 05 Des 2025, saat harga saat ini (spot, artinya harga pasar saat itu) 1,3215, menyatakan pasangan ini bisa terus turun dalam fase konsolidasi menurun (descending consolidation, artinya kisaran pergerakan bergeser turun), dengan dukungan di 1,2945. Artikel tersebut menyebut dibuat menggunakan alat AI dan ditinjau oleh editor. Pembalikan tajam tahun lalu setelah gagal menembus 1,3575 menunjukkan dorongan naik (bullish momentum, artinya kekuatan beli yang mendorong harga naik) sudah benar-benar berhenti. Kita kini kembali ke fase konsolidasi yang familiar, yang menunjukkan tidak ada pendorong arah yang jelas untuk Sterling (pound Inggris). Kembalinya kondisi terikat-kisaran (range-bound, artinya harga cenderung bolak-balik dalam batas tertentu) ini mendukung strategi yang mencari untung dari gerak menyamping, bukan dari tren kuat. Untuk beberapa minggu ke depan, kami melihat pound bergerak antara 1,3435 dan 1,3605. Ini membuat strategi menjual opsi (options, instrumen turunan yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli/menjual pada harga tertentu; menjual opsi berarti menerima premi namun menanggung risiko) seperti strangle (menjual opsi beli dan opsi jual dengan harga patokan berbeda) atau iron condor (strategi gabungan beberapa opsi untuk membatasi risiko dalam kisaran) menarik untuk mengumpulkan premi (premium, uang yang diterima penjual opsi) seiring berjalannya waktu. Data inflasi Inggris terbaru untuk Januari 2026, yang menunjukkan sedikit turun menjadi 2,1%, mendukung pandangan ini karena mengurangi tekanan langsung pada Bank of England untuk menaikkan suku bunga. Pada saat yang sama, data ekonomi AS tetap kuat, dengan laporan Non-Farm Payrolls (NFP, data jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian) terbaru dari awal Februari melampaui perkiraan dan membuat dolar tetap kuat. Perbedaan kondisi ekonomi ini membatasi kenaikan besar GBP/USD, sehingga kisaran tetap bertahan. Karena itu, menjual opsi beli (call options, opsi untuk membeli) dekat level hambatan (resistance, level harga yang sering menahan kenaikan) 1,3605 terlihat sebagai langkah yang masuk akal.

Risk Management Considerations

Kita juga perlu memperhatikan potensi turun yang pernah dicatat pada Desember 2025, di mana penurunan lebih dalam menuju 1,2945 dinilai mungkin terjadi. Setiap penembusan di bawah dukungan kisaran saat ini di 1,3435 akan membatalkan strategi menyamping. Trader sebaiknya mempertimbangkan membeli opsi jual out-of-the-money (OTM, artinya harga patokan opsi berada di luar harga pasar saat ini) sebagai lindung nilai (hedge, pelindung risiko) terhadap kenaikan volatilitas (volatility, tingkat besar-kecilnya fluktuasi harga) secara tiba-tiba atau penurunan tajam. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

**Snowflake Mengungguli Laporan di Tengah Siklus Pertumbuhan Adopsi AI**

Snowflake (SNOW) baru saja melaporkan pertumbuhan pendapatan 30% dan transaksi rekor US$400 juta. Saat permintaan AI (kecerdasan buatan) makin cepat, cari tahu posisi SNOW dalam siklus “hidup” AI—dan mengapa ini bisa jadi peluang CFD yang menarik.

Perusahaan Perangkat Lunak yang Memungkinkan AI di Perusahaan

Kebanyakan investor mengenal Nvidia karena chip. Banyak juga mengenal Amazon, Microsoft, dan Google karena layanan cloud (komputasi awan: menjalankan layanan lewat pusat data di internet). Namun, lebih sedikit yang membahas Snowflake (SNOW)—platform data yang berada di antara raksasa infrastruktur itu dan aplikasi AI yang dibangun di atasnya. Posisi Snowflake di sektor teknologi saat ini cukup unik.

Di dunia saat data menjadi “bahan mentah” AI, Snowflake menyediakan tempat dan sistem untuk mengolahnya.

Produk Utama dan Kemampuan Snowflake untuk AI dan Data

  • Rekayasa Data — Memisahkan compute (daya komputasi untuk memproses) dari storage (penyimpanan) agar kueri (permintaan/pencarian data) cepat pada skala petabyte (satuan data yang sangat besar). Menangani data terstruktur (rapi seperti tabel) dan tidak terstruktur (mis. teks/dokumen) lewat alur Bronze → Silver → Gold (tahap data mentah → dibersihkan → siap dipakai untuk analisis). Pelanggan membayar sesuai pemakaian compute, storage, dan transfer data.
  • Analitik — Gudang data “cloud-native” (dibuat khusus untuk cloud) yang mendukung BI (Business Intelligence: laporan untuk bisnis), data science (ilmu analisis data), peramalan, dan laporan real-time (langsung) dalam skala besar—mesin utama untuk kerja analitik di perusahaan.
  • AI—Snowflake Intelligence (kerangka “agen AI”: sistem AI yang bisa menjalankan tugas) dan Cortex AI memungkinkan perusahaan membuat dan menjalankan aplikasi berbasis AI langsung di data yang sudah diatur dan diawasi (governed data: data dengan aturan akses, kualitas, dan keamanan). Data tidak perlu dipindah atau digandakan. Pemakaian naik dua kali lipat dibanding kuartal sebelumnya di Q4 FY2026, melewati 2.500 akun aktif.
  • Aplikasi & Kolaborasi — Berbagi data aman lintas cloud di AWS, Azure, dan Google Cloud tanpa menyalin data. Per Januari 2026, 40% pelanggan punya koneksi berbagi aktif; 3.678 listing Marketplace (katalog data/aplikasi), naik 21% YoY (year-over-year: dibanding tahun lalu).

Laporan Snowflake Q4 FY2026

Hasil Q4 FY2026 Snowflake pada 25 Februari 2026 melampaui perkiraan di hampir semua sisi. Saham naik lebih dari 5% di perdagangan setelah jam bursa (after hours: perdagangan di luar jam normal), mencerminkan optimisme baru, mengingat besarnya tekanan dan keraguan sebelumnya saat persaingan AI dipertanyakan.

Poin-poin penting laba dan pertumbuhan:

  • Margin operasi non-GAAP mencapai 10,5%—naik 400+ bps YoY (bps/basis point: 1 bps = 0,01%)
  • Proyeksi margin FY2027 dinaikkan ke 12,5% (guidance: perkiraan resmi dari perusahaan)
  • Kompensasi berbasis saham (pembayaran karyawan berupa saham) turun jelas
  • Cerita “disiplin keuangan” mulai terlihat hasilnya
  • Lebih banyak pelanggan baru dan belanja pelanggan meningkat, termasuk kontribusi belanja US$10 juta
  • Fokus tetap pada ketatnya operasi (operational rigor: pengelolaan biaya, proses, dan eksekusi) untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang

Sumber: Snowflake Investor Relations — Rilis Laba Q4 & Full Year FY2026

Metrik yang paling diperhatikan adalah Remaining Performance Obligations (RPO: nilai kontrak pendapatan yang sudah dipesan tetapi belum diakui sebagai pendapatan). Ini menunjukkan perusahaan-perusahaan meneken komitmen yang lebih besar dan lebih panjang, banyak didorong oleh beban kerja AI (AI workloads: pekerjaan komputasi untuk melatih/menjalankan AI).

Source: Reuters & Yahoo Finance — Laba Snowflake Q4 FY2026, 25 Februari 2026

Laporan Snowflake menyoroti kerja sama yang diperluas dengan Anthropic, Google Cloud, dan OpenAI, menegaskan perannya dalam persaingan AI. Laporan itu juga mendukung kabar kontrak besar lebih dari US$400 juta dengan mitra yang belum disebutkan.

Inovasi yang Menjanjikan pada Platform dan Perangkat Lunak

Snowflake sedang berevolusi. Yang awalnya solusi gudang data kini cepat menjadi lapisan tempat perusahaan menjalankan agen AI dan alur kerja (workflows: rangkaian proses kerja otomatis). Snowflake Intelligence dan Cortex Code menjadi produk utama. Keduanya membantu pengembang membuat aplikasi AI untuk produksi (production: dipakai nyata oleh pengguna/bisnis) langsung di lingkungan data Snowflake yang terkelola, sehingga tidak perlu merangkai banyak alat yang membuat proses rumit dan berisiko.

Snowflake di Tengah Lanskap Teknologi dan AI

Snowflake berada di bagian mana dalam alur AI?

Untuk memahami nilai strategis Snowflake, bayangkan susunan lengkap AI (AI stack: lapisan teknologi dari bawah ke atas).

Setiap aplikasi AI melewati rantai pendukung berikut:

Snowflake berada di lapisan ketiga, di antara infrastruktur cloud dan model AI yang memakainya. Tanpa data perusahaan yang bersih, mudah diakses, dan diatur dengan baik (well-governed: ada aturan akses, kualitas, audit, dan keamanan), model AI akan menghasilkan keluaran yang tidak andal. SNOW menyelesaikan masalah ini. Snowflake tidak membuat model; Snowflake membuat model bisa dipakai dalam skala perusahaan.

Snowflake dan Para Inovator dalam Susunan AI

Snowflake punya posisi yang unik di dunia AI dan cloud, tetapi lajunya bisa dipengaruhi pemain lain, terutama raksasa cloud lama dan perusahaan AI yang lebih khusus. Karena itu, kita bahas bagaimana Snowflake menghadapi tantangan dan peluang yang khas.

Raksasa Cloud: Peluang Pertumbuhan di Tengah Persaingan

Snowflake berjalan di atas infrastruktur cloud dari pesaing terkuatnya. Jadi pertumbuhannya terkait dengan pusat data (data center) para pemain cloud besar yang memasok daya komputasi untuk platform Snowflake. Posisi ini cenderung bertahan lama.

Raksasa CloudProduk Data MerekaHubungan dengan SNOW
Amazon (AWS)Amazon RedshiftSNOW berjalan di AWS; Redshift pesaing langsung
Google (GCP)BigQuerySNOW berjalan di GCP; BigQuery bersaing untuk beban kerja yang sama
Microsoft (Azure)Azure Synapse AnalyticsSNOW berjalan di Azure; Synapse membidik pembeli perusahaan yang sama
Oracle (ORCL)Oracle Autonomous DatabaseBersaing di database perusahaan lama yang pindah ke cloud untuk AI

Karena itu, pertumbuhan Snowflake sebagian bergantung pada ekspansi pusat data cloud—namun Snowflake juga bersaing dengan mereka untuk belanja TI perusahaan (wallet share: porsi anggaran yang dibelanjakan ke suatu vendor).

Meski bergantung pada infrastruktur mereka, kemampuan Snowflake dalam tata kelola data (data governance: aturan kualitas, akses, dan keamanan data) dan kemudahan integrasi (menghubungkan sistem) membuatnya kuat di lanskap AI yang berubah cepat.

  • Netral terhadap cloud: Snowflake dapat berjalan secara native (terintegrasi langsung) di semua raksasa cloud, memberi fleksibilitas yang sulit ditandingi satu penyedia cloud.
  • Menghindari “terkunci vendor”: Banyak perusahaan besar enggan menaruh semua operasi data pada satu hyperscaler (penyedia cloud skala raksasa). Snowflake menjadi pilihan netral dan independen.
  • Fokus utama: Berbeda dengan Microsoft atau Google, bisnis Snowflake fokus pada lapisan platform data dan AI. Fokus ini biasanya membuat pengembangan fitur lebih cepat dan lebih dalam.

Platformnya yang tidak bergantung satu cloud (cloud-agnostic) dapat dipakai di banyak lingkungan, menjadi dasar yang kuat untuk penggunaan AI apa pun penyedia modelnya, dan berpeluang merebut pangsa pasar.

Bagi trader CFD Shares (CFD: kontrak untuk memperdagangkan selisih harga tanpa memiliki saham), raksasa cloud cenderung lebih stabil namun pergerakan harganya biasanya tidak “tajam”, karena bisnisnya besar dan beragam.

SNOW, sebagai platform data yang fokus, lebih “peka” terhadap siklus adopsi AI di perusahaan. Artinya, peluang pergerakan harga juga bisa lebih besar.

Snowflake vs Datadog: Data Inti vs Pemantauan dalam Alur AI

Untuk perusahaan yang lebih khusus, memahami bedanya membantu Anda melihat siapa yang diuntungkan oleh tren inovasi AI yang berbeda. Analis sering membandingkan Snowflake dengan Datadog dalam infrastruktur data dan AI, tetapi perannya berbeda:

DimensiSnowflake (SNOW)Datadog (DDOG)
Peran UtamaPembangun platform data intiLapisan observability & monitoring (pemantauan kesehatan sistem)
Kegunaan UtamaMenyimpan, mencari (query), dan berbagi data perusahaanMemantau kinerja aplikasi cloud & infrastruktur
Kaitan dengan AIMenjadi tempat data untuk melatih/menjalankan AI dan mengatur aksesnyaMemantau performa dan keandalan model AI
Model PendapatanBerdasarkan pemakaian (consumption-based: sesuai penggunaan data/komputasi)Gabungan berlangganan + berbasis pemakaian
Posisi di SusunanLapisan data (sebelum AI)Lapisan pendukung (melintasi banyak lapisan)

Intinya, SNOW membangun fondasi data; DDOG memantau apa yang berjalan di atasnya. Dalam alur AI, Snowflake adalah tulang punggung data, sementara Datadog membantu memastikan alurnya tidak rusak tanpa terlihat.

Bagi trader, perbedaan ini penting: pendapatan SNOW lebih langsung terkait volume dan kerumitan beban kerja AI, sedangkan pendapatan DDOG lebih terkait jumlah dan luasnya sistem cloud yang dipantau.

Saham yang Menarik untuk Peluang

Cerita investasi AI adalah soal rantai: chip menyediakan daya komputasi, cloud menjadi tempat menjalankannya, platform data mengatur input, dan model AI memakai hasilnya. Snowflake berada di titik temu cloud dan data, mengubah informasi perusahaan menjadi data yang siap dipakai model AI. Dengan laba Q4 2025 yang kuat, pergeseran Snowflake ke AI tidak lagi sekadar rencana—ini terlihat pada metrik pemakaian (consumption metrics: ukuran penggunaan layanan yang dipakai pelanggan).

Untuk mempertimbangkan risiko: jika kondisi ekonomi melemah atau anggaran transformasi digital (digital transformation: modernisasi sistem/proses bisnis dengan teknologi) tertunda, beban kerja AI bisa tumbuh lebih lambat. Karena Snowflake memakai model berbasis pemakaian, penurunan penggunaan akan langsung menekan pertumbuhan pendapatan. Trader juga bisa memantau tekanan margin (margin pressure: laba tertekan) jika biaya naik karena beban kerja AI makin “berat”.

Terlepas dari permintaan AI makin cepat atau justru terhambat kondisi ekonomi, Snowflake tetap pemain penting dalam siklus AI. Perusahaan seperti ini layak dipantau. Bagi trader, SNOW punya potensi pertumbuhan, tetapi juga tantangan profitabilitas (kemampuan menghasilkan laba). Dibanding raksasa teknologi, SNOW bisa terlihat lebih kecil, namun pergerakannya sering lebih besar—sesuatu yang dicari trader aktif.

Di VT Markets, SNOW tersedia sebagai CFD Share untuk memperdagangkan pergerakan harga tanpa memiliki saham.

Pertanyaan Singkat

  • Snowflake itu perusahaan jenis apa?

    Snowflake adalah platform data berbasis cloud, bukan perusahaan AI. Snowflake membantu AI dengan menyediakan data yang bersih dan terkelola (governed: ada aturan akses/keamanan) untuk melatih dan menjalankan model AI.
  • Bagaimana Snowflake terhubung ke ekosistem AI?

    Snowflake masuk ke susunan AI dengan mengelola dan memusatkan data agar bisa diakses model AI. Snowflake juga bisa dihubungkan dengan alat AI lain supaya aliran data lancar.
  • Apa hubungan AI, teknologi, dan data?

    AI membutuhkan data untuk melatih model dan teknologi untuk memproses data. Gabungan infrastruktur data dan daya komputasi penting agar AI bekerja. Hubungannya saling bergantung: chip, cloud, data, AI, lalu aplikasi.
  • Apakah aset VT Markets bisa dipakai untuk membangun susunan AI?

    Platform data, API (penghubung sistem agar aplikasi bisa saling bertukar data), dan informasi pasar real-time (data langsung) dari VT Markets bisa dipakai untuk membangun susunan AI untuk tugas seperti trading otomatis dan pemodelan prediksi (predictive modelling: membuat perkiraan berbasis data). Intinya: mengumpulkan data bersih dan real-time, memprosesnya dengan algoritma AI (langkah perhitungan/aturan dalam program), lalu memakai hasilnya untuk keputusan trading. Data dari saham, komoditas, dan kripto dapat dipakai untuk melatih model dan mengoptimalkan strategi trading.
  • Mengapa CFD Snowflake bisa jadi peluang trading?

    Trading CFD Snowflake memungkinkan investor memanfaatkan pertumbuhan layanan data berbasis cloud, terutama saat adopsi AI meningkat, tanpa perlu memiliki saham. Saat kebutuhan platform data cloud naik (mis. karena AI, machine learning/pembelajaran mesin, dan analitik big data/data sangat besar), Snowflake berpeluang diuntungkan.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Saham Netflix Melonjak Setelah Batal dari Kesepakatan Warner Senilai $111 Miliar

Poin-poin penting

  • Saham Netflix melonjak setelah perusahaan memutuskan tidak menyamai tawaran Paramount senilai $111 miliar untuk Warner Bros Discovery.
  • Paramount menaikkan tawarannya menjadi $31 per saham untuk membeli seluruh bisnis Warner.
  • Trader (pelaku jual-beli jangka pendek) menyukai langkah Netflix karena menghindari utang besar, pengenceran saham, dan risiko penggabungan bisnis.
  • Ini menunjukkan Netflix fokus pada pertumbuhan streaming dari dalam perusahaan (organik), bukan pembelian perusahaan besar (M&A: merger dan akuisisi, yaitu penggabungan dan pembelian perusahaan).

Saham Netflix Menguat karena Disiplin dalam Kesepakatan

Saham Netflix (NFLX) naik tajam setelah perusahaan menegaskan tidak akan menyamai tawaran Paramount senilai $111 miliar untuk Warner Bros. Discovery.

Trader melihat keputusan ini sebagai tanda disiplin pengelolaan modal (cara perusahaan memakai uangnya). Dalam penggabungan media besar, membayar terlalu mahal untuk aset (bagian/produk bisnis yang dibeli) bisa menekan laba (keuntungan bersih) dan margin (selisih keuntungan) selama bertahun-tahun. Dengan mundur, Netflix menghindari utang besar atau menerbitkan saham baru untuk membiayai pembelian raksasa.

Terkadang, kesepakatan terbaik adalah yang tidak jadi dilakukan.

Paramount All In pada Warner Bros Discovery

Paramount Skydance menaikkan tawarannya menjadi $31 per saham dalam bentuk tunai, menargetkan seluruh bisnis Warner Bros Discovery—termasuk HBO Max, CNN, dan jaringan kabel lama.

Skala tawaran ini menjadi salah satu langkah penggabungan media paling agresif dalam beberapa tahun terakhir.

Saat Paramount bertaruh pada skala dan integrasi vertikal (menguasai beberapa tahap bisnis sekaligus, misalnya produksi hingga distribusi), usulan awal Netflix hanya menargetkan studio Warner dan aset streamingnya, dengan nilai sekitar $83 miliar untuk bagian tersebut.

Netflix sebelumnya berencana memisahkan (spin off: membuat unit bisnis berdiri sendiri) operasi kabel lama, agar menjauh dari bisnis TV tradisional yang terus menurun.

Perbedaan strateginya jelas:

  • Paramount mengejar ukuran dan konsolidasi (penggabungan banyak bisnis menjadi satu).
  • Netflix mengutamakan fokus dan pertumbuhan yang mengutamakan streaming.

Mengapa Trader Lebih Suka Pendekatan Netflix

Jaringan kabel lama mengalami penurunan karena penonton beralih ke platform streaming digital. Dalam merger raksasa, risiko integrasi (kendala menyatukan sistem, tim, dan cara kerja), beban utang, dan benturan budaya kerja sering membuat hasilnya rumit.

Dengan mundur, Netflix:

  • Melindungi neraca keuangan (balance sheet: ringkasan aset, utang, dan modal perusahaan).
  • Menghindari pengenceran saham (dilution: porsi kepemilikan pemegang saham mengecil karena ada saham baru).
  • Menjaga kejelasan margin (perkiraan kemampuan perusahaan mempertahankan keuntungan).
  • Mengurangi risiko integrasi.

Kenaikan saham Netflix mencerminkan kepercayaan investor pada pertumbuhan organik lewat investasi konten, kekuatan menaikkan harga (pricing power: kemampuan menaikkan harga tanpa kehilangan banyak pelanggan), perluasan iklan, dan pertumbuhan pelanggan internasional.

Wall Street (sebutan untuk pelaku pasar dan lembaga keuangan di AS) tampaknya lebih memilih strategi yang jelas daripada membangun “kerajaan” bisnis.

Gambaran Teknikal Saham Netflix

Netflix (NFLX) diperdagangkan di sekitar 85,03, naik sekitar 2,9% pada sesi ini. Namun, grafik harian yang ditampilkan menunjukkan penyesuaian harga historis besar atau data yang tidak akurat, sebelumnya harga terlihat di sekitar 1.247 lalu turun tajam ke kisaran saat ini.

Pergerakan seperti ini biasanya menandakan penyesuaian stock split (pemecahan saham, yaitu jumlah saham bertambah dan harga per saham menyesuaikan), masalah rollover kontrak (pergantian kontrak ke periode baru pada produk tertentu), atau anomali data (kesalahan/ketidaknormalan pada data), bukan jatuhnya pasar yang nyata.

#image_title

Fokus pada struktur saat ini di sekitar level 85, harga bertahan di atas rata-rata bergerak jangka pendek (moving average: rata-rata harga dalam beberapa hari), dengan 5-hari (79,92) dan 10-hari (78,37) yang mengarah naik.

Rata-rata 20-hari (79,93) berada dekat level saat ini, sementara 30-hari (82,01) sedikit di bawah harga. Susunan ini menunjukkan momentum naik jangka pendek setelah fase konsolidasi (harga bergerak mendatar dalam rentang sempit).

Resistance (titik hambatan kenaikan) terdekat terlihat di sekitar 88–90, sementara support (titik penahan turun) berada di sekitar 80, lalu support yang lebih kuat dekat 75. Selama harga bertahan di atas kumpulan rata-rata bergerak 20–30 hari, arah jangka pendek masih cenderung positif.

Jika harga bertahan naik di atas 90, peluang lanjutan kenaikan lebih kuat. Jika turun lagi di bawah 80, struktur pemulihan akan melemah.

Artinya bagi Industri Streaming

Gagalnya rencana Netflix–Warner menegaskan tren yang lebih luas di industri media:

  • Konsolidasi masih aktif.
  • Platform streaming memisahkan aset pertumbuhan dari bisnis kabel yang menurun.
  • Trader makin peka terhadap leverage (leverage: penggunaan utang untuk memperbesar modal) dan alokasi modal (capital allocation: keputusan membagi dana untuk investasi, utang, atau hal lain).

Langkah Paramount bisa mengubah peta kekuatan Hollywood. Sementara itu, Netflix memberi sinyal bahwa keunggulannya ada pada skala tanpa memaksakan ekspansi berlebihan.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Holiday Trading Adjustment Notice – Feb 27 ,2026

Dear Client,

Affected by international holidays, the trading hours of some VT Markets products will be adjusted. Please check the following link for the affected products:

Holiday Trading Adjustment Notice

Note: The dash sign (-) indicates normal trading hours.

Friendly Reminder:
The above data is for reference only, please refer to the MT4/MT5 software for specific data.

If you’d like more information, please don’t hesitate to contact [email protected].

WTI diperdagangkan di dekat $65,65, naik tipis, namun masih berpotensi mencatat penurunan mingguan di tengah berlanjutnya pembicaraan AS–Iran.

Minyak mentah WTI diperdagangkan dekat $65,65 pada awal jam perdagangan Eropa pada Jumat, naik pada hari itu tetapi masih berpotensi turun secara mingguan dekat $65,50. Pergerakan ini terjadi setelah perpanjangan pembicaraan nuklir AS–Iran, sementara OPEC+ dijadwalkan bertemu pada Minggu untuk mempertimbangkan memulai kembali kenaikan produksi. Pembicaraan antara AS dan Iran akan berlanjut minggu depan setelah ada kemajuan di Jenewa, dengan negosiasi dilanjutkan pada tingkat teknis di Wina. (Tingkat teknis berarti pembahasan rincian praktis—misalnya aturan, jadwal, dan mekanisme pelaksanaan—bukan keputusan politik besar.) Sebelum pertemuan itu, masing-masing pihak akan berkonsultasi dengan pemerintahnya mengenai rincian kemungkinan kesepakatan. Presiden AS Donald Trump mengatakan AS bisa menyerang Iran jika tidak ada kesepakatan dan menetapkan batas waktu 10–15 hari untuk tercapainya perjanjian. Pasar memantau kemungkinan eskalasi (eskalasi berarti konflik meningkat), yang dapat memengaruhi perkiraan pasokan minyak. Di AS, persediaan minyak mentah naik tajam. Data EIA (Energy Information Administration, lembaga pemerintah AS yang merilis data energi) menunjukkan stok (stockpiles berarti persediaan) meningkat 15,989 juta barel pada pekan yang berakhir 20 Februari, setelah turun 9,014 juta barel pada pekan sebelumnya. Menengok kembali periode yang sama pada 2025, minyak mentah West Texas Intermediate diperdagangkan dekat $65,50 per barel. Pasar tertekan oleh kemungkinan kesepakatan nuklir AS–Iran dan lonjakan persediaan AS sekitar 16 juta barel. Faktor-faktor ini memberi tekanan turun besar pada harga, sehingga posisi bearish (posisi yang untung jika harga turun) terlihat menarik. Hari ini situasinya sangat berbeda karena minyak diperdagangkan jauh lebih tinggi, kini di atas $78 per barel. Kemungkinan tambahan pasokan dari Iran yang sempat dikhawatirkan tahun lalu sudah “diserap” oleh pasar (artinya pasar sudah menyesuaikan permintaan dan pasokan tanpa guncangan besar), dengan produksi Iran kini stabil di atas 3,4 juta barel per hari. Ini mengurangi salah satu risiko utama penurunan harga yang ada pada awal 2025. Berbeda dengan tahun lalu ketika OPEC+ mempertimbangkan kenaikan produksi, kini kelompok itu mempertahankan pemotongan produksi sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari hingga kuartal pertama. (Kuartal pertama berarti tiga bulan pertama dalam setahun.) Komitmen pengaturan pasokan ini memberi penopang kuat bagi harga. Fokus pasar bergeser dari potensi kelebihan pasokan (supply glut berarti pasokan jauh lebih besar daripada permintaan) menjadi kelangkaan yang dikelola. Selain itu, persediaan minyak mentah AS menunjukkan kondisi yang lebih ketat dibanding lonjakan besar yang terlihat pada minggu ini di 2025. Laporan terbaru dari Energy Information Administration menunjukkan penurunan persediaan (draw berarti persediaan turun) sebesar 5,1 juta barel, yang menandakan permintaan lebih kuat. Ini kebalikan dari data persediaan yang bearish yang memengaruhi keputusan transaksi setahun lalu. Dengan perubahan dasar pasar ini, pedagang derivatif (derivatif adalah produk keuangan yang nilainya mengikuti harga aset seperti minyak; contohnya opsi dan kontrak berjangka) perlu menyesuaikan strategi dari pandangan bearish pada 2025. Faktor yang dulu mengarah pada penurunan harga ke kisaran pertengahan $60 kini digantikan oleh kondisi yang menopang batas bawah harga yang lebih tinggi. Karena itu, strategi opsi (opsi adalah kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli atau menjual pada harga tertentu) yang memperkirakan harga tetap stabil atau masih berpeluang naik, tampak lebih sesuai dalam beberapa minggu ke depan.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

PDB tahunan Swedia pada kuartal keempat naik 2,1%, melampaui perkiraan pertumbuhan tahunan (year-on-year) sebesar 1,8%

Produk domestik bruto (PDB—ukuran total nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara) Swedia naik 2,1% dibandingkan tahun sebelumnya pada kuartal keempat. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan 1,8%. Hasil ini 0,3 poin persentase lebih tinggi dari yang diperkirakan. Ini menunjukkan pertumbuhan tahunan lebih cepat dari perkiraan untuk periode tersebut. Laporan PDB akhir 2025 yang lebih kuat dari perkiraan ini (pertumbuhan 2,1%) menunjukkan ekonomi Swedia berjalan lebih kencang dari yang kami perkirakan sebelumnya. Ketahanan ini mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga dalam waktu dekat oleh Riksbank (bank sentral Swedia). Kami perlu menyesuaikan posisi kami untuk mencerminkan sikap bank sentral yang lebih ketat (hawkish—lebih fokus menahan inflasi, cenderung mempertahankan/menaikkan suku bunga) dalam beberapa minggu ke depan. Dengan data ini, kami melihat penguatan kembali krona Swedia. Data inflasi Januari 2026 terbaru menunjukkan CPIF (ukuran inflasi Swedia dengan suku bunga tetap) masih 2,5%, dan angka pertumbuhan ini akan menambah kehati-hatian Riksbank. Kami perlu mempertimbangkan membeli put (opsi untuk menjual aset pada harga tertentu) pada pasangan mata uang EUR/SEK (nilai euro dibanding krona Swedia), karena alasan dasar (fundamental—berdasarkan kondisi ekonomi) untuk krona yang lebih kuat kini lebih meyakinkan. Untuk derivatif saham (kontrak turunan yang nilainya mengikuti saham atau indeks), prospek indeks OMXS30 (indeks 30 saham utama di Bursa Stockholm) membaik. Ekonomi yang kuat mendukung laba perusahaan, terutama perusahaan siklikal dan industri (perusahaan yang kinerjanya ikut naik-turun sesuai kondisi ekonomi) yang mendorong kenaikan indeks 4% sepanjang 2026. Kami mempertimbangkan membeli opsi call (opsi untuk membeli aset pada harga tertentu) pada indeks untuk menangkap potensi kenaikan lanjutan.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Menjelang rilis data PPI, DXY melemah dan diperdagangkan di sekitar 97,70 pada jam perdagangan Asia setelah menguat sebelumnya.

Indeks Dolar AS (DXY) turun lagi setelah kenaikan sesi sebelumnya dan diperdagangkan di sekitar 97,70 pada jam perdagangan Asia pada hari Jumat, setelah sempat bergerak mendekati 97,50. Pasar menunggu Indeks Harga Produsen (PPI, ukuran perubahan harga di tingkat produsen/pabrik) AS untuk Januari sebagai petunjuk arah kebijakan Federal Reserve (bank sentral AS). PPI diperkirakan melambat menjadi 0,3% dibanding bulan sebelumnya, dari 0,5% pada Desember. Pelaku pasar memakai rilis ini untuk menilai prospek inflasi (kenaikan harga) dan suku bunga (biaya pinjaman). Dolar menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan dagang AS setelah Donald Trump mengumumkan rencana tarif menyeluruh 15% untuk impor, setelah putusan Mahkamah Agung yang membatalkan rezim tarif timbal baliknya sebelumnya. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan tarif bisa dinaikkan menjadi 15% atau lebih untuk beberapa negara dalam beberapa hari ke depan. Ketegangan geopolitik juga memengaruhi permintaan terhadap mata uang ini setelah Iran mengatakan tidak akan mengizinkan uranium yang diperkaya (uranium dengan kadar lebih tinggi untuk kebutuhan energi/riset, yang juga bisa sensitif secara keamanan) keluar dari negara itu. AS mempertahankan kehadiran militer besar di Timur Tengah, dan Trump memperingatkan kemungkinan aksi militer jika tidak ada kesepakatan. Iran mengatakan pembicaraan pada hari Kamis adalah yang paling substansial (paling “berisi”) sejauh ini, dengan tuntutan termasuk pelonggaran sanksi (hukuman ekonomi) dan kerangka kerja untuk mencabut pembatasan. Sumber yang mengetahui posisi AS mengatakan para pejabat tidak puas, dengan pembicaraan akan dilanjutkan setelah konsultasi dan pertemuan teknis (rapat rinci tingkat ahli) di Wina minggu depan.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Politbiro Tiongkok menguraikan dukungan fiskal aktif dan kebijakan moneter yang cukup longgar setelah pertemuan terbarunya.

Politbiro China bertemu pada hari Jumat dan menggambarkan periode “rencana lima tahun ke-14” sebagai “sangat tidak biasa dan luar biasa”. Mereka mengatakan kekuatan ekonomi, sains dan teknologi, serta kekuatan nasional secara keseluruhan China telah mencapai tingkat yang baru. Pertemuan itu menyerukan kebijakan makro yang lebih aktif dan koordinasi kebijakan yang lebih antisipatif, tepat sasaran, dan terarah. Mereka menegaskan kembali pendekatan mengejar kemajuan sambil menjaga stabilitas, serta mengatakan kebijakan harus selaras antara kondisi dalam negeri dan kondisi luar negeri. Mereka menetapkan langkah untuk memperdalam pasar nasional yang terpadu dan untuk mencegah serta menyelesaikan risiko di bidang-bidang utama. Mereka juga menyerukan perluasan permintaan domestik, perbaikan pasokan, dan pengembangan tenaga produktif berkualitas baru berdasarkan kondisi setempat. Politbiro mengatakan langkah reformasi harus lebih selaras dengan kebijakan makro. Mereka juga berjanji mempercepat kemandirian dan peningkatan kemampuan sains dan teknologi tingkat tinggi (mampu mengembangkan teknologi sendiri tanpa terlalu bergantung pada negara lain), serta meningkatkan upaya melindungi dan memperbaiki kesejahteraan hidup masyarakat. Dalam pergerakan pasar, AUD/USD berada di sekitar 0,7128 pada saat penulisan, naik 0,24% pada hari itu. (AUD/USD adalah nilai tukar dolar Australia terhadap dolar AS.) Pernyataan tersebut menegaskan dukungan kebijakan makro, yang dapat mengurangi gejolak harga (perubahan harga yang naik-turun tajam) di pasar saham China. Karena Caixin Manufacturing PMI untuk Januari 2026 baru-baru ini lebih tinggi dari perkiraan dengan angka 51,2, kami melihat alasan untuk menjual opsi put out-of-the-money pada indeks luas seperti FTSE A50 atau Hang Seng. (PMI adalah indikator survei aktivitas pabrik; di atas 50 biasanya berarti aktivitas berkembang. Opsi put adalah kontrak yang memberi hak menjual aset pada harga tertentu. Out-of-the-money berarti harga patokan opsi belum “menguntungkan” jika dipakai sekarang. Indeks adalah ukuran gabungan kinerja banyak saham.) Strategi ini diuntungkan oleh pasar yang stabil hingga naik dan turunnya volatilitas tersirat (perkiraan pasar atas besar-kecilnya gejolak harga yang tercermin dalam harga opsi). Fokus pada pertumbuhan dan permintaan dalam negeri ini mendukung harga komoditas industri dan, akibatnya, mata uang komoditas (mata uang negara yang ekonominya banyak bergantung pada ekspor komoditas). Reaksi dolar Australia menjadi petunjuk penting, karena harga bijih besi di bursa Dalian sudah naik 8% dalam sebulan terakhir menjadi di atas $135 per ton. Kami perlu mempertimbangkan membeli opsi call AUD/USD untuk memanfaatkan potensi penguatan lanjutan saat langkah dukungan ekonomi meresap ke ekonomi China. (Opsi call adalah kontrak yang memberi hak membeli aset pada harga tertentu.) Penekanan pada “tenaga produktif berkualitas baru” dan kemandirian teknologi menunjukkan dukungan berlanjut untuk sektor-sektor tertentu. Setelah 2025 yang sulit, Indeks Hang Seng Tech sudah menunjukkan perbaikan, naik 12% sejak awal tahun. Kami melihat peluang pada call spread untuk ETF bertema teknologi guna memanfaatkan dukungan pemerintah yang lebih terarah. (ETF adalah produk investasi yang diperdagangkan seperti saham dan mengikuti indeks/tema. Call spread adalah strategi opsi dengan membeli call dan menjual call lain untuk membatasi biaya dan membatasi keuntungan.) Namun, kami tetap perlu waspada terhadap janji menyelesaikan risiko, terutama setelah sektor properti terus lemah sepanjang 2025. Ini menunjukkan bahwa meski pasar secara umum dapat terbantu, perusahaan yang terlalu banyak berutang masih bisa tertekan. Pair trade—membeli kontrak berjangka indeks pasar yang luas sambil membeli opsi put pada pengembang properti yang rentan—dapat menjadi lindung nilai (cara mengurangi risiko) yang bijak. (Kontrak berjangka adalah perjanjian membeli/menjual di masa depan pada harga yang disepakati. Lindung nilai adalah strategi untuk mengurangi dampak kerugian.)

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Dividend Adjustment Notice – Feb 27 ,2026

Dear Client,

Please note that the dividends of the following products will be adjusted accordingly. Index dividends will be executed separately through a balance statement directly to your trading account, and the comment will be in the following format “Div & Product Name & Net Volume”.

Please refer to the table below for more details:

Dividend Adjustment Notice

The above data is for reference only, please refer to the MT4/MT5 software for specific data.

If you’d like more information, please don’t hesitate to contact [email protected].

EUR/USD naik tipis menuju 1,1810 pada akhir perdagangan sesi Asia, seiring rilis mendekatnya data inflasi awal Jerman untuk Februari.

EUR/USD naik tipis ke sekitar 1,1810 pada akhir perdagangan Asia hari Jumat, sebelum Jerman merilis angka awal inflasi Februari dari tingkat federal dan negara bagian utama. HICP kilat Jerman (perkiraan inflasi “cepat” yang dirilis lebih awal) diperkirakan 0,5% dari bulan ke bulan (month-on-month, artinya dibanding bulan sebelumnya) setelah -0,1% pada Januari, dengan laju tahunan 2,1%. Laporan itu mengatakan data ini mungkin berdampak terbatas pada arah suku bunga Zona Euro setelah Presiden ECB Christine Lagarde menyebut inflasi bergerak menuju target 2%. Lagarde juga mengatakan keputusan suku bunga akan bergantung pada perkiraan arah inflasi dan risiko terkait. Ia menambahkan ECB akan tetap mengandalkan data (artinya keputusan mengikuti hasil data terbaru), dan dievaluasi tiap rapat (meeting-by-meeting, artinya tidak mengunci rencana jauh-jauh hari). Dolar AS melemah menjelang rilis Indeks Harga Produsen AS (PPI) pada 13:30 GMT. Indeks Dolar (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekumpulan mata uang utama) turun 0,1% ke sekitar 97,65. Laporan itu mengatakan pasar akan memantau PPI untuk sinyal terbaru tentang inflasi, yang bisa memengaruhi pandangan kebijakan Federal Reserve (bank sentral AS). Laporan itu mencatat beberapa pejabat The Fed mendukung mempertahankan suku bunga untuk sementara, karena risiko inflasi. Perbedaan arah yang kami amati pada periode yang sama tahun lalu, saat EUR/USD diperdagangkan dekat 1,18, kini sudah terjadi sepenuhnya. Per hari ini, 27 Februari 2026, pasangan ini kesulitan bertahan di atas 1,08, penurunan besar yang mencerminkan perbedaan jalur ekonomi. Fokus The Fed pada risiko inflasi yang naik pada 2025 terbukti tepat, sementara Bank Sentral Eropa menghadapi perlambatan yang lebih cepat dari perkiraan. Kepercayaan ECB tahun lalu bahwa inflasi akan stabil kini berubah menjadi kebutuhan yang lebih mendesak untuk mendorong ekonomi yang lesu. Data Eurostat terbaru menunjukkan inflasi inti (core inflation, yaitu inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti energi dan makanan) Zona Euro turun ke 2,5%, jauh di bawah angka setara AS yang masih sulit turun di 2,9%. Data ini memperkuat pandangan kami bahwa ECB akan terpaksa memangkas suku bunga sebelum Federal Reserve. Karena ketidakpastian tentang waktu pastinya perubahan arah kebijakan bank sentral (pivot, artinya perubahan sikap kebijakan dari menahan/menaikkan menjadi menurunkan suku bunga, atau sebaliknya), kami perlu mempertimbangkan membeli volatilitas (volatility, artinya tingkat besar-kecilnya pergerakan harga). Membeli straddle EUR/USD (strategi opsi: membeli opsi beli dan opsi jual pada harga yang sama) dengan jatuh tempo kuartal berikutnya memungkinkan kami untung dari pergerakan harga yang besar, apa pun arahnya. Pemicu utama adalah rapat bank sentral pada Maret dan rilis data inflasi berikutnya. Bagi yang punya pandangan arah tertentu (directional bias, artinya lebih yakin harga akan naik atau turun), pelemahan berlanjut di ekonomi Jerman mengarah pada peluang euro turun lebih lanjut. Produksi industri Jerman turun 1,6% dalam laporan terbaru dari Destatis (badan statistik Jerman), menandakan awal 2026 yang buruk. Karena itu, membeli opsi put EUR/USD (put option, hak untuk menjual pada harga tertentu) memberi cara yang jelas dengan risiko terbatas (risk-defined, artinya kerugian maksimal diketahui sejak awal) untuk bersiap jika turun menuju level 1,05.

Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

Back To Top
server

Halo 👋

Bagaimana saya bisa membantu?

Ngobrol langsung dengan tim kami

Obrolan Langsung

Mulai percakapan langsung lewat...

  • Telegram
    hold Ditangguhkan
  • Segera hadir...

Halo 👋

Bagaimana saya bisa membantu?

telegram

Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

QR code